Note: forwarded message attached.


Sneak preview the all-new Yahoo.com. It's not radically different. Just radically better. __._,_.___

================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================





SPONSORED LINKS
Gpib Gpib card Gpib interface
Religion Gpib board Christianity


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___
--- Begin Message ---



-----Original Message-----
From: Liviyana [mailto:[EMAIL PROTECTED]co.id]
Sent: Friday, June 16, 2006 3:07 PM
To: undisclosed recipients
Subject: Fw: Hati-hati dengan sopir/ pemilik mobil CR-V B 8679 PB

>
> -----Original Message-----
> From: Berta [mailto:[EMAIL PROTECTED]co.id]
> Sent: Friday, June 16, 2006 9:47 AM
> To: Berta
> Subject: FW: Hati-hati dengan sopir/ pemilik mobil CR-V B 8679 PB
>
>
>
> Siapa tahu pernah ketemu…. aku sih pernah terlibat juga hal serupa di tol
> simatupang (tp gak inget nomer mobilnya), dia nguber, pindah ke samping
> sambil klakson2, nyalip, trus ngerem mendadak di depanku…. sayangnya lari
> mobilku gak cukup kuat nguber dia balik.
> From: Nunuk Siti [mailto:[EMAIL PROTECTED]co.id]
> Sent: Thursday, June 15, 2006 8:43 AM
> To: Ayuningtias, Mahatmi; irene indriaty alfons; astrid stania
> Subject: FW: [x3-1974] FW: Hati-hati dengan sopir/ pemilik mobil CR-V B
> 8679 PB
>
>
>
> nDuk, ati2nyupir ya, jangan diladenin tuh B 8679 PB.
> Mom.
>
> -----Original Message-----
> From: Herawati.KADARMAN
> Sent: Tuesday, June 13, 2006 10:11 AM
>
> Ini di forward dari temanku Juni.............. aku juga ketakutan pernah
> ketemu di Buncit...........cuma gak yakin apakah ini mobilnya atau
> bukan, yang akuingat adalah mobil hitam tinggi kayak panther...........
> nomer belakangnya PB.........Aku sih yang salah motong jalannya, tapi
> masya Allah, gue diuber terus dipepet pepet dan di teriak teriakin kata
> kata kotor........ pas waktu brenti (dia mau loncat loncat kali ya
> nendangin si City mungilku).......... pas ada bus yang ngalangin, dan
> selamat lah aku, baca surat Laqad ja'akum teruuuuuuuuuuuuus (At Taubah
> 128-129).........
>
> herawati
>
> Ada yang kenal pemilik mobil ini ???
>
> Juni Soemarjono
> Gas Division
> TOTAL E & P INDONESIE
> Phone +62 - 21 523 1701
> Fax. +62 - 21 523 1979
> E-Mail juni.soemarjono@total.com
> -----
>
> Subject: [ksk_member] Hati-hati dengan sopir/ pemilik mobil CR-V B 8679
> PB
>
> Sudah Separah Inikah Mentalitas Pengemudi di Jakarta Tercinta?
>
> Wah kebetulan pengalaman teman anda Pak Jeffry tsb pernah saya alami
> awal bulan Desember yang lalu. Plat nomornya persis sama CRV Hitam B
> 8679 PB. No pol mobil CRV tsb sdh saya tulis di hp saya dan saat baca
> cerita Pak Jeffry saya cocokkan dengan nomor tsb ternyata sama persis.
>
> Kesimpulan saya orang yang punya mobil/sopir CR-V itu sepertinya sakit
> jiwa. Hati2 buat yang lain ya.
>
> Ceritanya begini :
> Sekitar pukul 18 hari minggu sore, saya sedang bersama istri, anak saya
> yang pertama dan salah satu pembantu saya sedang dalam perjalanan pulang
> menuju ke rumah kami di Pos Pengumben dari daerah Cinere naik Honda New
> City Silver. Kami baru pulang dari rumah kawan istri saya yang baru
> melahirkan untuk melihat bayi yang belum berusia 1 bulan.
>
> Karena perjalanan agak jauh dan lumayan macet di Cinere, pembantu saya
> mengalami mabuk jalan dan ingin muntah. Sebenarnya saya sudah cek ke
> belakang mobil saya untuk memastikan apakah ada mobil yang sedang
> melaju.
> Ketika itu saya lihat sorot lampu yang masih jauh, sehingga saya beri
> tanda kemudian meminggirkan kendaraan.
>
> Mendadak saya mendengar klakson dari mobil CRV (awalnya no pol tidak
> tampak). Karena emergency saya acuhkan saja. Mobil itu kemudian berhenti
> tepat disamping pintu saya, kelihatan orangnya menunjukkan jari tengah
> ke saya. Tapi saya cuekin. Tahu dicuekin dia jalan lagi tetapi perlahan.
>
> Di saat yang sama pembantu saya membuka pintu mobil dan (maaf) muntah.
> Namun beberapa saat kemudian saya dikejutkan ketika bemper depan saya
> berbunyi. Ternyata dia memundurkan lagi mobilnya ke arah mobil saya
> (Mungkin dikira pembantu saya itu keluar mobil untuk menantang berkelahi
> dengan dia). Karena saya membawa istri dan anak, saya mencoba menahan
> darah yang mendidih. Mobil CRV itu kembali berjalan perlahan dan
> menghilang di tikungan. Tapi disitu saya sempat mencatat plat no
> polisinya. B 8679 PB.
> CRV tersebut terdapat strobe light, tapi pada saat kejadian dengan saya
> tsb, ybs tidak menyalakannya (mungkin krn tidak berada di jl tol). Di
> rumah saya cek mobil saya baret di bemper kanan depan.
>
> Saya kira urusan selesai. Sekitar 10 menit setelah urusan pembantu saya
> yang lagi sakit itu selesai, kami melanjutkan perjalanan. Ternyata mobil
> itu menunggu kami di tikungan dan langsung memepet mobil kami dari
> sebelah kiri.
>
> Untung saya sedikit lebih cepat dari dia sehingga tidak berbenturan.
> Sepanjang jalan di Pondok Indah mobil CRV tsb menempel mobil kami. Kami
> bisa lepas dari mobil tsb di lampu merah karena sewaktu menempel mobil
> kami, mobil tersebut menyerempet mobil lain, dan pengemudi CRV tsb
> langsung menghentikan mobilnya untuk ribut dengan mobil lain tsb.
>
> Sebenarnya kalau saya sedang sendiri pasti sudah saya lempar palang
> untuk mengungkit dongkrak, tapi karena ada anak dan istri, saya berusaha
> menahan diri.Dan saya kira tidak worth it untuk melayani orang gila
> seperti itu. Untuk meredakan hati saya , saya hanya berpikir orang
> sedang stress, dikejar-kejar debt collector,baru dipecat kebelet pipis
> dan baru diceraikan istri. Jadi yang keluar bukan amarah lagi tapi rasa
> kasihan.
>
> Kalau bapak2/ibu2 ketemu (amit-amit), jangan diladeni. Karena bisa jadi
> dia punya pistol sehingga sok jagoan. Biar Tuhan saja yang menghukumnya.
>
> Wasalam
> "Awan" wrote in message
> news:[EMAIL PROTECTED]wr.bniaga.co.id...
>
> Dr millist sebelah....
> On 5/29/06, Jeffrey Hamdi < jeffreyhamdi@yahoo.co.id> wrote:
>
> Teman-teman sekalian,
> Saya ingin menceritakan kejadian yang sangat mengerikan yang terjadi di
> jalanan di kota metropolitan kita ini. Kejadian ini tidak terjadi pada
> saya, namun kejadian ini menimpa orang lain dan saya menyaksikan
> sendiri, bagaimana kejamnya hukum rimba di jalanan di kota Jakarta
> tercinta ini.
> Mohon diingat bahwa dalam menulis ini karena hati nurani saya terketuk.
> Sudah separah inikah mentalitas pengemudi di Jakarta tercinta ini?
>
> Ada dua hal yang ingin saya capai.
> Pertama, adalah untuk menyadarkan sopir/pemilik mobil yang melakukan
> tindakan tidak berkemanusiaan ini untuk sadar. Maka dari itu saya
> menuliskan secara jelas pelat nomor dan deskripsi mobilnya agar yang
> bersangkutan tahu bahwa apa yang dilakukannya jelas salah.
>
> Kedua, adalah untuk memberitahu rekan-rekan (dan tentunya juga
> mengingatkan saya sendiri) bahwa masih banyak orang-orang yang
> memberlakukan hukum rimba dalam berkendara. Kita (dan tentunya saya
> sendiri) memang harus tenang dan sabar dalam berkendara, agar tidak
> terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
>
> Kejadiannya seperti berikut.
>
> Tanggal 26 Mei 2006 sekitar jam 3:15 sore, saya (mengendarai Toyota
> Fortuner) masuk tol kota dari Rawamangun ke arah Cawang. Tujuan akhir
> saya adalah Cibubur.
>
> Saat saya berkendara di jalur paling kanan segera setelah saya masuk
> tol.
> Dikaca spion saya lihat Suzuki Karimun ada dibelakang saya, dan Honda
> CR-V (generasi kedua CR-V sekitar tahun 2003-2004) berwarna hitam ada
> dibelakang Karimun. Terlihat CR-V tersebut memakai strobe light (lampu
> yang berkedip cepat, seperti yang biasa digunakan pada pengawal
> presiden, polisi, dan
> lain-lain) yang diletakkan didalam grille depan, namun masih jelas
> terlihat cahayanya. Juga terlihat bahwa CR-V ini mempunyai tiang untuk
> bendera kecil (seperti yang biasa kita lihat di mobil menteri atau
> pengawal
> presiden) yang terletak persis ditengah bumper depan.
>
> CR-V ini mengedip-ngedipkan lampu besar, selain tetap menyalakan strobe
> light-nya untuk meminta Karimun minggir. Sebelum sempat Karimun itu
> minggir, Honda CR-V ini menyalip dari samping kiri, masuk ke jalur kanan
> lagi dan rem mendadak. Sepertinya untuk menghukum/membuat kaget Karimun
> itu karena tidak memberikan jalan segera cepat.
>
> Saya melihat kejadian itu melalui spion saya. Terlintas dua kemungkinan
> dipikiran saya. Pertama, mobil CR-V ini sedang mengawal pejabat. Atau
> kedua, mungkin memang sopir mobil CR-V menyalakan strobe light hanya ini
> berlaku sewenang-wenang di jalan.
>
> Saya buru-buru ambil jalur tengah, memberikan jalan untuk CR-V itu
> supaya saya tidak mengalami hal yang sama seperti Karimun dibelakang
> saya.
> Setelah CR-V melewati saya, baru saya tahu bahwa ternyata CR-V ini tidak
> sedang mengawal pejabat. Jadi memang sopirnya berlaku arogan di jalan
> saja.
> Yang membuat saya heran adalah, pelat nomor mobilnya adalah pelat hitam,
> dengan nomor polisi B 8679 PB (saya sampai ingat pelat nomor mobilnya,
> karena sangat sebal dengan tindakan arogan sopirnya terhadap orang lain
> di jalan). Saya menjadi bertanya-tanya apakah memang diperbolehkan
> untuk menggunakan tiang bendera kecil dan strobe light pada mobil yang
> berpelat hitam?
>
> CR-V tersebut melaju dengan sangat kencang, menyalip kanan-kiri sampai
> akhirnya hilang dari pandangan. Beberapa menit berlalu, saya sekarang
> sudah semakin dekat ke Cibubur, saya baru saja melewati exit Pondok
> Indah.
> Beberapa saat kemudian, saya lihat CR-V yang sama ada berhenti di bahu
> jalan. Didepannya ada Honda City baru. Honda City tersebut parkir
> melintang didepan CR-V tersebut. Kelihatannya sepertinya CR-V tersebut
> dipaksa minggir/berhenti oleh City itu. Saya lihat pengemudi City sudah
> turun dari mobil dan berada di sisi sopir CR-V. Sopir CR-V duduk didalam
> mobilnya.
> Saya tidak tahu apa yang mereka lakukan. Kalau dugaan saya, sopir City
> mungkin sedang marah-marah kepada sopir CR-V karena sopir CR-V tersebut
> mengemudi dengan ugal-ugalan.
>
> Saya tetap melaju dan sekarang saya sudah mendekati exit Cibubur yang
> tinggal 1 km lagi. Saya ambil jalur kiri (jalur paling kiri, bukan bahu
> jalan). Dikaca spion kiri, saya lihat dikejauhan mobil hitam melaju
> dengan kencang sekali dibahu jalan. Saya duga mobil itu adalah mobil
> CR-V yang kabur dikejar City. Ternyata saya salah, karena ternyata itu
> adalah mobil Nissan X-Trail hitam yang sedang dikejar oleh CR-V hitam
> yang masih dengan strobe light yang dinyalakan dan lampu besar yang
> dinyalakan. Dugaan saya, sopir mobil X-Trail tersebut melakukan suatu
> hal yang tidak disukai oleh sopir mobil CR-V sehingga kejar-kejaran
> terjadi.
>
> Saya melaju sekitar 80-100 km/jam dijalur paling kiri tersebut (jalanan
> memang lagi kosong) dan dugaan saya, mereka (X-Trail dan CR-V) melaju
> dengan kecepatan sekitar 160 km/jam dibahu jalan, menyusul saya dari
> kiri.
> Saking kencangnya dan dekatnya mereka menyusul saya (perlu diingat, bahu
> jalan tidak lebar), mobil Fortuner saya bisa bergeser ke kanan (seperti
> terasa disusul oleh bus).
>
> Jelas ini merupakan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan kedua mobil
> tersebut.
>
> Saya lihat mereka berdua mengambil exit Cibubur juga. Saya lihat pada
> saat sopir X-Trail membayar tol, sopir CR-V cepat-cepat turun dan
> menghampiri X-Trail. Sopir CR-V tersebut menendang-nendangi pintu bagian
> sopir X-Trail, lalu lompat ke kap mesin X-Trail. Loncat-loncat sebentar
> disana, lalu sopir CR-V tersebut lompat lagi ke atap X-Trail, juga
> loncat-loncat sedikit disana. Sopir CR-V tersebut lalu turun, menendang
> pintu bagian sopir X-Trail.
>
> Setelah puas menghukum/membalas dendam/merusak mobil orang lain, sopir
> CR-V tersebut masuk kembali ke mobil. Sopir X-Trail tidak melakukan
> apa-apa, hanya diam dimobil. Saya tidak tahu apakah sopir X-Trail itu
> takut/kaget sehingga tidak melakukan perlawanan apa-apa, atau mungkin
> sopir CR-V itu memiliki senjata (yang tentunya tidak bisa saya lihat,
> karena dari posisi mobil saya yang sedang antri karcis, saya tidak bisa
> melihat apakah ada senjata yang diselipkan dicelana atau tidak).
>
> Saya lihat sopir CR-V ketika berjalan kembali ke mobil CR-Vnya mempunyai
> tinggi sekitar 165 cm, memakai kacamata hitam, rambut agak pendek (namun
> tidak cepak) dan berkulit sawo matang. X-Trail lalu menuju kearah
> Cileungsi, dan CR-V masuk tol lagi kearah Bogor. Jadi sepertinya CR-V
> tersebut mengambil exit Cibubur, hanya untuk merusak/menghakimi X-Trail
> itu.
>
> Terlepas dari apa salah X-Trail terhadap CR-V, saya rasa tidak benar
> untuk merusak properti/mobil orang lain. Apabila ada perselisihan, lebih
> baik panggil polisi dan selesaikan didepan polisi, secara hukum. Negara
> kita memiliki hukum yang pasti bukan hukum rimba. Kalau dari apa yang
> saya lihat, saya mengambil pendapat bahwa CR-V tersebut sangatlah arogan
> dalam berkendara dijalan raya. Ada dua pesan saya terhadap CR-V hitam B
> 8679 PB tersebut.
>
> Bagi yang mengemudikan CR-V tersebut pada kejadian diatas, mohon lebih
> sabar dalam berkendara. Tata krama tetap harus dijaga. Tindakan arogan
> hanya akan mencelakakan diri sendiri dan orang lain. Seluruh warga
> negara memiliki hak yang sama. Bukanlah tindakan terpuji, dengan
> bermodalkan strobe light dan tiang bendera didepan lalu berlaku
> semena-mena erhadap orang lain dan lalu merusak properti orang lain.
>
> Jika pemilik mobil CR-V tersebut bukan yang mengemudikan mobil itu pada
> saat kejadian tersebut, mohon kiranya menghukum sopir yang mengemudikan
> CR-V pada saat kejadian tersebut. Hukuman perlu untuk membuat efek jera.
>
> Bagi yang mengenal sopir/pemilik mobil CR-V dengan pelat nomor B 8679
> PB tersebut, mohon diingatkan bahwa berlaku arogan tidak ada positifnya.
> Buatlah pemilik/sopir mobil CR-V tersebut malu sehingga tersadar, bahwa
> apa yang dilakukannya salah dan bukanlah sesuatu yang hebat. Rasa malu
> memang perlu kadang-kadang untuk membuat kita tersadar dan kembali ke
> jalan yang benar.
>
> Bagi para pengguna jalan sekalian, memang masih banyak orang yang tidak
> berperikemanusiaan, tidak berpendidikan (pendidikan hati bukan
> pendidikan formal), arogan dan tidak bersopan santun dijalan. Atas hal
> ini, kita memang musti hati-hati dalam berkendara dijalan dan lebih
> sabar. Jangan terpancing untuk melakukan sesuatu yang akan kita sesali.
>
> Mohon kiranya bantuan dari teman-teman sekalian untuk menyebarluaskan
> e-mail ini, agar dua tujuan dari tulisan ini (seperti yang saya sebutkan
> diawal e-mail ini) dapat tercapai.
>
> Hormat saya,
> Jeffrey
>
>
>
>
>
>
>
> This e-mail, including any attached files, may contain confidential and
> privileged information for the sole use of the intended recipient. Any
> review, use, distribution, or disclosure by others is strictly prohibited.
> If you are not the intended recipient (or authorized to receive
> information
> for the intended recipient), please contact the sender by reply e-mail and
> delete all copies of this message.

Yahoo! Groups Links

--
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.1.394 / Virus Database: 268.9.0/366 - Release Date: 6/15/06

--
Internal Virus Database is out-of-date.
Checked by AVG Anti-Virus.
Version: 7.0.323 / Virus Database: 267.14.21/235 - Release Date: 1/19/06


--
Internal Virus Database is out-of-date.
Checked by AVG Anti-Virus.
Version: 7.0.323 / Virus Database: 267.14.21/235 - Release Date: 1/19/06


--- End Message ---

Kirim email ke