%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Tanggal: Senin, 28 Mei 2007
Bacaan : 1Tesalonika 4:13-18
Setahun: 2Tawarikh 4-6; Yohanes 10:24-42
Nats: Kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama
dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa
(1Tesalonika 4:17)
Judul:
ARSIP SURGA
Istri saya, Luann, memiliki map yang ia sebut "arsip surga". Map itu
berisi berbagai artikel, berita duka, foto, dan lembar kata ibadah yang
dibuat untuk mengenang kepergian anggota keluarga maupun para sahabat
kami. Ia menyimpan semua itu tidak untuk mengingat kesedihan atas
orang-orang terkasih yang telah tiada, tetapi untuk menantikan pertemuan
bahagia bersama mereka di surga.
Paulus menuliskan pengharapan indah ini kepada jemaat di Tesalonika,
sehingga mereka tidak berduka seperti orang-orang yang tak
berpengharapan. "Maka Tuhan sendiri akan turun dari surga dan mereka
yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita
yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka
dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan
selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan. Karena itu, hiburkanlah
seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini" (1Tesalonika
4:16-18).
Perikop ini berbicara mengenai sukacita bersama di masa depan dalam
hadirat Yesus Kristus, Sang Juru Selamat. Saat ini, kita yang masih
hidup di bumi memiliki persekutuan dengan Tuhan, dan kita mengalami apa
yang disebut oleh Samuel J. Stone, seorang penulis himne, sebagai
"persekutuan roh yang manis dengan mereka yang telah mencapai tempat
perhentian".
Apa yang akan terjadi di masa depan tetaplah misteri, tetapi kita dapat
dengan yakin berharap bisa berada dalam hadirat Kristus bersama semua
orang kudus yang telah mendahului kita --DCM
Saat kita terpisah jauh
Tak ayal hati kita diliputi duka;
Namun kita tetap bersatu di dalam hati.
Dan berharap suatu saat berjumpa lagi. --Fawcett
ANAK-ANAK ALLAH TIDAK AKAN PERNAH BENAR-BENAR
MENGUCAPKAN "SELAMAT TINGGAL"
1Tesalonika 4:13-18
13. Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu
tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu
jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai
pengharapan.
14 Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan
telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah
meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan
Dia.
15 Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan: kita yang
hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali
tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal.
16 Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu
malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan
sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus
akan lebih dahulu bangkit;
17 sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan
diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan
di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama
dengan Tuhan.
18 Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan
perkataan-perkataan ini.
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”