%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Tanggal: Selasa, 29 Mei 2007
Bacaan : Amsal 2:1-21
Setahun: 2Tawarikh 7-9; Yohanes 11:1-29
Nats: Berbahagialah orang yang mendapat hikmat ... karena
keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi
emas (Amsal 3:13,14)
Judul:
MENCARI PERMATA LANGKA
Tatkala Betty Goldstein dari Staten Island, New York, dirawat di rumah
sakit, suaminya, Ron membungkus cincin berlian 3,5 karat dengan sebuah
saputangan untuk disimpan supaya aman. Namun suatu ketika, Ron Goldstein
yang berusia 63 tahun ini tanpa sengaja melemparkan saputangan itu ke
tempat sampah. Ketika menyadari kesalahannya itu, ia buru-buru keluar
untuk mengambilnya lagi. Akan tetapi, ia hanya mendapati truk sampah
yang telah mengangkut semua sampah rumah sakit. Lalu, ia menghubungi
dinas kebersihan di kota itu dan mendapatkan izin untuk mengikuti truk
itu ke tempat pembuangan akhir. Para pekerja mulai menyortir ratusan
kantong sampah dan menemukan cincin itu sejam kemudian.
Penulis kitab Amsal mendorong kita untuk bertekun dalam mencari sesuatu
yang jauh lebih berharga, yaitu hikmat. Di pasal 2, seorang ayah
mendorong anaknya melakukan apa pun untuk mendapatkan pengetahuan dan
hikmat. Pencarian hikmat yang tak mudah ini sebenarnya merupakan
pencarian akan Allah sendiri (ayat 3-5). Sebenarnya, kebahagiaan batin
muncul saat manusia mendapatkan hikmat itu (3:13). Seorang ayah
mengarahkan anaknya untuk terus bertekun dalam mencari permata langka
ini karena hikmat tak akan ditemukan orang yang mencari dengan cara
biasa-biasa saja. Hikmat ditemukan dan dinikmati hanya oleh mereka yang
bertekun, bersungguh-sungguh, dan berketetapan mencarinya.
Mari kita curahkan seluruh keberadaan kita untuk mencari permata hikmat
yang langka tersebut --MW
Lebih berharga daripada permata yang langka
Itulah hikmat tak ternilai dari surga;
Dengan emas murni pun tak dapat dibandingkan
Karena ia penuh kasih dan kebenaran. --D. De Haan
DENGAN SEGALA YANG KAUPEROLEH
PEROLEHLAH PENGERTIAN (AMSAL 4:7) --SALOMO
Amsal 2:1-21
1. Hai anakku, jikalau engkau menerima perkataanku dan
menyimpan perintahku di dalam hatimu,
2 sehingga telingamu memperhatikan hikmat, dan engkau
mencenderungkan hatimu kepada kepandaian,
3 ya, jikalau engkau berseru kepada pengertian, dan menujukan
suaramu kepada kepandaian,
4 jikalau engkau mencarinya seperti mencari perak, dan
mengejarnya seperti mengejar harta terpendam,
5 maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan
TUHAN dan mendapat pengenalan akan Allah.
6 Karena Tuhanlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang
pengetahuan dan kepandaian.
7 Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi
perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya,
8 sambil menjaga jalan keadilan, dan memelihara jalan
orang-orang-Nya yang setia.
9 Maka engkau akan mengerti tentang kebenaran, keadilan, dan
kejujuran, bahkan setiap jalan yang baik.
10. Karena hikmat akan masuk ke dalam hatimu dan pengetahuan
akan menyenangkan jiwamu;
11 kebijaksanaan akan memelihara engkau, kepandaian akan
menjaga engkau
12 supaya engkau terlepas dari jalan yang jahat, dari orang
yang mengucapkan tipu muslihat,
13 dari mereka yang meninggalkan jalan yang lurus dan menempuh
jalan yang gelap;
14 yang bersukacita melakukan kejahatan, bersorak-sorak karena
tipu muslihat yang jahat,
15 yang berliku-liku jalannya dan yang sesat perilakunya;
16 supaya engkau terlepas dari perempuan jalang, dari perempuan
yang asing, yang licin perkataannya,
17 yang meninggalkan teman hidup masa mudanya dan melupakan
perjanjian Allahnya;
18 sesungguhnya rumahnya hilang tenggelam ke dalam maut,
jalannya menuju ke arwah-arwah.
19 Segala orang yang datang kepadanya tidak balik kembali, dan
tidak mencapai jalan kehidupan.
20 Sebab itu tempuhlah jalan orang baik, dan peliharalah
jalan-jalan orang benar.
21 Karena orang jujurlah akan mendiami tanah, dan orang yang
tak bercelalah yang akan tetap tinggal di situ,
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”