%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Tanggal: Rabu, 11 Juli 2007
Bacaan : Matius 25:24-28
Setahun: Mazmur 1-3; Kisah 17:1-15
Nats: Aku juga telah datang kepadamu dalam kelemahan dan dengan
sangat takut dan gentar (1Korintus 2:3)
Judul:
KETERBATASAN KITA
Suzanne Bloch, seorang imigran dari Jerman, sering bermain musik bersama
Albert Einstein dan para ilmuwan terkemuka lain. Ia berkata bahwa
Einstein adalah pemain biola yang hebat, tetapi ia sering membuat
jengkel para pemusik lainnya karena tak bisa mengikuti ketukan irama.
"Einstein tak bisa menghitung ketukan," kata Bloch menjelaskan. Ya!
Einstein bisa merancang teori-teori revolusioner tentang alam semesta,
tetapi ia bermasalah dalam menghitung irama. Namun, meski memiliki
keterbatasan, Einstein tetap seorang pemusik yang antusias.
Apakah kadang-kadang kita meratapi berbagai keterbatasan kita? Kita
semua mempunyai kemampuan, tetapi kita kadang juga terhambat oleh
ketidakmampuan. Dari situ, kita bisa saja tergoda untuk menggunakan
keterbatasan kita sebagai alasan untuk tidak melakukan beberapa hal,
yang sebenarnya bisa kita lakukan jika Allah telah memampukan kita. Jika
kita tidak berbakat untuk berbicara di depan umum atau menyanyi di
paduan suara, bukan berarti kita boleh berdiam diri saja dan tidak
melakukan apa-apa untuk pelayanan.
Saat kita menyadari bahwa kita semua mempunyai keterbatasan, marilah
kita berusaha mencari pimpinan Allah untuk dapat menggunakan talenta
kita. Kita pasti dapat berdoa. Kita pasti dapat menunjukkan kebaikan
kepada orang lain. Kita dapat mengunjungi orang-orang yang kesepian,
sakit, dan berusia lanjut. Kita dapat dengan sederhana dan mengena
menceritakan betapa berartinya Yesus bagi hidup kita. Paulus berkata,
"Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut anugerah
yang diberikan kepada kita" (Roma 12:6) --VCG
TERLALU BANYAK ORANG MELAKUKAN KESALAHAN
DENGAN MEMENDAM BERBAGAI TALENTA MEREKA
Matius 25:24-28
24 Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan
berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang
menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut
dari tempat di mana tuan tidak menanam.
25 Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan
itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!
26 Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan
malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana
aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak
menanam?
27 Karena itu sudahlah seharusnya uangku itu kauberikan kepada
orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku aku menerimanya
serta dengan bunganya.
28 Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah
kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu.
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”