%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Tanggal: Senin, 24 September 2007
Bacaan : Markus 2:1-12
Setahun: Kidung Agung 4-5; Galatia 3
Nats : Bangunlah, angkatlah tikarmu dan pulanglah ke rumahmu!
(Markus 2:11)
Judul:
BANGKITLAH!
Suatu hari saya ingin membuat roti dari tepung jagung untuk makan malam.
Saya meminta suami saya untuk membeli telur dalam perjalanan pulangnya.
Ia berkata, "Aku punya sesuatu yang lebih enak daripada roti jagung."
Itu merupakan kalimat yang mengejutkan bila keluar dari mulut Jay.
Namun, saya mengerti yang dimaksudnya ketika ia memasuki rumah dan
menyodorkan kepada saya roti kayu manis. Label di pembungkusnya
bertuliskan, "Terima kasih atas adonan [yang dimaksud di sini adalah
donasi] Anda. Kami telah memprosesnya." Roti itu dibuat oleh Sue Kehr
dan diberikan sebagai ucapan "terima kasih" atas donasi yang diberikan
kepada sebuah organisasi pemuda.
Sue mulai membuat roti setelah ia terpaksa berhenti bekerja sebagai
perawat karena cedera di kepalanya. Bukannya membiarkan keadaan
meruntuhkan dirinya saat ia tak lagi dapat menolong orang lain seperti
biasa, ia justru bangkit menghadapi tantangan hidup ini dan menciptakan
sebuah ungkapan rasa terima kasih yang unik. Kini ia membuat dan
memberikan roti buatannya kepada organisasi-organisasi pelayanan yang
selanjutnya akan memberikan roti itu kepada orang lain sebagai ucapan
terima kasih.
Meskipun Sue tidak mendapatkan kesembuhan fisik secara total seperti
halnya orang lumpuh yang Yesus sembuhkan (Markus 2), ia bangkit dan
membuat banyak orang takjub akan pekerjaan Allah dalam hidupnya.
Allah memiliki sesuatu untuk dikerjakan oleh setiap kita dengan segala
keterbatasan kita. Bangkit dan tanyakan kepada-Nya apa yang ingin Dia
kerjakan melalui Anda --JAL
BANGKIT DAN LAKUKAN APA YANG DIKEHENDAKI ALLAH
Markus 2:1-12
1. Kemudian, sesudah lewat beberapa hari, waktu Yesus datang
lagi ke Kapernaum, tersiarlah kabar, bahwa Ia ada di rumah.
2 Maka datanglah orang-orang berkerumun sehingga tidak ada lagi
tempat, bahkan di muka pintupun tidak. Sementara Ia memberitakan
firman kepada mereka,
3 ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh,
digotong oleh empat orang.
4 Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang
banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah
terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu
terbaring.
5 Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang
lumpuh itu: "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!"
6 Tetapi di situ ada juga duduk beberapa ahli Taurat, mereka
berpikir dalam hatinya:
7 "Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa
yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?"
8 Tetapi Yesus segera mengetahui dalam hati-Nya, bahwa mereka
berpikir demikian, lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu
berpikir begitu dalam hatimu?
9 Manakah lebih mudah, mengatakan kepada orang lumpuh ini:
Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah, angkatlah
tilammu dan berjalan?
10 Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia
berkuasa mengampuni dosa" --berkatalah Ia kepada orang lumpuh
itu--:
11 "Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu
dan pulanglah ke rumahmu!"
12 Dan orang itupun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya
dan pergi ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka
semua takjub lalu memuliakan Allah, katanya: "Yang begini belum
pernah kita lihat."
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”