%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
                                     Santapan Harian
       Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

 

Tanggal: Selasa, 15 Januari 2008
Ayat SH: Mazmur 15

Judul:  Menikmati hadirat Allah

Pertanyaan pemazmur adalah ungkapan hasrat terdalam orang beriman. Di
    dalam hidup para pahlawan iman sepanjang sejarah gereja, kita
    menjumpai pergumulan yang sama: bagaimana mengalami hadirat
    Allah, yakni hubungan yang teramat intim dengan Allah di dalam
    keseharian.

Pemazmur menyebut sembilan kondisi positif dan negatif agar orang
    beriman dapat menikmati hadirat Allah. Ia hidup benar dan dapat
    dipercaya. Ia berlaku adil (ayat 2). Uang tidak menempati
    kedudukan yang terutama di dalam hidupnya sehingga ia tidak akan
    menjual keadilan dengan menerima suap (ayat 5). Ia pun bisa
    mengendalikan perkataannya dengan hanya mengatakan kebenaran
    (ayat 2), tidak menyebarkan fitnah (ayat 3), dan menepati janji
    walau untuk itu ia harus bayar harga (ayat 4c, band. Pkh. 5:1-7).
    Ia tidak memandang remeh orang lain, melainkan memperlakukan
    mereka dengan hormat (ayat 3-4). Ia tidak segan mengulurkan
    tangan pada orang yang membutuhkan pertolongan, serta tidak
    memanfaatkan hal itu untuk menarik keuntungan (ayat 5). Ia
    menjauhi orang fasik dan berkawan dengan orang yang takut akan
    Tuhan (ayat 4a-b). Memang orang yang rindu untuk hidup akrab
    dengan Allah harus memiliki ungkapan sikap dan tindakan kebaikan
    maupun ungkapan sikap dan tindakan yang menghindari kejahatan.

Meski dari zaman ke zaman manusia seolah makin mandiri dan merasa tak
    perlu Tuhan, tetapi Tuhan menciptakan manusia dengan hati yang
    dipenuhi kebutuhan untuk bersekutu akrab dengan Tuhan. Oleh
    karena itu orang yang telah diperdamaikan dengan Allah oleh Yesus
    Kristus tidak boleh tidak memiliki hubungan intim secara nyata
    dan berkesinambungan dengan Allah. Persekutuan akrab dan
    pengalaman menikmati hadirat Allah secara nyata membuat kita
    hidup dengan kedalaman, juga membuat kita mampu membawa dampak
    rohani bagi dunia yang jauh dari Tuhan.

Maka milikilah disiplin saat teduh dan doa secara teratur juga
    kerinduan agar melalui berbagai alat anugerah-Nya, kita sungguh
    hidup di dalam kemah-Nya.


    Mazmur 15

  1. Mazmur Daud. TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam
    kemah-Mu? Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus?
2  Yaitu dia yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang
    adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya,
3  yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, yang tidak
    berbuat jahat terhadap temannya dan yang tidak menimpakan cela
    kepada tetangganya;
4  yang memandang hina orang yang tersingkir, tetapi memuliakan
    orang yang takut akan TUHAN; yang berpegang pada sumpah, walaupun
    rugi;
5  yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba dan tidak
    menerima suap melawan orang yang tak bersalah. Siapa yang berlaku
    demikian, tidak akan goyah selama-lamanya.





“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke