RENUNGAN HARI INI 
Senin, 18 Pebruari 2008 

BELAJAR DARI KESALAHAN

Kejadian 4:1-16

Alkitab menjelaskan bahwa semua manusia sudah berdosa dan telah
kehilangan kemuliaan Allah (Rom. 3:10 & 23). Hal ini membuat manusia
mempunyai kecenderungan untuk berbuat dosa bahkan bayi yang baru
lahirpun punya kencenderungan yang sama. Jadi tidak ada seorangpun yang
kebal terhadap dosa. Tetapi Tuhan selalu memberikan kesempatan kepada
setiap orang untuk kembali lagi. Jika dia mau mengaku dosa dan mohon
ampun, Tuhan akan mengampuni dosanya dan memulikan kehidupannya.

Apa yang Tuhan pulihkan? 

1. 

Semangat untuk bangkit.
Jatuh dalam dosa bukan berarti menjadikan kita sebagai manusia yang
gagal, yang tidak mempunyai harapan lagi. Tetapi orang yang berdosa
harus bangkit, datang pada Tuhan Yesus, mohon pengampunan dan tidak
berbuat dosa lagi. 

2.

Kekuatan untuk menerima akibat perbuatan dosa.
Sebagai akibat dari perbuatan dosa, ada harga yang harus dibayar. Hanya
Roh Kudus yang dapat memberikan kekuatan kepada kita untuk menanggung
beban akibat dosa.

3.

Iman untuk mengharapkan perkara yang besar.
Akibat dari dosa, iblis akan terus mendakwa kita sehingga kita tidak
bisa maju dan akhirnya tidak bisa mengharapkan perkara besar terjadi.
Tetapi Yesus sudah berjanji bahwa jika kita sudah dimerdekakan oleh
Tuhan Yesus, maka kita benar-benar merdeka sehingga kita bisa mengimani
perkara-perkara besar. 

4.

Tuhan memberikan berkat supaya bebas dari kutuk.
Jika Tuhan sudah mengampuni dan memulihkan hidup kita dari kutuk dosa,
maka berkat-berkat Tuhan akan mengalir dalam seluruh kehidupan kita.

 Send instant messages to your online friends
http://uk.messenger.yahoo.com 

 

________________________________

* 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke