Jumat, 18 Juli
Prakarsa Tuhan
Maka setahun kemudian mengandunglah Hana dan melahirkan seorang anak
laki-laki. Ia menamai anak itu Samuel, sebab katanya: "Aku telah
memintanya dari pada Tuhan" (1 Samuel 1:20)

Bacaan: 1 Samuel 1:1-20
Setahun: Mazmur 141-145

Setelah menikah hampir dua tahun, seorang istri akhirnya mengandung anak
pertamanya. Namun, dokter mendiagnosa kandungannya bermasalah.
Kemungkinan kelak anaknya akan lahir dengan "kelainan", kecuali terjadi
mukjizat. Kemudian ia dan suaminya tekun berdoa serta berpuasa. Mereka
memohon agar anak mereka lahir sehat walafiat. Ketika tiba saatnya sang
istri melahirkan, ternyata anaknya menderita autis. "Kami sudah berusaha
dan berdoa. Kalau Tuhan memberikan anak ini dalam keadaan demikian,
tentu Dia sudah mempertimbangkan yang terbaik buat kami," kata mereka. 

Suami istri itu kemudian tekun mempelajari segala hal tentang
autisme-lewat buku, majalah, internet, dan seminar, hingga mereka
menjadi banyak tahu tentang autisme. Mereka kerap diminta bersaksi di
gereja dan menjadi tempat bertanya bagi banyak pasangan yang memiliki
anak dengan "kebutuhan khusus". Mereka tak pernah menyesal anaknya
menderita autis.

Kelahiran anak adalah prakarsa Tuhan. Manusia boleh berencana dan
berusaha, tetapi Sang Penentu adalah Tuhan sendiri. Hana, istri Elkana,
bergumul keras untuk memperoleh keturunan. Tuhan kemudian memenuhi
permohonannya. Lahirlah Samuel, yang kelak menjadi salah satu tokoh
penting dalam Perjanjian Lama.

Tuhan memberikan anak dengan pertimbangan matang. Tidak mungkin Dia
memberikan anak dengan sembarangan. Tuhan pasti punya rencana yang baik
untuk setiap anak yang Dia izinkan lahir ke dalam dunia, bagaimanapun
keadaannya. Maka baiklah kita menyambut setiap anak yang lahir dengan
iman, dengan rasa syukur, dan dengan kasih sayang -AYA

Setiap anak adalah titipan dari Tuhan 

________________________________


Send instant messages to your online friends
http://uk.messenger.yahoo.com 

 

________________________________

* 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke