======================================================
SANTAPAN HARIAN
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
======================================================
Tanggal: Jumat, 11 April 2008
Ayat SH: Kejadian 17:1-14
Judul: Kontrak menguntungkan dengan Allah
Allah membuat perjanjian antara diri-Nya dengan Abram.
Persyaratannya sederhana: Abram harus menaati Allah dan
menyunatkan setiap laki-laki yang ada di dalam komunitasnya
(ayat 9-10). Sedangkan bagian Allah adalah mem-berikan Abram
keturunan, harta milik, kekuasaan, dan kekayaan (ayat 4-8).
Mengapa Allah mengulang janji-Nya ini kepada Abram? Dua kali
sebelumnya Allah sudah menyinggung hal ini (Kej. 12, 15). Di
sini, ternyata Allah lebih fokus. Allah mengungkapkan bagian
spesifik dari janji-Nya: Allah akan memberikan Abram keturunan
yang banyak; banyak bangsa akan lahir dari keturunannya; Allah
akan mempertahankan janji-Nya dengan keturunan Abram; Allah akan
memberikan tanah Kanaan kepada keturunan Abram. Allah juga
merubah nama Abram menjadi Abraham ("bapa bangsa-bangsa"),
sesaat sebelum anak yang dijanjikan dikandung ibunya. Mulai pada
bagian ini, Alkitab menyebut Abram dengan Abraham.
Mengapa sunat? Pertama, sebagai tanda ketaatan kepada Allah di dalam
segala aspek hidup. Kedua, sebagai tanda bahwa orang itu bagian
dari umat perjanjian-Nya. Sekali disunat, tidak bisa dibatalkan
kembali. Orang itu akan diidentifikasikan sebagai seorang Yahudi
selamanya. Ketiga, sebagai simbol dari "memotong" hidup yang
lama karena dosa, menyucikan hati, dan mendedikasikan diri
kepada Allah. Sunat adalah praktik yang unik ketimbang
praktik-praktik keagamaan yang ada pada waktu itu. Praktik ini
memisahkan umat Allah dari umat tetangga mereka yang kafir.
Praktik sunat itu penting dalam membangun penyembahan yang murni
kepada Allah yang Esa.
Kebanyakan perjanjian yang kita kenal mengandung pertukaran yang
bersifat setara. Kita memberikan sesuatu dan sebagai balasannya
mendapatkan sesuatu sesuai dengan nilai yang diberikan. Namun
perjanjian dengan Allah ternyata berbeda. Berkat-berkat yang
diberikan Allah jauh lebih banyak daripada bagian yang harus
diberikan Abram.
Kejadian 17:1-14
1. Ketika Abram berumur sembilan puluh sembilan tahun, maka
TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berfirman kepadanya:
"Akulah Allah Yang Mahakuasa, hiduplah di hadapan-Ku dengan tidak
bercela.
2 Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau, dan
Aku akan membuat engkau sangat banyak."
3 Lalu sujudlah Abram, dan Allah berfirman kepadanya:
4. "Dari pihak-Ku, inilah perjanjian-Ku dengan engkau: Engkau
akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa.
5 Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham,
karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar
bangsa.
6 Aku akan membuat engkau beranak cucu sangat banyak; engkau
akan Kubuat menjadi bangsa-bangsa, dan dari padamu akan berasal
raja-raja.
7. Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau serta
keturunanmu turun-temurun menjadi perjanjian yang kekal, supaya
ku menjadi Allahmu dan Allah keturunanmu.
8 Kepadamu dan kepada keturunanmu akan Kuberikan negeri ini
yang kaudiami sebagai orang asing, yakni seluruh tanah Kanaan
akan Kuberikan menjadi milikmu untuk selama-lamanya; dan Aku akan
menjadi Allah mereka."
9 Lagi firman Allah kepada Abraham: "Dari pihakmu, engkau harus
memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun-temurun.
10 Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian
antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di
antara kamu harus disunat;
11 haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi
tanda perjanjian antara Aku dan kamu.
12 Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni
setiap laki-laki di antara kamu, turun-temurun: baik yang lahir
di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang
asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu.
13 Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau beli
dengan uang harus disunat; maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku
itu menjadi perjanjian yang kekal.
14 Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak
dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari
antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari
perjanjian-Ku."
Femmy Patty
Kantor Bank Indonesia Ambon
Jl. Raya Pattimura No7
Tlp. (0911)-352762 Ext.1029
Fax. (0911)-356517
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”