@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@
Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@
Tanggal: Jumat, 18 April 2008
Ayat SH: Hakim 3:1-11
Judul: Berjuang melawan dosa
Tindakan keras Tuhan menghukum umat-Nya bukan semata-mata untuk
kebinasaan mereka, tetapi juga untuk membentuk mereka menjadi
umat yang tangguh (ayat 1-4). Kegagalan mereka dalam peperangan
rohani, tidak berarti mereka harus menyerah pula dalam
peperangan jasmani. Mereka tetap memiliki tanggung jawab untuk
membangun kehidupan yang mandiri dan tidak dikendalikan oleh
bangsa-bangsa lain.
Kisah hakim Otniel merupakan kisah pertama sekaligus semacam pola
bagaimana Tuhan bertindak atas umat-Nya yang bebal. Ada dua hal
yang bisa kita pelajari melalui pola ini. Yang pertama, jerat
dosa sungguh dahsyat. Berulang kali Israel jatuh ke dalam dosa
'melakukan apa yang jahat di mata Tuhan' (ayat 6; lih. 3:12,
4:1, 6:1, dst.). Tidak ada seorang pun yang bisa bermain-main
dengan dosa lalu luput dari konsekuensinya. Karena bermain-main
dengan sesembahan bangsa lain (ayat 5-6), Tuhan mengizinkan
mereka mengalami penjajahan bangsa lain. Penjajahan itu bukan
hanya secara fisik tetapi juga dalam berbagai aspek kehidupan
lainnya. Inilah hakikat perbudakan dosa!
Kedua, belas kasih dan kemurahan Tuhan selalu lebih dahsyat daripada
kuasa jerat dosa (ayat 9-11). Tuhan mendengar seruan umat yang
tertindas, padahal itu adalah akibat ulah mereka sendiri. Tuhan
membangkitkan seorang penyelamat yang diurapi Roh-Nya untuk
membebaskan mereka dari penindasan musuh. Sepanjang penyelamat
itu hidup dan memimpin mereka, mereka pun aman dari tekanan
musuh mereka.
Syukur kepada Allah. Kuasa dahsyat dosa telah tuntas dihancurkan
oleh pengurbanan Kristus di salib. Umat Tuhan masa kini tidak
perlu jatuh bangun seperti umat Israel. Roh Tuhan bukan hanya
diberikan kepada pemimpin umat, melainkan kepada setiap orang
percaya. Tidak ada alasan untuk kalah dan menyerah terhadap
godaan dosa. Bangkit, lawan musuh Anda, bukan dengan kekuatan
sendiri melainkan dengan kuat kuasa Kristus yang ada di dalam
Anda!
Hakim² 3:1-11
1. Inilah bangsa-bangsa yang dibiarkan TUHAN tinggal untuk
mencobai orang Israel itu dengan perantaraan mereka, yakni semua
orang Israel yang tidak mengenal perang Kanaan.
2 --Maksudnya hanyalah, supaya keturunan-keturunan orang Israel
yang tidak mengenal perang yang sudah-sudah, dilatih berperang
oleh TUHAN.
3 Yang tinggal ialah kelima raja kota orang Filistin dan semua
orang Kanaan, orang Sidon dan orang Hewi, yang mendiami
pegunungan Libanon, dari gunung Baal-Hermon sampai ke jalan yang
menuju ke Hamat.
4 Mereka itu ada di sana, supaya Ia mencobai orang Israel
dengan perantaraan mereka untuk mengetahui, apakah mereka
mendengarkan perintah yang diberikan TUHAN kepada nenek moyang
mereka dengan perantaraan Musa.
5 Demikianlah orang Israel itu diam di tengah-tengah orang
Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang
Yebus.
6 Mereka mengambil anak-anak perempuan, orang-orang itu
menjadi isteri mereka dan memberikan anak-anak perempuan mereka
kepada anak-anak lelaki orang-orang itu, serta beribadah kepada
allah orang-orang itu.
7 Orang Israel melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, mereka
melupakan TUHAN, Allah mereka, dan beribadah kepada para Baal dan
para Asyera.
8. Lalu bangkitlah murka TUHAN terhadap orang Israel, sehingga
Ia menjual mereka kepada Kusyan-Risyataim, raja Aram-Mesopotamia
dan orang Israel menjadi takluk kepada Kusyan-Risyataim delapan
tahun lamanya.
9 Lalu berserulah orang Israel kepada TUHAN, maka TUHAN
membangkitkan seorang penyelamat bagi orang Israel, yakni Otniel,
anak Kenas adik Kaleb.
10 Roh TUHAN menghinggapi dia dan ia menghakimi orang Israel.
Ia maju berperang, lalu TUHAN menyerahkan Kusyan-Risyataim, raja
Aram, ke dalam tangannya, sehingga ia mengalahkan
Kusyan-Risyataim.
11 Lalu amanlah negeri itu empat puluh tahun lamanya. Kemudian
matilah Otniel anak Kenas.
Femmy Patty
Kantor Bank Indonesia Ambon
Jl. Raya Pattimura No7
Tlp. (0911)-352762 Ext.1029
Fax. (0911)-356517
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”