RENUNGAN HARI INI Rabu, 30 April 2008 BEBAS DALAM KEBENARAN
Bacaan: Yohanes 8:30-36 "Dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu" (Yohanes 8:32). Kalau kita perhatikan dengan seksama, tanda-tanda zaman menjelang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua, banyak muncul ajaran-ajaran sesat yang menjerumuskan manusia ke dalam kebinasaan. Sebagai orang percaya harus selalu waspada. Banyal orang terlena dan tak menyadari bahwa dirinya tengah diperhamba. Ia baru menyadari ketersesatannya pada saat ia mengetahui kebenaran yang sesungguhnya di dalam Yesus, karena Yesuslah "jalan, kebenaran, dan hidup". Ada beberapa hal yang seringkali disesatkan, yaitu: (1) ketuhanan Yesus, yang menjadi sentral iman orang Kristen (Mat. 24:5, Mat. 16:16), (2) keselamatan oleh anugerah melalui pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib (Ef. 2:8-10), (3) kedatangan Yesus yang kedua kali untuk menjemput anak-anak tebusanNya (Mat. 24:3-4), yang seringkali orang memastikan tanggal dan bukti-bukti fisik, (4) kuasa Roh Kudus , yang berkarya dalam kehidupan orang percaya (1 Tim. 4:2), (5) karunia-karunia Allah melalui anak-anakNya, untuk membangun iman umat Tuhan menuju kedewasaan rohani dan persekutuan tubuh Kristus yang sempurna (1 Kor. 12:1-3), dan (6) kuasa mujizat dalam kehidupan manusia, khususnya orang-orang tebusanNya (Why. 13:1-4). Oleh karena itu, percaya dan terimalah Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi saudara. Sebab kebenaran di dalam Yesus merupakan kebenaran yang membebaskan hidup saudara dari segala dosa, kutuk dosa, kebinasaan dan alam maut. Status kita menjadi anak Allah dan muridNya. Sebagai anak Allah, saudara dan saya dapat berkomunikasi dengan Bapa kita kapan saja. Sebagai seorang murid, kita harus berlaku seperti seorang tentara. Seorang murid harus mendisiplinkan diri, selalu haus untuk belajar, ada keinginan untuk terus berkembang, dan memiliki pengetahuan yang benar (Flp. 3:10; Yak. 2:19-20). Kalau kita melakukan prinsipseorang murid ini, maka kehidupan kita akan berakar, bertumbuh dan berbuah di dalam kebenaran-kebenaran FirmanNya. Dan kebenaran-kebenaran Yesus di dalam FirmanNya itulah yang memerdekakan kita dari segala perhambaan dosa. (GL) Doa: Kami percaya yang Bapa, kasih dan kuasaMu telah membebaskan kami dari segala belenggu dosa, dan menjadikan kami orang yang merdeka! Amin! JANGAN PERNAH MAU MASUK DALAM BELENGGU DOSA BEBASKANLAH DIRIMU OLEH KASIH DAN KUASA ALLAH “This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee and could contain information that is confidential; If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of e-mail transmission through Internet”
