Salam,

Sonny Tutuarima

DSM-PPAd

021-2310108 ext 4921

Hijaukan Bumi Kita

 

RENUNGAN HARI INI 
Jumat, 1 Augustus 2008 

MENGASIHI DENGAN TULUS

Bacaan: Lukas 10: 25 - 37

Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat
itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas
kasihan.

Belajar mengasihi memang bukanlah pekerjaan mudah. Tapi juga bukan
pekerjaan sulit. Sebab, mengasihi berarti melakukan sesuatu dengan
kerelaan yang sungguh. Kita kerap mendengar bahwa orang Kristen harus
bertindak berdasarkan kasih. Namun, kerap pula kita tahu banyak orang
Kristen yang bertindak seenaknya dan sembarangan.

Dalam komitmen kita mungkin pernah mencuat pernyataan bahwa hati kita
sangat mengasihi seseorang, apakah itu pacar, orang tua, anak, atau
teman. Tetapi, seiring berjalannya waktu, perasaan dan komitmen tersebut
bisa berubah. Seringkali kita mendengar yang terjadi di kemudian hari
adalah pengkhianatan belaka. Ini tentu sangat bertolak belakang dengan
pernyataan kita sebelumnya.

Banyak yang dapat kita lihat dari perkataan dan perbuatan Kristus
sebagai pelajaran tentang kasih yang tulus. Seperti yang
diperupamakannya melalui perbuatan orang Samaria yang menolong orang
yang terluka karena dirampok. Juga, saat ini mengatakan bahwa kita harus
mengasihi musuh kita. Bahkan, ketika Ia dengan rela mengorbankan
nyawanya untuk keselamatan kita. Ketulusan kasih Kristus sungguh nyata
dan kekal.

Sebagai manusia biasa kita memang tidak bisa melakukan hal yang sama
persis dengan yang dilakukan Yesus Kristus. Tetapi, kita dapat
menjadikan apa yang dilakukan Kristus sebagai model, sehingga segala
perkataan dan tindakan kita tidak menyimpang. Kesempurnaan dan ketulusan
kasih kita kepadaNya dan sesama hendaknya kian hari bertumbuh dan kuat.
Kita harus terus belajar memahami pelbagai tindakan dan perkataanNya.
Dengan demikian, prinsip kasih tersebut dapat menjadi berkat bagi orang
lain.

Memang kasih yang ditunjukkan Kristus sungguh dahsyat, tak mungkin ada
manusia mampu melakukan seperti itu. Tetapi, sebagai orang percaya, kita
tahu pasti bahwa Allah sendiri yang menyempurnakan segala sesuatu
perbuatan kita yang dilakukan dengan tulus. Untuk itu, tetaplah teguh
dan bertindak dalam kasih Kristus, sehingga segala sesuatunya berkenan
dihadapan Allah.

Doa:

Ajar kami Tuhan Yesus untuk melakukan segala sesuatunya dengan dasar
kasih yang murni dan tulus. Beri kami hati untuk bisa selalu mengasihi.
Amin!

KEKUATAN KASIH MAMPU MERAJUT KELUKAAN DAN KEMARAHAN SEBESAR APAPUN

 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

<<image001.jpg>>

Kirim email ke