%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Tanggal: Kamis, 15 Mei 2008
Ayat SH: 2Timotius 2:14-19
Judul: Tak perlu debat kusir
Dalam tugasnya sebagai seorang yang akan menggembalakan jemaat,
Timotius harus mengarahkan mereka untuk berfokus pada Injil.
Bukan hanya dengan memiliki pemahaman yang benar akan firman
Allah, tetapi juga bagaimana kebenaran itu diterapkan dalam
kehidupan mereka sehari-hari. Misalnya dalam hal berbicara (ayat
14). Jangan sampai mengucapkan kata-kata yang tidak bermanfaat.
Mempertahankan kebenaran memang perlu, tetapi tak perlu sampai
berdebat tanpa juntrungan. Ini malah bisa menjadi sumber
pertikaian yang sama sekali tidak membangun iman siapapun yang
mendengarnya.
Sebagai gembala jemaat, Timotius pun harus bersikap bijak (ayat 16).
Debat kusir mengenai hal-hal yang bersifat spekulatif,
provokatif, dan bukan merupakan tema sentral dalam kekristenan,
hanya akan menimbulkan rasa marah dan sakit hati. Lagi pula
orang tidak akan mendapatkan nilai tambah apapun dari debat
semacam itu. Maka jangan sampai orang yang terlibat dalam
pelayanan firman, misalnya membawakan renungan atau khotbah,
terjebak dalam arus silang pen-dapat seperti itu. Setiap orang
harus belajar mengungkapkan ketidaksetujuan mengenai suatu opini
atau pengajaran dalam sikap yang dewasa. Di sisi lain, kita
sendiri harus hati-hati terhadap pengajaran yang merusak iman.
Kita pun harus mengajak orang lain mewaspadai hal ini. Bila kita
tidak peka dan mengenali kebenaran firman Tuhan dengan baik,
kita akan mudah terombang-ambing.
Ketika ada buku yang mengisahkan Maria Magdalena sebagai kekasih
Yesus, banyak orang yang merasa terkejut dan imannya menjadi
goyah karena menganggap kisah itu sebagai kebenaran yang baru
ditemukan. Padahal kisah itu hanya fiksi dan bukan kebenaran!
Namun kita tidak perlu marah-marah menyikap hal ini. Sebab
kebenaran Allah tak akan pernah berubah, tak akan tergoyahkan,
dan tak akan memudar. Kita hanya perlu setia mengikuti kebenaran
Allah. Niscaya Ia tidak akan menolak kita.
2Timotius 2:14-19
14. Ingatkanlah dan pesankanlah semuanya itu dengan
sungguh-sungguh kepada mereka di hadapan Allah, agar jangan
mereka bersilat kata, karena hal itu sama sekali tidak berguna,
malah mengacaukan orang yang mendengarnya.
15 Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah sebagai
seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang
memberitakan perkataan kebenaran itu.
16 Tetapi hindarilah omongan yang kosong dan yang tak suci yang
hanya menambah kefasikan.
17 Perkataan mereka menjalar seperti penyakit kanker. Di antara
mereka termasuk Himeneus dan Filetus,
18 yang telah menyimpang dari kebenaran dengan mengajarkan
bahwa kebangkitan kita telah berlangsung dan dengan demikian
merusak iman sebagian orang.
19. Tetapi dasar yang diletakkan Allah itu teguh dan meterainya
ialah: "Tuhan mengenal siapa kepunyaan-Nya" dan "Setiap orang
yang menyebut nama Tuhan hendaklah meninggalkan kejahatan."
Femmy Patty
Kantor Bank Indonesia Ambon
Jl. Raya Pattimura No7
Tlp. (0911)-352762 Ext.1029
Fax. (0911)-356517
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”