Akibat Salah Kirim Email

Sepasang suami isteri setengah baya yang sama-sama dari kalangan
profesional merasa penat dengan kesibukan di ibukota. Mereka memutuskan
untuk berlibur di Bali. Mereka akan menempati kembali kamar hotel yang
sama dengan ketika mereka berhoneymoon saat menikah 30 tahun yang lalu.
Karena kesibukannya, sang suami harus terbang lebih dahulu dan isterinya
baru menyusul keesokan harinya. Setelah check in di hotel di Bali, sang
suami mendapati pesawat komputer yang tersambung ke internet telah
terpasang di kamarnya. Dengan gembira ia menulis e-mail mesra kepada
isterinya di kantornya di Jalan Sudirman, Jakarta. Celakanya, ia salah
mengetik alamat e-mail isterinya dan tanpa menyadari kesalahannya ia
tetap mengirimkan e-mail tersebut.

Dilain tempat di daerah Cinere, seorang wanita baru kembali dari
pemakaman suaminya yang baru saja meninggal. Setibanya di rumah, ia
langsung mengecheck e-mail untuk membaca ucapan-ucapan belasungkawa.
Baru saja selesai membaca e-mail yang pertama, ia langsung jatuh pingsan
tak sadarkan diri. Anak sulungnya yang terkejut kemudian membaca e-mail
tersebut (tak lama kemudian jatuh pingsan juga), yang bunyinya :

To: Isteriku tercinta
Subject: Papah sudah sampai Mah !!!
Date: 18 Mei 2007
Aku tahu pasti kamu kaget tapi seneng dapat kabar dariku.
Ternyata disini mereka udah pasang internet juga, katanya biar bisa
berkirim kabar buat orang-orang tercinta di rumah. Aku baru sampai dan
sudah check-in. Katanya mereka juga sudah mempersiapkan segalanya untuk
kedatanganmu besok. Nggak sabar deh rasanya nungguin kamu. Semoga
perjalanan kamu kesini juga mengasyikkan seperti perjalananku kemaren.
Love you Mom,
Papah
PS: Disini lagi panas-panasnya. Kalau pada mau, anak-anak diajak aja . 

 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke