=========================================================
Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
=========================================================
Tanggal: Senin, 19 Mei 2008
Ayat SH: 2Timotius 4:1-8
Judul: Beritakan firman
Ketika Tuhan Yesus datang untuk mengangkat gereja-Nya, maka setiap
orang percaya, baik yang hidup maupun yang sudah mati, akan
menghadapi penghakiman Kristus. Ini bukanlah penghakiman
mengenai dosa, tetapi merupakan evaluasi mengenai penatalayanan
kita. Apakah kita akan menerima mahkota kebenaran atau tidak,
tergantung pada bagaimana cara hidup kita sebagai pengikut-Nya.
Mengapa Paulus membicarakan hal itu dalam nasihat-nya kepada
Timotius (ayat 1)? Untuk mengingatkan Timotius bahwa suatu hari
nanti, akan tiba saatnya untuk mempertanggungjawaban pemberitaan
firman yang telah dilakukan. Sebagai seorang hamba Tuhan,
Timotius diminta untuk memberitakan firman (ayat 2). Tidak semua
orang yang membuka Alkitab dan membicarakannya, berarti sedang
memberitakan firman. Banyak pengkhotbah yang membicarakan
dirinya, dan bukan firman. Jika fokusnya pada kisah lucu atau
tentang pengalaman hidupnya yang begitu menyentuh, itu berarti
ia sedang membicarakan dirinya.
Seorang hamba Tuhan harus selalu siap menyampaikan firman Tuhan,
kapan saja. Ia harus siap memberitakannya, baik dalam keadaan
senang maupun susah; baik saat ia dapat melihat buahnya maupun
tidak. Akan tetapi, perlu diperhatikan juga, seorang hamba Tuhan
harus memperhadapkan firman Tuhan dengan hidup para
pendengarnya, dan membiarkan Allah bekerja di dalamnya. Terlebih
karena semakin banyak orang yang tidak suka mendengar kebenaran
firman Tuhan. Orang lebih suka mendengar apa yang menyenangkan
untuk didengar, ketimbang mendengar sesuatu yang memerahkan
telinga (ayat 3-4). Sebab itu, Timotius harus sabar terhadap
mereka.
Ternyata tugas seorang hamba Tuhan tidaklah mudah, bukan? Tanggung
jawab mereka terhadap pemberitaan fir-man tidaklah kecil. Karena
itu, sebagai jemaat, kita perlu mendukung mereka. Doakanlah agar
dalam mempersiapkan khotbah, mereka bergantung pada pimpinan
Allah.
2Timotius 4:1-8
1. Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi
orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan
sungguh-sungguh kepadamu demi penyataan-Nya dan demi
Kerajaan-Nya:
2 Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik
waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah
dengan segala kesabaran dan pengajaran.
3 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima
ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut
kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.
4 Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan
membukanya bagi dongeng.
5 Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita,
lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas
pelayananmu!
6 Mengenai diriku, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai
persembahan dan saat kematianku sudah dekat.
7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah
mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.
8 Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan
dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya;
tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang
yang merindukan kedatangan-Nya.
Femmy Patty
Kantor Bank Indonesia Ambon
Jl. Raya Pattimura No7
Tlp. (0911)-352762 Ext.1029
Fax. (0911)-356517
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”