%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Tanggal: Rabu, 21 Mei 2008
Ayat SH: Hakim 9:1-21
Judul: Hati-hati pilih pemimpin
Meskipun Gideon adalah pemimpin Israel, tetapi ia tidak mau
memerintah sebagai raja (Hak. 8:23). Allah pun tidak menetapkan
sistem pemerintahan monarki bagi Israel. Allah saja yang menjadi
Raja atas Israel.
Akan tetapi, Abimelekh berbeda dari ayahnya. Ia justru menginginkan
kedudukan yang ditempati Allah itu. Menya-dari posisinya yang
lemah karena ia hanyalah anak gundik (Hak. 8:31), Abimelekh
mencari dukungan saudara-saudara dari pihak ibunya, yang berada
di Sikhem (salah satu kota di Kanaan). Tentu saja orang-orang
Sikhem lebih suka bila Abimelekh yang menjadi raja, daripada
bila orang Israel sendiri yang menduduki jabatan tersebut. Itu
akan menguntungkan posisi mereka. Kepentingan diri telah membuat
orang Sikhem mendukung Abimelekh, meski mereka tidak tahu apakah
Abimelekh benar-benar seorang pemimpin bangsa sejati.
Selanjutnya, mereka pun memberi dukungan dan menobatkan
Abimelekh menjadi raja (ayat 6). Bagi Abimelekh, semua itu masih
belum cukup. Ia ingin memuluskan jalan menuju tahta dan
mengamankan posisinya kelak. Sebab itu, dengan memakai
orang-orang bayaran, Abimelekh tega membunuh 70 orang saudaranya
seayah. Namun Yotam berhasil luput (ayat 5).
Yotam, yang berhasil melarikan diri, tidak tinggal diam. Ia memberi
peringatan kepada orang-orang Sikhem. Melalui perumpamaan
pemimpin pohon-pohon, ia ingin menyatakan bahwa Abimelekh adalah
pemimpin yang nantinya akan menjadi bumerang, berbalik menyakiti
rakyat yang telah mendukung dia (ayat 7-15). Bila ia adalah
seorang yang baik dan berpotensi, ia tentu tidak akan bernafsu
mewujudkan ambisi negatif melainkan akan memilih untuk berkarya
bagi rakyat.
Memilih seorang pemimpin rakyat memang tidak bisa sembarangan. Perlu
pertimbangan matang. Pilih pemimpin yang bukan hanya ingin
menguntungkan diri sendiri atau kelompoknya, walau kita termasuk
kelompok yang mendukung dia. Pertimbangkanlah pemimpin yang
memiliki hati untuk kesejahteraan dan kemajuan rakyat.
Hakim² 9:1-21
1. Adapun Abimelekh bin Yerubaal pergi ke Sikhem kepada
saudara-saudara ibunya dan berkata kepada mereka dan kepada
seluruh kaum dari pihak keluarga ibunya:
2 "Tolong katakan kepada seluruh warga kota Sikhem: Manakah
yang lebih baik bagimu: tujuh puluh orang memerintah kamu, yaitu
semua anak Yerubaal, atau satu orang? Dan ingat juga, bahwa aku
darah dagingmu."
3 Lalu saudara-saudara ibunya mengatakan hal ihwalnya kepada
seluruh warga kota Sikhem, maka condonglah hati orang-orang itu
untuk mengikuti Abimelekh, sebab kata mereka: "Memang ia saudara
kita."
4 Sesudah itu mereka memberikan kepadanya tujuh puluh uang
perak dari kuil Baal-Berit, lalu Abimelekh memberi perak itu
sebagai upah kepada petualang-petualang dan orang-orang nekat
supaya mengikuti dia.
5 Ia pergi ke rumah ayahnya di Ofra, lalu membunuh
saudara-saudaranya, anak-anak Yerubaal, tujuh puluh orang, di
atas satu batu. Tetapi Yotam, anak bungsu Yerubaal tinggal hidup,
karena ia menyembunyikan diri.
6 Kemudian berkumpullah seluruh warga kota Sikhem dan seluruh
Bet-Milo; mereka pergi menobatkan Abimelekh menjadi raja dekat
pohon tarbantin di tugu peringatan yang di Sikhem.
7. Setelah hal itu dikabarkan kepada Yotam, pergilah ia ke
gunung Gerizim dan berdiri di atasnya, lalu berserulah ia dengan
suara nyaring kepada mereka: "Dengarkanlah aku, kamu warga kota
Sikhem, maka Allah akan mendengarkan kamu juga.
8 Sekali peristiwa pohon-pohon pergi mengurapi yang akan
menjadi raja atas mereka. Kata mereka kepada pohon zaitun:
Jadilah raja atas kami!
9 Tetapi jawab pohon zaitun itu kepada mereka: Masakan aku
meninggalkan minyakku yang dipakai untuk menghormati Allah dan
manusia, dan pergi melayang di atas pohon-pohon?
10 Lalu kata pohon-pohon itu kepada pohon ara: Marilah, jadilah
raja atas kami!
11 Tetapi jawab pohon ara itu kepada mereka: Masakan aku
meninggalkan manisanku dan buah-buahku yang baik, dan pergi
melayang di atas pohon-pohon?
12 Lalu kata pohon-pohon itu kepada pohon anggur: Marilah,
jadilah raja atas kami!
13 Tetapi jawab pohon anggur itu kepada mereka: Masakan aku
meninggalkan air buah anggurku, yang menyukakan hati Allah dan
manusia, dan pergi melayang di atas pohon-pohon?
14 Lalu kata segala pohon itu kepada semak duri: Marilah,
jadilah raja atas kami!
15 Jawab semak duri itu kepada pohon-pohon itu: Jika kamu
sungguh-sungguh mau mengurapi aku menjadi raja atas kamu,
datanglah berlindung di bawah naunganku; tetapi jika tidak,
biarlah api keluar dari semak duri dan memakan habis pohon-pohon
aras yang di gunung Libanon.
16 Maka sekarang, jika kamu berlaku setia dan tulus ikhlas
dengan membuat Abimelekh menjadi raja, dan jika kamu berbuat yang
baik kepada Yerubaal dan kepada keturunannya dan jika kamu
membalaskan kepadanya seimbang dengan jasanya--
17 bukankah ayahku telah berperang membela kamu dan menyabung
nyawanya, dan telah melepaskan kamu dari tangan orang Midian,
18 padahal kamu sekarang memberontak terhadap keturunan ayahku
dan membunuh anak-anaknya, tujuh puluh orang banyaknya, di atas
satu batu, serta membuat Abimelekh anak seorang budaknya
perempuan menjadi raja atas warga kota Sikhem, karena ia
saudaramu--
19 jadi jika kamu pada hari ini berlaku setia dan tulus ikhlas
kepada Yerubaal dan keturunannya, maka silakanlah kamu
bersukacita atas Abimelekh dan silakanlah ia bersukacita atas
kamu.
20 Tetapi jika tidak demikian, maka biarlah api keluar dari
pada Abimelekh dan memakan habis warga kota Sikhem dan juga
Bet-Milo, dan biarlah api keluar dari pada warga kota Sikhem dan
juga dari Bet-Milo dan memakan habis Abimelekh."
21 Kemudian larilah Yotam; ia melarikan diri ke Beer, dan
tinggal di sana karena takut kepada Abimelekh, saudaranya itu.
Femmy Patty
Kantor Bank Indonesia Ambon
Jl. Raya Pattimura No7
Tlp. (0911)-352762 Ext.1029
Fax. (0911)-356517
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”