%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

                    Renungan Harian

   Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus 

%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

 

Tanggal: Rabu, 4 Juni 2008

Bacaan : 2 Timotius 4:1-8

Setahun: Ayub 16-18

 

Nats: Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai

       garis akhir dan aku telah memelihara iman (2 Timotius 4:7)

 

 

Judul:

 

        "BERJUANG SAMPAI AKHIR"

 

Zoe Koplowitz, wanita berusia 59 tahun, setiap tahun mengikuti lomba
lari maraton di New York. Ia selalu menjadi peserta terakhir yang tiba
di finis. Tahun lalu, juara pertama mencatat waktu 2 jam 9 menit. Zoe?

 

28 jam 45 menit! Harap maklum; Zoe lumpuh sejak 30 tahun lalu. Ia hanya
bisa berjalan tertatih dengan dua tongkat penyangganya. Zoe ikut lomba
bukan untuk menjadi juara. Ia ingin membuktikan bahwa kelumpuhan tak
membuatnya berhenti berjuang. Buktinya? Walau susah payah, ia selalu
mencapai finis!

 

Hidup kristiani ibarat lomba lari. Kita harus memelihara iman sampai
akhir. Di akhir hidupnya, Paulus berkata mantap bahwa ia telah berhasil
mencapai garis akhir. Apa rahasianya? Kepada Timotius, penerusnya,
Paulus menekankan perlunya 3 hal: penguasaan diri, kesabaran menderita,
dan ketekunan menjalankan panggilan Tuhan dalam situasi dan kondisi apa
pun (ayat 5). Ibarat lomba lari, semua atlet bersemangat ketika
berangkat dari titik start. Titik kritis terjadi saat masalah
menghadang. Kelelahan, kepanasan, dan kehausan menggoda untuk berhenti.
Hanya mereka yang terus berjuang sambil sabar menanggung
ketidaknyamanan, akan tiba di garis akhir.

 

Dalam lomba lari iman bisa jadi banyak masalah menghadang,sehingga
mengikut Yesus tak lagi gampang. Godaan dunia begitu memikat. Tawaran
untuk menikmati kesuksesan semu atau memuaskan nafsu bisa membuat Anda
keluar jalur. Penyakit atau persoalan hidup juga dapat membuat Anda
putus asa dan ingin berhenti. Ingatlah pesan Paulus. Tetap berjuang,
bertahanlah sampai akhir. Jangan sampai kehilangan mahkota kebenaran
kekal, hanya karena lalai berjuang dalam hidup yang singkat ini -JTI

 

                         UNTUK MENJADI PEMENANG

              YANG PALING DIBUTUHKAN IALAH SEMANGAT JUANG

 

 

   2 Timotius 4:1-8

 

1 Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang

   hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu

   demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan-Nya:

2 Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya,

   nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala

   kesabaran dan pengajaran.

3 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran

   sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya

   untuk memuaskan keinginan telinganya.

4 Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya

   bagi dongeng.

5 Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita,

   lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas

   pelayananmu!

6 Mengenai diriku, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan

   dan saat kematianku sudah dekat.

7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai

   garis akhir dan aku telah memelihara iman.

8 Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan

   dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya;

   tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang

   merindukan kedatangan-Nya.

 

 

 

Femmy Patty

Kantor Bank Indonesia Ambon

Jl. Raya Pattimura No7

Tlp. (0911)-352762 Ext.1029

Fax. (0911)-356517

 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke