Kamis, 19 Juni
BLESSING IN DISGUISE
Lalu pergilah perempuan itu dan berbuat seperti yang dikatakan Elia;
maka perempuan itu dan dia serta anak perempuan itu mendapat makan
beberapa waktu lamanya (1 Raja-raja 17:15)

Bacaan: 1 Raja-raja 17:7-24
Setahun: Mazmur 28-31

Suatu malam, seorang wanita kulit hitam setengah baya bertahan di tepi
jalan tol Alabama dalam guyuran hujan. Mobilnya mogok. Ia berusaha
mencari tumpangan. Beruntung seorang pemuda bule berhenti dan membawanya
ke pangkalan taksi. Walau tergesa, wanita tadi tak lupa menanyakan
alamat si pemuda. 

Tujuh hari kemudian, si pemuda mendapat kiriman televisi berwarna besar
yang sangat mahal, dengan catatan: "Terima kasih telah menolong saya di
jalan tol malam itu. Hujan tak hanya membasahi baju saya, tetapi juga
jiwa saya. Untung Anda datang. Jadi, saya masih sempat hadir di sisi
suami saya yang sekarat ... hingga wafat. Tuhan memberkati Anda karena
tidak mementingkan diri sendiri"-Tertanda: Ny. Nat King Cole (istri
penyanyi jaz terkenal tahun 1960-an). 

Walaupun kecil, karya kemanusiaan tetaplah menggetarkan hati. Sang janda
Sarfat hidup hanya bersama anak perempuannya, di zaman yang sulit karena
kemarau panjang dan bencana kelaparan. Ia hanya memiliki sedikit minyak
dan segenggam tepung yang tinggal sekali dimasak (ayat 12). Namun karena
memercayai Allah, ia mau menolong Elia yang kesulitan. Allah pun
memberkati tepung dan minyaknya hingga bencana kelaparan berlalu. Dan
bukan cuma berkat jasmani! Ketika putri tunggalnya mati, Tuhan, melalui
Elia, membangkitkannya (ayat 22). 

Tuhan dapat memakai siapa pun untuk memberkati -seperti janda miskin di
Sarfat yang menjadi saluran berkat bagi Elia. Dan, Tuhan menyediakan
berkat tersembunyi bagi setiap hati yang tersentuh akan derita
sesamanya. Anda rindu dipakai menjadi jalan berkat-Nya bagi sesama yang
membutuhkan? Bertindaklah! -SST 

TUHAN TIDAK MEMAKAI ORANG YANG MERASA MAMPU
TUHAN MEMAKAI ORANG YANG TAK MEMENTINGKAN DIRI SENDIRI 

________________________________


17:7 Tetapi sesudah beberapa waktu, sungai itu menjadi kering, sebab
hujan tiada turun di negeri itu. 
17:8 Maka datanglah firman TUHAN kepada Elia: 
17:9 "Bersiaplah, pergi ke Sarfat yang termasuk wilayah Sidon, dan
diamlah di sana. Ketahuilah, Aku telah memerintahkan seorang janda untuk
memberi engkau makan." 
17:10 Sesudah itu ia bersiap, lalu pergi ke Sarfat. Setelah ia sampai ke
pintu gerbang kota itu, tampaklah di sana seorang janda sedang
mengumpulkan kayu api. Ia berseru kepada perempuan itu, katanya:
"Cobalah ambil bagiku sedikit air dalam kendi, supaya aku minum." 
17:11 Ketika perempuan itu pergi mengambilnya, ia berseru lagi: "Cobalah
ambil juga bagiku sepotong roti." 
17:12 Perempuan itu menjawab: "Demi TUHAN, Allahmu, yang hidup,
sesungguhnya tidak ada roti padaku sedikitpun, kecuali segenggam tepung
dalam tempayan dan sedikit minyak dalam buli-buli. Dan sekarang aku
sedang mengumpulkan dua tiga potong kayu api, kemudian aku mau pulang
dan mengolahnya bagiku dan bagi anakku, dan setelah kami memakannya,
maka kami akan mati." 
17:13 Tetapi Elia berkata kepadanya: "Janganlah takut, pulanglah,
buatlah seperti yang kaukatakan, tetapi buatlah lebih dahulu bagiku
sepotong roti bundar kecil dari padanya, dan bawalah kepadaku, kemudian
barulah kaubuat bagimu dan bagi anakmu. 
17:14 Sebab beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Tepung dalam tempayan
itu tidak akan habis dan minyak dalam buli-buli itupun tidak akan
berkurang sampai pada waktu TUHAN memberi hujan ke atas muka bumi." 
17:15 Lalu pergilah perempuan itu dan berbuat seperti yang dikatakan
Elia; maka perempuan itu dan dia serta anak perempuan itu mendapat makan
beberapa waktu lamanya. 
17:16 Tepung dalam tempayan itu tidak habis dan minyak dalam buli-buli
itu tidak berkurang seperti firman TUHAN yang diucapkan-Nya dengan
perantaraan Elia. 
17:17 Sesudah itu anak dari perempuan pemilik rumah itu jatuh sakit dan
sakitnya itu sangat keras sampai tidak ada nafasnya lagi. 
17:18 Kata perempuan itu kepada Elia: "Apakah maksudmu datang ke mari,
ya abdi Allah? Singgahkah engkau kepadaku untuk mengingatkan kesalahanku
dan untuk menyebabkan anakku mati?" 
17:19 Kata Elia kepadanya: "Berikanlah anakmu itu kepadaku." Elia
mengambilnya dari pangkuan perempuan itu dan membawanya naik ke kamarnya
di atas, dan membaringkan anak itu di tempat tidurnya. 
17:20 Sesudah itu ia berseru kepada TUHAN, katanya: "Ya TUHAN, Allahku!
Apakah Engkau menimpakan kemalangan ini atas janda ini juga, yang
menerima aku sebagai penumpang, dengan membunuh anaknya?" 
17:21 Lalu ia mengunjurkan badannya di atas anak itu tiga kali, dan
berseru kepada TUHAN, katanya: "Ya TUHAN, Allahku! Pulangkanlah kiranya
nyawa anak ini ke dalam tubuhnya." 
17:22 TUHAN mendengarkan permintaan Elia itu, dan nyawa anak itu pulang
ke dalam tubuhnya, sehingga ia hidup kembali. 
17:23 Elia mengambil anak itu; ia membawanya turun dari kamar atas ke
dalam rumah dan memberikannya kepada ibunya. Kata Elia: "Ini anakmu, ia
sudah hidup!" 
17:24 Kemudian kata perempuan itu kepada Elia: "Sekarang aku tahu, bahwa
engkau abdi Allah dan firman TUHAN yang kauucapkan itu adalah benar."


Send instant messages to your online friends
http://uk.messenger.yahoo.com 

 

________________________________

* 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke