fyi
Saya forwardkan email dari teman2 saya di TP UGM, bukan mau nakut-nakutin tetapi baik untuk berhati-hati, terutama untuk teman2 yang suka makanan manis yang menggunakan gula jawa, misalnya gudeg, kolak, gado2, ketoprak, aneka baceman, aneka bubur, aneka jajan pasar, lupis, kecap dan makanan yang sausnya pakai kecap spt sate kambing, sate ayam, tahu telor, bakso, tongseng, bubur ayam, juga dodol, agar-agar gula jawa, pudding, rujak, cendol, es cincau, es kelapa muda.......masih banyak lagi lho, iiiiiiiiih serem, ya. So, be careful, terutama yang suka ngasih makan anak-anaknya pakai kecap. REA ________________________________ From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Wednesday, July 02, 2008 1:58 AM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: [atp_ugm] Digest Number 1866 Alumni TP UGM <http://groups.yahoo.com/group/atp_ugm;_ylc=X3oDMTJkNWhkN3JiBF9TAzk3MzU5 NzE1BGdycElkAzM1NjMxMDEEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MzA5NTU2BHNlYwNoZHIEc2xrA2hwaARz dGltZQMxMjE0OTM4Njgx> Messages In This Digest (2 Messages) 1a. Re: Gula AREN / JAWA mengandung formalin From: diksi agni 2. Fw: SEMINAR : Food Safety, 10 Juli 2008 From: Hendry NF View All Topics <http://groups.yahoo.com/group/atp_ugm/messages;_ylc=X3oDMTJmdmpjNHNnBF9 TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzM1NjMxMDEEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MzA5NTU2BHNlYwNkbXNnBHN sawNhdHBjBHN0aW1lAzEyMTQ5Mzg2ODI-?xm=1&m=p&tidx=1> | Create New Topic <http://groups.yahoo.com/group/atp_ugm/post;_ylc=X3oDMTJmbDlpZWQyBF9TAzk 3MzU5NzE1BGdycElkAzM1NjMxMDEEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MzA5NTU2BHNlYwNkbXNnBHNsawN udHBjBHN0aW1lAzEyMTQ5Mzg2ODI-> Messages 1a. Re: Gula AREN / JAWA mengandung formalin <http://groups.yahoo.com/group/atp_ugm/message/7953;_ylc=X3oDMTJxZG45OXJ sBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzM1NjMxMDEEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MzA5NTU2BG1zZ0lkAzc 5NTMEc2VjA2Rtc2cEc2xrA3Ztc2cEc3RpbWUDMTIxNDkzODY4Mg--> Posted by: "diksi agni" [EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED] 20mengandung%20formalin> Tue Jul 1, 2008 5:57 am (PDT) Mas-mas, mbak-mbak, dan Ibu Bapak semuanya Sedikit pengalaman dari saya, barangkali bisa menjadi pertimbangan . Kebetulan saya bekerja di pabrik pembuatan kecap di Jawa Tengah. Yang tentu saja menggunakan bahan baku gula kelapa(gula jawa), pernah juga gula aren. Gula kelapa dibuat dari nira kelapa Gula aren dibuat dari nira aren Ada juga yang dibuat dari buah siwalan Ada juga gula merah tapi dibuat dari tebu Kami secara rutin melakukan kunjungan ke pengrajin gula di Jawa dan Sumatra untuk memastikan kualitasnya baik dari pembuatan dan penyimpanannya. Pengrajin gula biasanya menambahkan "obat" pada penampung nira agar tidak cepat busuk. Obat itu ternyata adalah pengawet makanan seperti sodium metabisulfit atau sodium benzoat. Kemudian sulfit juga berfungsi untuk mencerahkan warna atau mempertahankan tekstur keras gula. Pengrajin di Jawa timur sangat jarang menggunakan sulfit dalam pengolahan gula kelapa-nya. Kami berusaha mengerem pemakaian sulfit ini karena selain untuk mengurangi pemakaian bahan tambahan pangan, sulfit juga berpotensi menimbulkan alergi. Pada suatu kesempatan , saya pernah sampaikan pengalaman saya ini kepada pejabat BPOM Jawa Tengah dengan tujuan agar ada kesadaran di kalangan pengrajin gula tentang keamanan pangan. Kesadaran yang ditularkan oleh pejabat berwenang negara mungkin bisa lebih berhasil. Saat ini kami masih terus melakukan kunjungan kepada pengrajin gula secara periodik. Barangkali perlu ada pengujian lebih lanjut jika dicurigai ada formalin/formaldehid dalam gula kelapa/gulajawa/gula aren. yp diksi agni kustanta thp 94 Wisnu Rosariastoko <[EMAIL PROTECTED] <mailto:wisnu_rosariastoko%40yahoo.com> > wrote: Gula AREN / JAWA mengandung formalin Wed Jun 11, 2008 11:43 pm (PDT) from milis tetangga Dear Frends, Sepertinya udah cukup dech kita ngedenger berita-berita tentang penyakit, seperti cancer lach.... yang ternyata pemicu utamanya adalah makanan yang kita makan. Gw belakangan ini baru tahu kalau GULA AREN alias GULA JAWA yang coklat kayak batu itu mengandung FORMALIN. Informasi ini saya dapat dari seseorang yang dapat dipercaya, karena dia usahanya jualan jamu dan dan membuat minuman juice dalam botol tanpa pengawet sedikitpun! Menariknya racikan minumannya itu pake gulanya gula jawa, ternyata setelah diselikidi mengandung formalin.... kemudian dia berusaha mencari yang tidak mengandung formalin.. ternyata tidak ada, alias hampir semua mengandung formalin. Akhirnya dia langsung ke petaninya, dia pikir bisa dapat yang free formalin ternyata tidak juga, sebab diberi formalin atas instruksi para tengkulak, dimana kalau tidak dilakukan maka tidak ada yang mau beli. Jadi formalin itu sudah diteteskan atau dituangkan diatas pohon. Memang efek dari formalin itu membuat gula jawa jadi lebih awet dan agak keras (tidak lembek). dan untuk proses memasaknya juga lebih cepet.... Kemudian dia bilang, stop pake formalin.. nanti gulanya saya yang beli.... kalau para tengkulak itu tidak mau beli.... Lucunya para petani itu tidak mau makan gula jawanya loch.. karena dia tahu itu mengandung racun..... sementara kita? telen terus... dech tuch racun.... Nach sebenarnya gula jawa ini diaplikasikan kemana saja yaa? Oh ternyata banyak (dan ini yang saya tahu), misalnya: 1. Kolak, hampir semua kolak pake gula jawa... jadi yang biasa buka puasa pake kolak, yaa selamet aja minum... formalin 2. Kue-kue yang pake gula jawa, roti gambang 3. Gado-gado, ketoprak? 4. Rujak 5. Brown sugar dsb. Untuk mengetahui mana gula jawa yang pakai pengawet formalin bisa dipakai tips berikut: 1. Ternyata Gula Jawa yang sehat itu yang dirubung lalat atau semut? seperti halnya daun yang sehat tanpa DDT adalah daun yang ada ulatnya. Hik hik hik ternyata binatang-binatang itu membantu kita sebagai detektor racun yaa? 2. Pilih gula aren/jawa yang lembek dan mudah meleleh, karena yang pakai formalin itu membuatnya menjadi keras. 3. Gula aren/jawa yang tidak pakai pengawet itu harum... 4. Yang sudah pasti karena tidak pakai pengawet gula jawa itu harus baik kemasannya karena mudah rusak. Nach selamat mencari gula jawa yang asli tanpa formalin.... Yach.. ternyata banyak sekali orang memasukkan racun dalam makanan secara sengaja sekedar mencari keuntungan.. . yang ujung-ujungnya bisa menimbulkan banyak penyakit terutama cancer... herannya Badan Pemerintah yang berwenang ngurusin masalah makanan kok gak bisa berkutik yaa? Mudah-mudahan bermanfaat.. .. ,_._,___ ,_.___ . Hendry “This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee and could contain information that is confidential; If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of e-mail transmission through Internet”
