%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Tanggal: Minggu, 3 Juli 2008
Ayat SH: 1 Samuel 5:1-12
Judul: "Tuhan Tetap Berdaulat"
Bagi Israel, dirampasnya tabut perjanjian adalah tanda bahwa Allah
telah meninggalkan mereka. Sebaliknya bagi Filistin,
keberhasilan mereka merampas tabut perjanjian merupakan bukti
kemenangan Dewa Dagon atas Tuhannya orang Israel. Sebagai tanda
takluk, tabut perjanjian ditaruh di kuil Dagon untuk melayani
sang dewa pemenang (ayat 2). Kondisi memalukan seperti inilah
yang harus dialami oleh umat Tuhan.
Namun asumsi bahwa Tuhan Allah Israel telah kalah, dihancurkan lewat
perikop ini. Allah menyatakan kemaha-kuasaan-Nya. Dagon hanya
berhala yang mati, yang tidak memiliki daya apapun terhadap
Allah, bahkan harus tunduk menyembah Allah (ayat 3-5). Dagon
juga terbukti tidak dapat diandalkan oleh bangsa Filistin. Dagon
tidak berdaya membela dan menolong para penyembahnya baik yang
di Asdod, Gat, bahkan Ekron, kota-kota penting Filistin, ketika
Allah menimpakan penyakit borok kepada mereka (ayat 6-12).
Tidak ada kuasa yang dapat menaklukkan Allah karena pada hakikatnya
semua di dunia ini adalah ciptaan Allah. Memang banyak orang
yang tidak mengenal Tuhan melihat penderitaan yang dialami umat
Tuhan menunjukkan bahwa Tuhan, yang disembah umat-Nya, tidaklah
berkuasa. Tak heran bila orang-orang semacam itu melecehkan
Tuhan. Akan tetapi, Dia adalah Allah yang berdaulat. Dia tidak
akan membiarkan diri-Nya dipermainkan. Kita tentu mengingat
kisah orang-orang Kristen yang dipaksa meninggalkan kota dan
mendaki gunung agar bisa beribadah. Justru malapetaka melanda
kota tersebut sehingga banyak musuh Kristen yang binasa,
sebaliknya umat Tuhan yang ada di perbukitan malah
terselamatkan.
Tuhan tidak perlu dibela. Ia sanggup menghancurkan semua keangkuhan
dunia ini. Yang perlu anak-anak Tuhan lakukan adalah hidup
dengan benar sehingga orang tidak dapat menuduh kita salah,
melainkan Tuhan dipermuliakan melalui kesaksian kita.
1Samuel 5:1-12
1. Sesudah orang Filistin merampas tabut Allah, maka mereka
membawanya dari Eben-Haezer ke Asdod.
2 Orang Filistin mengambil tabut Allah itu, dibawanya masuk ke
kuil Dagon dan diletakkannya di sisi Dagon.
3 Ketika orang-orang Asdod bangun pagi-pagi pada keesokan
harinya, tampaklah Dagon terjatuh dengan mukanya ke tanah di
hadapan tabut TUHAN; lalu mereka mengambil Dagon dan
mengembalikannya ke tempatnya.
4 Tetapi ketika keesokan harinya mereka bangun pagi-pagi,
tampaklah Dagon terjatuh dengan mukanya ke tanah di hadapan tabut
TUHAN, tetapi kepala Dagon dan kedua belah tangannya terpenggal
dan terpelanting ke ambang pintu, hanya badan Dagon itu yang
masih tinggal.
5 Itulah sebabnya para imam Dagon dan semua orang yang masuk ke
dalam kuil Dagon tidak menginjak ambang pintu rumah Dagon yang di
Asdod, sampai hari ini.
6. Tangan TUHAN menekan orang-orang Asdod itu dengan berat dan
Ia membingungkan mereka: Ia menghajar mereka dengan borok-borok,
baik Asdod maupun daerahnya.
7 Ketika dilihat orang-orang Asdod, bahwa demikian halnya,
berkatalah mereka: "Tabut Allah Israel tidak boleh tinggal pada
kita, sebab tangan-Nya keras melawan kita dan melawan Dagon,
allah kita."
8 Sebab itu mereka memanggil berkumpul kepadanya semua raja
kota orang Filistin dan berkata: "Apakah yang akan kita lakukan
dengan tabut Allah Israel itu?" Lalu kata mereka: "Tabut Allah
Israel harus dipindahkan ke Gat." Jadi mereka memindahkan tabut
Allah Israel itu ke sana.
9 Tetapi setelah mereka memindahkannya, maka tangan TUHAN
mendatangkan kegemparan yang sangat besar atas kota itu; Ia
menghajar orang-orang kota itu, anak-anak dan orang dewasa,
sehingga timbul borok-borok pada mereka.
10 Lalu mereka mengantarkan tabut Allah itu ke Ekron. Tetapi
sesampai tabut Allah itu di Ekron, berteriaklah orang Ekron itu,
demikian: "Mereka memindahkan tabut Allah Israel itu kepada kita
untuk mematikan kita dan bangsa kita."
11 Sebab itu mereka memanggil berkumpul semua raja kota orang
Filistin itu dan berkata: "Antarkanlah tabut Allah Israel itu;
biarlah itu kembali ke tempatnya, supaya jangan dimatikannya kita
dan bangsa kita." Sebab di seluruh kota itu ada kegemparan maut;
tangan Allah menekan orang-orang di sana dengan sangat berat:
12 orang-orang yang tidak mati, dihajar dengan borok-borok,
sehingga teriakan kota itu naik ke langit.
Femmy Patty
Seksi Operasional Kas
Bank Indonesia Ambon
Telp. 0911-352762 (1029)
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”