+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Tanggal: Senin, 14 Juli 2008
Bacaan : Amsal 3:1-8
Setahun: Mazmur 120-125
Nats: Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah
bersandar kepada pengertianmu sendiri (Amsal 3:5)
Judul:
"SOK TAHU"
Siang itu, saya dan seorang teman berencana naik TransJakarta dari halte
Senen. Di sana kami melihat dua koridor; yang satu ramai, yang lainnya
sepi. Tanpa bertanya, kami memutuskan untuk antre di koridor kedua,
karena kami pikir tak ada bedanya. Belasan menit sudah berlalu dan
beberapa TransJakarta sudah lewat di koridor yang satu, namun tak ada
satu pun yang berhenti di koridor tempat kami menunggu! Setelah bertanya
kepada petugas, kami baru sadar telah menunggu di koridor yang salah.
Menabur sikap sok tahu, akhirnya menuai salah jalan.
Penulis Amsal menasihati kita untuk tidak memercayai pengertian sendiri,
alias sok tahu. Sebaliknya, memercayai Tuhan dengan segenap hati (ayat
5). Namun, kadang kesombongan menghalangi kita melakukan hal ini. Kita
merasa tahu banyak hal. Kita mengandalkan diri sendiri.
Padahal kita ini begitu terbatas, masa depan di lima detik mendatang
saja tidak kita ketahui. Kita takkan pernah lebih tahu apa yang akan
terjadi di hidup kita dibanding Dia yang Mahatahu.
Tuhan ingin kita memercayai dan mengandalkan Dia sepenuh hati, agar Dia
dapat menjaga dan melindungi kita. Kita dapat melakukannya melalui dua
cara sederhana. Pertama, memulai hari bersama Dia dan memohon
pimpinan-Nya melalui waktu teduh. Kedua, senantiasa memelihara
komunikasi dengan-Nya melalui doa-doa singkat, "Tuhan, tolong saya,"
"Tuhan, pimpin saya," "Tuhan, saya mengasihi-Mu," dan sebagainya.
Doa-doa singkat seperti ini akan menolong kita untuk menyadari kehadiran
dan pimpinan-Nya setiap saat. Maukah kita sungguh-sungguh berserah dan
mengandalkan Tuhan hari ini? -GS
SEMAKIN BANYAK YANG HARUS KITA KERJAKAN
SEMAKIN BANYAK KITA MEMBUTUHKAN TUHAN
Amsal 3:1-8
1. Hai anakku, janganlah engkau melupakan ajaranku, dan biarlah
hatimu memelihara perintahku,
2 karena panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan
ditambahkannya kepadamu.
3 Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau!
Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu,
4 maka engkau akan mendapat kasih dan penghargaan dalam
pandangan Allah serta manusia.
5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah
bersandar kepada pengertianmu sendiri.
6 Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan
jalanmu.
7. Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah
akan TUHAN dan jauhilah kejahatan;
8 itulah yang akan menyembuhkan tubuhmu dan menyegarkan
tulang-tulangmu.
Femmy Patty
Seksi Operasional Kas
Bank Indonesia Ambon
Telp. 0911-352762 (1029)
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”