++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        Santapan Harian
       Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++


Tanggal: Senin, 14 Juli 2008
Ayat SH: 1Samuel 27:1-28:2

Judul:  "Cara Manusia: Keliru!"

Seberapa jauh kita harus berserah pada Tuhan? Adakah batas di mana
    kita harus bertindak untuk menyelamatkan diri sendiri? Kita
    mungkin sering mendengar kata-kata ini, "Allah menolong orang
    yang menolong dirinya sendiri!" Tidak ada yang lebih menyesatkan
    daripada pernyataan yang sangat tidak alkitabiah ini. Itulah yang
    Daud lakukan, yaitu melarikan diri ke wilayah Filistin (ayat
    27:1-4). Hal yang sama ia pernah lakukan beberapa saat yang lalu
    (1Sam. 21:10-15).

Dengan melarikan diri ke luar wilayah Israel dan mengabdikan diri
    pada Raja Akhis di Gat, Daud seakan-akan mempersalahkan Saul yang
    menyebabkan dia berpaling dari Tuhan, untuk mencari perlindungan
    ilah kafir (1Sam. 26:19b). Padahal ini adalah rekayasa Daud
    sendiri. Ia tidak lagi mencari pimpinan Tuhan, seperti ketika ia
    menolong kota Kehila (1Sam. 23:1-13).

Cara yang ditempuh Daud sangat riskan. Untuk meyakinkan Akhis bahwa
    dirinya bukan ancaman bagi bangsa Filistin, ia harus berpura-pura
    membantu Akhis melawan bangsanya sendiri (ayat 27:8-12). Masalah
    muncul saat Akhis memutuskan untuk mengutus Daud dan pasukannya
    menyertai pasukan Gat melawan pasukan Israel. Bagaimanakah
    rencana manusia dapat menolong dirinya dari buah simalakama yang
    ia ciptakan sendiri?

Kita pun sering tidak sabar menunggu waktu dan cara Tuhan dalam
    menyelamatkan kita dari masalah hidup. Kita sudah memiliki
    pemikiran sendiri tentang jalan keluar dari masalah kita. Tak
    jarang kita bergerak sendiri mendahului Tuhan, bahkan tanpa
    disadari sudah melawan Tuhan! Martin Luther mengajarkan bahwa
    hidup anak Tuhan harus berpusat pada salib. Bukan hanya pada
    waktu percaya Yesus dan diselamatkan, tetapi setiap langkah hidup
    kita harus berpusat pada salib. Artinya memercayakan hidup
    sepenuhnya pada pimpinan Kristus yang sudah menang atas segala
    kuasa. Ia tak pernah keliru atau terlambat menolong!


    1Samuel 27:1-28:2

  1. Tetapi Daud berpikir dalam hatinya: "Bagaimanapun juga pada
    suatu hari aku akan binasa oleh tangan Saul. Jadi tidak ada yang
    lebih baik bagiku selain meluputkan diri dengan segera ke negeri
    orang Filistin; maka tidak ada harapan bagi Saul untuk mencari
    aku lagi di seluruh daerah Israel dan aku akan terluput dari
    tangannya."
  2  Bersiaplah Daud, lalu berjalan ke sana, ia dan keenam ratus
    orang yang bersama-sama dengan dia itu, kepada Akhis bin Maokh,
    raja kota Gat.
  3  Daud dan semua orangnya menetap pada Akhis di Gat,
    masing-masing dengan rumah tangganya; Daud dengan kedua orang
    isterinya, yakni Ahinoam, perempuan Yizreel, dan Abigail, bekas
    isteri Nabal, perempuan Karmel.
  4  Setelah diberitahukan kepada Saul, bahwa Daud telah melarikan
    diri ke Gat, ia tidak lagi mencarinya.
  5  Berkatalah Daud kepada Akhis: "Jika kiranya aku mendapat
    belas kasihanmu, biarlah diberikan kepadaku tempat di salah satu
    kota di tanah datar, supaya aku tinggal di sana. Mengapa hambamu
    ini tinggal padamu di kota kerajaan ini?"
  6  Maka pada hari itu Akhis memberikan Ziklag kepadanya; itulah
    sebabnya Ziklag menjadi kepunyaan raja-raja Yehuda sampai
    sekarang.
  7  Dan lamanya Daud tinggal di daerah orang Filistin adalah satu
    tahun empat bulan.
  8. Maka Daud dan orang-orangnya bergerak maju dan menyerbu orang
    Gesur, orang Girzi dan orang Amalek; sebab orang-orang inilah
    penduduk negeri itu yang membentang dari Telam ke arah Syur
    sampai tanah Mesir.
  9  Apabila Daud memusnahkan negeri itu, seorangpun tidak
    dibiarkannya hidup, baik laki-laki maupun perempuan; ia merampas
    kambing domba, lembu, keledai, unta dan pakaian, kemudian
    pulanglah ia dan kembali kepada Akhis.
10  Jika Akhis bertanya: "Di mana kamu menyerbu pada hari ini?"
    maka jawab Daud: "Di Tanah Negeb Yehuda," atau: "Di Tanah Negeb
    orang Yerahmeel," atau: "Di Tanah Negeb orang Keni."
11  Daud tidak membiarkan hidup seorangpun, baik laki-laki
    maupun perempuan, untuk dibawa ke Gat, sebab pikirnya:
    "Jangan-jangan mereka mengabarkan tentang kami, dengan berkata:
    Beginilah dilakukan Daud." Itulah kebiasaannya, selama ia tinggal
    di daerah orang Filistin.
12  Tetapi Akhis mempercayai Daud, sebab pikirnya: "Tentulah ia
    telah membuat diri dibenci di antara orang Israel, bangsanya; ia
    akan menjadi hambaku sampai selamanya."

    1 Samuel 28:1

  1. Pada waktu itu orang Filistin mengerahkan tentaranya untuk
    berperang melawan orang Israel. Lalu berkatalah Akhis kepada
    Daud: "Ketahuilah baik-baik, bahwa engkau beserta orang-orangmu
    harus maju berperang bersama-sama dengan aku dalam tentara."
  2  Jawab Daud kepada Akhis: "Baik, engkau akan tahu, apa yang
    dapat diperbuat hambamu ini." Lalu Akhis berkata kepada Daud:
    "Sebab itu aku mengangkat engkau menjadi pengawalku sendiri
    sampai selamanya."

 

Femmy Patty

Seksi Operasional Kas

Bank Indonesia Ambon

Telp. 0911-352762 (1029)

 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke