+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Tanggal: Selasa, 15 Juli 2008
Ayat SH: 1Samuel 28:3-25
Judul: "Semakin Terpuruk"
Bagaimana cara menolong orang yang sedang terpuruk seperti Saul?
Sebagai orang Kristen, kita mengajak orang itu untuk kembali
menyerahkan diri secara total kepada Tuhan. Sebab di dalam
Kristus, Allah mengampuni orang berdosa dan memberikan kesempatan
untuk berubah.
Sayang, tidak seorang pun dari pihak Saul yang dapat memberi nasihat
yang dia butuhkan. Samuel, nabi yang dulu mengurapi dia, telah
meninggal. Memang dulu Saul menunjukkan sikap menolak nasihat
Samuel. Ternyata terbukti bahwa Samuel adalah nabi sejati. Akibat
ketidaktaatan Saul, ia ditolak Tuhan. Upaya Saul mencari petunjuk
dari Tuhan tidak mendapat hasil (ayat 6).
Dalam keadaan terpepet, Saul teringat Samuel dan berupaya mencari
nasihatnya. Sekali lagi sayang, caranya keliru. Saul mencari
Samuel melalui seorang peramal. Padahal cara ini tidak
diperkenankan Tuhan (Ul. 18:9-12). Saul sendiri pernah melarang
kegiatan ramal-meramal dan semua praktik perdukunan di Israel
(ayat 3b, 9).
Kemurahan Tuhanlah yang mengizinkan Saul mendengarkan suara Samuel
(ayat 16-19). Perikop ini memang menimbulkan perdebatan mengenai
apakah seseorang yang sudah mati bisa berkomunikasi dengan yang
masih hidup. Namun kita harus perhatikan bahwa ini adalah kasus
khusus, artinya bukan semua orang akan mengalami hal ini. Suara
Samuel hanya menegaskan pernyataannya ketika ia masih hidup,
bahwa Tuhan telah menolak Saul karena Saul tidak taat kepada Dia.
Saul dan keluarganya bersama dengan umat Israel akan menderita
kekalahan dari bangsa Filistin.
Catatan 1 Samuel selanjutnya memang mengisahkan secara tragis
kematian Saul, anak-anaknya, dan kekalahan Israel. Bagi Saul,
pintu pertobatan telah tertutup. Syukur kepada Kristus, karena
oleh darah-Nya, kita yang berulang kali gagal taat, mendapatkan
kemurahan-Nya. Maka jangan berkanjang terus dalam dosa dan
keputusasaan. Arahkan mata pada salib Kristus dan bangkit dari
keterpurukan!
1Samuel 28:3-25
3 Adapun Samuel sudah mati. Seluruh orang Israel sudah meratapi
dia dan mereka telah menguburkan dia di Rama, di kotanya. Dan
Saul telah menyingkirkan dari dalam negeri para pemanggil arwah
dan roh peramal.
4 Orang Filistin itu berkumpul, lalu bergerak maju, dan
berkemah dekat Sunem. Saul mengumpulkan seluruh orang Israel,
lalu mereka berkemah di Gilboa.
5 Ketika Saul melihat tentara Filistin itu, maka takutlah ia
dan hatinya sangat gemetar.
6 Dan Saul bertanya kepada TUHAN, tetapi TUHAN tidak menjawab
dia, baik dengan mimpi, baik dengan Urim, baik dengan perantaraan
para nabi.
7. Lalu berkatalah Saul kepada para pegawainya: "Carilah bagiku
seorang perempuan yang sanggup memanggil arwah; maka aku hendak
pergi kepadanya dan meminta petunjuk kepadanya." Para pegawainya
menjawab dia: "Di En-Dor ada seorang perempuan yang sanggup
memanggil arwah."
8 Lalu menyamarlah Saul, ia mengenakan pakaian lain dan
pergilah ia dengan dua orang. Ketika mereka pada waktu malam
sampai kepada perempuan itu, berkatalah Saul: "Cobalah engkau
menenung bagiku dengan perantaraan arwah, dan panggillah supaya
muncul kepadaku orang yang akan kusebut kepadamu."
9 Tetapi perempuan itu menjawabnya: "Tentu engkau mengetahui
apa yang diperbuat Saul, bahwa ia telah melenyapkan dari dalam
negeri para pemanggil arwah dan roh peramal. Mengapa engkau
memasang jerat terhadap nyawaku untuk membunuh aku?"
10 Lalu bersumpahlah Saul kepadanya demi TUHAN, katanya: "Demi
TUHAN yang hidup, tidak akan ada kesalahan tertimpa kepadamu
karena perkara ini."
11 Sesudah itu bertanyalah perempuan itu: "Siapakah yang harus
kupanggil supaya muncul kepadamu?" Jawabnya: "Panggillah Samuel
supaya muncul kepadaku."
12 Ketika perempuan itu melihat Samuel, berteriaklah ia dengan
suara nyaring. Lalu perempuan itu berkata kepada Saul, demikian:
"Mengapa engkau menipu aku? Engkau sendirilah Saul!"
13 Maka berbicaralah raja kepadanya: "Janganlah takut; tetapi
apakah yang kaulihat?" Perempuan itu menjawab Saul: "Aku melihat
sesuatu yang ilahi muncul dari dalam bumi."
14 Kemudian bertanyalah ia kepada perempuan itu: "Bagaimana
rupanya?" Jawabnya: "Ada seorang tua muncul, berselubungkan
jubah." Maka tahulah Saul, bahwa itulah Samuel, lalu berlututlah
ia dengan mukanya sampai ke tanah dan sujud menyembah.
15. Sesudah itu berbicaralah Samuel kepada Saul: "Mengapa engkau
mengganggu aku dengan memanggil aku muncul?" Kata Saul: "Aku
sangat dalam keadaan terjepit: orang Filistin berperang melawan
aku, dan Allah telah undur dari padaku. Ia tidak menjawab aku
lagi, baik dengan perantaraan nabi maupun dengan mimpi. Sebab itu
aku memanggil engkau, supaya engkau memberitahukan kepadaku, apa
yang harus kuperbuat."
16 Lalu berbicaralah Samuel: "Mengapa engkau bertanya kepadaku,
padahal TUHAN telah undur dari padamu dan telah menjadi musuhmu?
17 TUHAN telah melakukan kepadamu seperti yang difirmankan-Nya
dengan perantaraanku, yakni TUHAN telah mengoyakkan kerajaan dari
tanganmu dan telah memberikannya kepada orang lain, kepada Daud.
18 Karena engkau tidak mendengarkan suara TUHAN dan tidak
melaksanakan murka-Nya yang bernyala-nyala itu atas Amalek,
itulah sebabnya TUHAN melakukan hal itu kepadamu pada hari ini.
19 Juga orang Israel bersama-sama dengan engkau akan diserahkan
TUHAN ke dalam tangan orang Filistin, dan besok engkau serta
anak-anakmu sudah ada bersama-sama dengan daku. Juga tentara
Israel akan diserahkan TUHAN ke dalam tangan orang Filistin."
20. Pada saat itu juga rebahlah Saul memanjang ke tanah sebab ia
sangat ketakutan oleh karena perkataan Samuel itu. Juga tidak ada
lagi kekuatannya, karena sehari semalam itu ia tidak makan
apa-apa.
21 Perempuan itu mendekati Saul lalu melihat, bahwa Saul sangat
terkejut. Kemudian berkatalah perempuan itu kepadanya: "Lihat,
budakmu ini telah mendengarkan permintaanmu; aku telah
mempertaruhkan nyawaku dan mendengarkan perkataan yang kaukatakan
kepadaku.
22 Oleh sebab itu, kiranya engkaupun mendengarkan permintaan
budakmu ini. Izinkanlah aku menyajikan kepadamu sepotong roti;
makanlah, supaya ada kekuatanmu, apabila engkau berjalan pula."
23 Tetapi Saul menolak dan berkata: "Aku tidak mau makan."
Tetapi ketika para pegawainya serta perempuan itu juga mendesak,
maka didengarkannyalah permintaan mereka, lalu bangkitlah ia dari
tanah dan duduk di balai-balai.
24 Perempuan itu mempunyai seekor anak lembu tambun di rumahnya
maka segeralah ia menyembelih itu. Ia mengambil tepung,
diremasnya dan dibakarnya menjadi roti yang tidak beragi.
25 Dihidangkannyalah semuanya itu ke depan Saul dan ke depan
para pegawainya, lalu mereka makan. Kemudian bangkitlah mereka
dan pergi pada malam itu juga
Femmy Patty
Seksi Operasional Kas
Bank Indonesia Ambon
Telp. 0911-352762 (1029)
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”