++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                          Santapan Harian
        Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Tanggal: Kamis, 24 Juli 2008
Ayat SH: 2Petrus 2:10b-16

Judul:  "Doktrin salah, hidup salah"

Doktrin yang salah akan menghasilkan kehidupan yang salah juga.
    Inilah yang disorot Petrus dari kehidupan para guru palsu.
    Pengajaran yang sesat akan terlihat dalam cara hidup yang sesat
    (band. Mat. 7:15-20).

Ada dua ciri utama kehidupan para guru palsu. Pertama, hidup dalam
    kesombongan atas kebenaran diri mereka. Mereka berani menghina
    pemerintahan Allah (ayat 10a) dan tidak segan menghujat
    kemuliaan/makhluk mulia (ayat 10b, merujuk kepada
    malaikat-malaikat baik). Bahkan Petrus mengontraskan keangkuhan
    para guru palsu ini dengan kelembutan malaikat-malaikat baik yang
    sebenarnya jauh lebih kuat dan berkuasa dari mereka (ayat 11,
    band. Yud. 8-10 yang konteksnya juga tentang guru palsu). Para
    guru palsu itu tak ubahnya seperti binatang yang tidak berakal
    (ayat 12). Binatang lebih memakai nalurinya daripada pikirannya,
    demikian juga para guru palsu itu lebih mengikuti naluri dosa
    mereka daripada dikontrol oleh kebenaran sejati. Kedua, hidup
    para guru palsu dikuasai oleh nafsu terhadap kesenangan dunia
    seperti pesta pora dan perzinahan (ayat 13-14). Bahkan mereka
    melatih hati mereka dalam keserakahan (ayat 14). Kata melatih ini
    mempunyai arti asli 'melatih seperti latihan atletik yang penuh
    disiplin.' Betapa mengerikannya pola pikir dan cara hidup mereka!
    Perbuatan mereka seperti Bileam (Bil. 22-25) yang menempuh jalan
    kebinasaan (ayat 15, band. Bil. 22:32). Pikiran Bileam dipenuhi
    keserakahan dan nafsu untuk kepuasan dirinya semata. Akhirnya
    adalah kebinasaan dan penghukuman (ayat 12-13).

Hidup di dunia yang penuh dengan pengumbaran hawa nafsu dan
    kenikmatan sementara membuat orang yang lemah jadi mudah jatuh
    (ayat 14). Kita diperingatkan untuk tidak meninggalkan "jalan
    yang benar" (ayat 15), yaitu yang sesuai dengan pengajaran firman
    Tuhan yang murni. Marilah tetap teguh dalam kebenaran (ayat 1:12)
    dan melatih diri dalam kekudusan sehingga "kamu kedapatan tak
    bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya" (ayat 3:14). Doktrin
    yang benar harus menghasilkan kehidupan yang mulia.



    2Petrus 2:10-16

10. terutama mereka yang menuruti hawa nafsunya karena ingin
    mencemarkan diri dan yang menghina pemerintahan Allah. Mereka
    begitu berani dan angkuh, sehingga tidak segan-segan menghujat
    kemuliaan,
11  padahal malaikat-malaikat sendiri, yang sekalipun lebih kuat
    dan lebih berkuasa dari pada mereka, tidak memakai kata-kata
    hujat, kalau malaikat-malaikat menuntut hukuman atas mereka di
    hadapan Allah.
12  Tetapi mereka itu sama dengan hewan yang tidak berakal, sama
    dengan binatang yang hanya dilahirkan untuk ditangkap dan
    dimusnahkan. Mereka menghujat apa yang tidak mereka ketahui,
    sehingga oleh perbuatan mereka yang jahat mereka sendiri akan
    binasa seperti binatang liar,
13  dan akan mengalami nasib yang buruk sebagai upah kejahatan
    mereka. Berfoya-foya pada siang hari, mereka anggap kenikmatan.
    Mereka adalah kotoran dan noda, yang mabuk dalam hawa nafsu
    mereka kalau mereka duduk makan minum bersama-sama dengan kamu.
14  Mata mereka penuh nafsu zinah dan mereka tidak pernah jemu
    berbuat dosa. Mereka memikat orang-orang yang lemah. Hati mereka
    telah terlatih dalam keserakahan. Mereka adalah orang-orang yang
    terkutuk!
15  Oleh karena mereka telah meninggalkan jalan yang benar,
    maka tersesatlah mereka, lalu mengikuti jalan Bileam, anak Beor,
    yang suka menerima upah untuk perbuatan-perbuatan yang jahat.
16  Tetapi Bileam beroleh peringatan keras untuk kejahatannya,
    sebab keledai beban yang bisu berbicara dengan suara manusia dan
    mencegah kebebalan nabi itu.

 

Femmy Patty

Seksi Operasional Kas

Bank Indonesia Ambon

Telp. 0911-352762 (1029)

 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke