Kamis, 24 Juli
Dampak Ketetapan Hati
Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan (Yosua
24:15)

Bacaan: Yosua 24:1-3, 13-16
Setahun: Amsal 17-21

Selama hidupnya, Yosua konsisten mengikuti Allah. Sejak muda, ia telah
berani tampil dan mengajak umat Israel untuk tidak memberontak kepada
Allah dan dengan demikian berani memasuki Kanaan (Bilangan 14:5-10).
Pada masa tuanya, ia tampil lagi di depan semua suku Israel. Ia
mengimbau mereka supaya tetap beribadah kepada Allah. Dan umat itu
mengikuti teladan Yosua (ayat 16,24). Betapa dahsyat dampak ketetapan
hati satu orang beriman! Ia membawa keluarga dan bangsanya untuk
mengikuti Tuhan. 

Suatu kali ayah saya, George, merasa bimbang. Di satu sisi ia merasa
Tuhan memanggilnya untuk menjadi hamba-Nya. Di sisi lain, sebagai
satu-satunya anak laki-laki, ayahnya berharap George meneruskan usaha
tokonya. Pamannya-seorang anak Tuhan-memberi nasihat: "Jika kau menuruti
permintaan orangtuamu, mereka takkan pernah menjadi orang percaya".
Jadi, George menetapkan hati untuk memenuhi panggilan Tuhan. Allah itu
setia. Setelah 15 tahun ia menjadi pendeta, kedua orangtuanya mengaku
percaya dan dibaptis. Ia juga menerima adik-adik istrinya untuk tinggal
di rumahnya dan membawa mereka satu per satu menjadi orang percaya. Dari
gereja kecil yang ia layani dengan setia selama 25 tahun, muncul lebih
dari 70 pemuda yang menjadi pendeta.

Teladan Yosua dan George, ayah saya, mengingatkan akan panggilan
pelayanan kita yang pertama dan utama. Membawa keluarga kita kepada
Kristus! Sangat sulit? Betul. Namun, ketetapan hati membuat hal sulit
menjadi mungkin. Karena Allah yang menyelamatkan kita, juga rindu
menyelamatkan keluarga kita (Kisah Para Rasul 16:31) dan lingkup yang
lebih luas di sekitar kita (1:8) -WP

Penyelamatan keluarga, gereja, masyarakat, dan dunia
dimulai dari kerekatan hati, kekudusan, dan hidup yang taat 

________________________________


Send instant messages to your online friends
http://uk.messenger.yahoo.com 

 

________________________________

* 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke