Memantau Penyakit Lewat Urin


 Urin atau air seni adalah cairan yang diekskresikan oleh ginjal yang
kemudian akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui proses urinasi. Dari
urin kita bisa memantau penyakit melalui perubahan warnanya. Meskipun
tidak selalu bisa dijadikan pedoman namun ada baiknya Anda mengetahui
hal ini untuk berjaga-jaga.

Kuning Jernih

Urin berwarna kuning jernih merupakan pertanda bahwa tubuh Anda sehat.
Urin ini tidak berbau. Hanya saja, beberapa saat setelah meninggalkan
tubuh, bakteri akan mengkontaminasi urin dan mengubah zat dalam urin
sehingga menghasilkan bau yang khas.

Kuning Tua Atau Pekat

Warna ini disebabkan karena tubuh mengalami kekurangan cairan. Namun
bila terjadi terus, segera periksakan diri Anda ke dokter karena
merupakan tahap awal penyakit lever.

 Kemerahan

Urin mengandung darah. Kondisi ini bisa menandakan gangguan batu ginjal
dan kandung kemih. Namun bisa juga karena Anda mengkonsumsi obat
pencahar secara berlebihan.

Kecoklatan

Pertanda kerusakan otot, akibat aktivitas tubuh yang berlebihan.

Oranye

Mengindikasikan penyakit hepatitis atau malaria. Pyridium, antibiotik
yang biasa digunakan untuk infeksi kandung kemih dan saluran kencing
juga dapat mengubah warna urin menjadi oranye.

Selain warna, bau urin juga bisa digunakan untuk mendeteksi penyakit.
Misalnya pada penderita diabetes dan busung lapar, urin cenderung berbau
manis, sementara jika seseorang mengalami infeksi bakteri E. Coli,
urinnya cenderung berbau menyengat.

 

 

 

 

 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

<<image001.jpg>>

<<image002.jpg>>

Kirim email ke