Salam,

Sonny Tutuarima

DSM-PPAd

021-2310108 ext 4921

Hijaukan Bumi Kita

 

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

                 Renungan Harian 

  Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus 

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

 

Tanggal: Minggu, 17 Agustus 2008

Bacaan : Daniel 9:12-19

Setahun: Yesaya 53-56

Nats: Ya Tuhan, sesuai dengan belas kasihan-Mu, biarlah kiranya murka

       dan amarah-Mu berlalu dari Yerusalem (Daniel 9:16)

 

Judul:

              CINTAI NEGERI KITA

 

Dalam amanat kemerdekaan 17 Agustus 1963, Bung Karno mengungkap sedikit
rahasia tentang bagaimana ia menulis amanatnya, "Saya menulis pidato ini
sebagaimana biasa dengan perasaan cinta yang meluap-luap terhadap Tanah
Air dan Bangsa ...." Dan, orang yang memiliki rasa cinta terhadap tanah
air, pasti merindukan yang terbaik terjadi atas bangsanya.

 

Bacaan Alkitab hari ini berbicara tentang bangsa Israel yang telah
banyak melakukan pelanggaran. Mereka meninggalkan Tuhan dan tidak mau
berbalik dari dosa-dosanya. Karenanya bangsa ini tidak akan luput dari
keadilan Tuhan-malapetaka bagi yang melanggar ketentuan-Nya.

Daniel begitu mencintai bangsanya, itu sebabnya ia sangat sedih ketika
menyadari bahwa bangsanya berada di ambang penghukuman Tuhan.

Kondisi "carut-marut" bangsanya karena dosa, tidak mengurangi cinta
Daniel. Karena itu, ia membawa bangsa Israel dalam doanya kepada Tuhan.
Dalam kondisi yang seolah-olah tidak mungkin, Daniel memohon agar Tuhan
mengampuni dan melepaskan bangsa Israel dari malapetaka (ayat 18).

 

Mari kita melihat ke dalam hati kita dan bertanya, sedalam apa kita
mencintai negeri ini? Betul, negeri kita ini bukan negeri yang ideal,
bahkan di sana-sini kita melihat kondisi yang memprihatikan, tetapi
kiranya itu tidak mengurangi cinta kita. Sebab jika bukan kita yang
mencintai negeri ini, lalu siapa lagi? Seperti Daniel, mari kita doakan
negeri kita dengan penuh cinta. Kita mohonkan ampun atas pelanggaran
yang telah dilakukan setiap elemen bangsa ini. Kita mohonkan belas
kasihan Tuhan -CHA

 

                    INDONESIA ADALAH TITIPAN TUHAN

            MARI KITA CINTAI DENGAN SEGENAP JIWA DAN RAGA

 

 

     Daniel 9:12-19

 

12  Dan telah ditetapkan-Nya firman-Nya, yang diucapkan-Nya

     terhadap kami dan terhadap orang-orang yang telah memerintah

     kami, yakni bahwa akan didatangkan-Nya kepada kami malapetaka

     yang besar, yang belum pernah terjadi di bawah semesta langit,

     seperti di Yerusalem.

13  Seperti yang tertulis dalam kitab Taurat Musa, segala

     malapetaka ini telah menimpa kami, dan kami tidak memohon belas

     kasihan TUHAN, Allah kami, dengan berbalik dari segala kesalahan

     kami dan memperhatikan kebenaran yang dari pada-Mu.

14  Sebab itu TUHAN bersiap dengan malapetaka itu dan

     mendatangkannya kepada kami; karena TUHAN, Allah kami, adalah

     adil dalam segala perbuatan yang dilakukan-Nya, tetapi kami tidak

     mendengarkan suara-Nya.

15  Oleh sebab itu, ya Tuhan, Allah kami, yang telah membawa

     umat-Mu keluar dari tanah Mesir dengan tangan yang kuat dan

     memasyhurkan nama-Mu, seperti pada hari ini, kami telah berbuat

     dosa, kami telah berlaku fasik.

16  Ya Tuhan, sesuai dengan belas kasihan-Mu, biarlah kiranya

     murka dan amarah-Mu berlalu dari Yerusalem, kota-Mu, gunung-Mu

     yang kudus; sebab oleh karena dosa kami dan oleh karena kesalahan

     nenek moyang kami maka Yerusalem dan umat-Mu telah menjadi cela

     bagi semua orang yang di sekeliling kami.

17  Oleh sebab itu, dengarkanlah, ya Allah kami, doa hamba-Mu

     ini dan permohonannya, dan sinarilah tempat kudus-Mu yang telah

     musnah ini dengan wajah-Mu, demi Tuhan sendiri.

18  Ya Allahku, arahkanlah telinga-Mu dan dengarlah, bukalah

     mata-Mu dan lihatlah kebinasaan kami dan kota yang disebut dengan

     nama-Mu, sebab kami menyampaikan doa permohonan kami ke

     hadapan-Mu bukan berdasarkan jasa-jasa kami, tetapi berdasarkan

     kasih sayang-Mu yang berlimpah-limpah.

19  Ya Tuhan, dengarlah! Ya, Tuhan, ampunilah! Ya Tuhan,

     perhatikanlah dan bertindaklah dengan tidak bertangguh, oleh

     karena Engkau sendiri, Allahku, sebab kota-Mu dan umat-Mu disebut

     dengan nama-Mu!"

 

 

 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

<<image001.jpg>>

Kirim email ke