Salam,
Sonny Tutuarima
DSM-PPAd
021-2310108 ext 4921
Hijaukan Bumi Kita
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Tanggal: Selasa, 19 Agustus 2008
Ayat SH: 1Tawarikh 13:1-14
Judul: "Bukan Pemain Tunggal"!
Selain membutuhkan dukungan, kerjasama, dan komitmen kesetiaan dari
banyak pihak, seorang pemimpin juga membutuhkan penasihat yang
berhikmat. Penasihat-penasihat itu dibutuhkan karena
sehebat-hebatnya seorang pemimpin, tetap ada hal-hal yang tidak
atau kurang ia kuasai.
Daud sebenarnya pemimpin yang bijaksana seperti itu. Ia segera sadar
bahwa untuk mengelola bangsanya diperlukan kerjasama dan masukan
dari berbagai pihak. Oleh karena itu ia mengajak para pemimpin di
bawahnya untuk berunding sebelum mengambil sebuah keputusan
penting, yaitu memindahkan Tabut Perjanjian Allah yang sudah lama
terabaikan sejak zaman Saul ke pusat pemerintahan Daud.
Rencana Daud didukung penuh. Pemindahan Tabut Allah pun dilakukan.
Namun, bukan berkat yang didapat, melainkan pukulan Allah yang
dahsyat menimpa rencana tersebut. Uza menjadi salah satu
korbannya. Apa yang salah dari rencana tersebut? Bukankah Tuhan
sudah diikutsertakan dalam perencanaan itu (ayat 2)?
Kesalahan Daud fatal. Ia memang seolah meminta perkenan Tuhan atas
rencananya, tetapi sebenarnya ia tidak sungguh-sungguh
memperhatikan kehendak Tuhan. Tak ada petunjuk di teks ini yang
memperlihatkan bahwa Daud mencari pimpinan Tuhan, seperti yang
ditunjukkannya ketika ia belum menjadi raja (lih. 1 Sam. 23:2-3,
4, 9-12; 30:7-8). Lagi pula hal memindahkan Tabut Allah
seharusnya dilakukan oleh para imam, sebagaimana diatur dalam
Hukum Taurat.
Bukan tidak mungkin bila kita pun seperti Daud, seolah melibatkan
Tuhan dalam perkara hidup kita. Berdoa, tetapi bukan mencari
kehendak Tuhan, melainkan hanya memberitahukan apa yang kita
inginkan. Ibarat Tuhan hanya diminta untuk menandatangani lembar
program yang sudah kita buat, bahkan mungkin dengan berkonsultasi
pada ahlinya. Ingatlah bahwa Tuhan adalah Pemilik hidup,
pelayanan, dan pekerjaan kita. Dia adalah penasihat terbaik untuk
rencana hidup kita. Kita bukan pemain tunggal dalam kehidupan
ini.
1Tawarikh 13:1-14
1. Daud berunding dengan pemimpin-pemimpin pasukan seribu dan
pasukan seratus dan dengan semua pemuka.
2 Berkatalah Daud kepada seluruh jemaah Israel: "Jika kamu
anggap baik dan jika diperkenankan TUHAN, Allah kita, baiklah
kita menyuruh orang kepada saudara-saudara kita yang masih
tinggal di daerah-daerah orang Israel, dan di samping itu kepada
para imam dan orang-orang Lewi yang ada di kota-kota yang
dikelilingi tanah penggembalaan mereka, supaya mereka berkumpul
kepada kita.
3 Dan baiklah kita memindahkan tabut Allah kita ke tempat
kita, sebab pada zaman Saul kita tidak mengindahkannya."
4 Maka seluruh jemaah itu berkata, bahwa mereka akan berbuat
demikian, sebab usul itu dianggap baik oleh segenap bangsa itu.
5 Lalu Daud mengumpulkan semua orang Israel dari sungai Sikhor
di Mesir sampai ke jalan yang menuju Hamat, untuk menjemput tabut
Allah dari Kiryat-Yearim.
6 Lalu Daud dan segenap orang Israel berangkat ke Baala, ke
Kiryat-Yearim, yang termasuk wilayah Yehuda, untuk mengangkut
dari sana tabut Allah, yang disebut dengan nama TUHAN yang
bertakhta di atas kerubim.
7 Mereka menaikkan tabut Allah itu ke dalam kereta yang baru
dari rumah Abinadab, sedang Uza dan Ahyo mengantarkan kereta itu.
8 Daud dan seluruh orang Israel menari-nari di hadapan Allah
dengan sekuat tenaga, diiringi nyanyian, kecapi, gambus, rebana,
ceracap dan nafiri.
9. Ketika mereka sampai ke tempat pengirikan Kidon, maka Uza
mengulurkan tangannya memegang tabut itu, karena lembu-lembu itu
tergelincir.
10 Maka bangkitlah murka TUHAN terhadap Uza, lalu Ia membunuh
dia oleh karena Uza telah mengulurkan tangannya kepada tabut itu;
ia mati di sana di hadapan Allah.
11 Daud menjadi marah, karena TUHAN telah menyambar Uza
demikian hebatnya; maka tempat itu disebut orang Peres-Uza sampai
sekarang.
12 Pada waktu itu Daud menjadi takut kepada Allah, lalu
katanya: "Bagaimanakah aku dapat membawa tabut Allah itu ke
tempatku?"
13 Sebab itu Daud tidak mau memindahkan tabut itu ke tempatnya,
ke kota Daud, tetapi Daud menyimpang dan membawanya ke rumah
Obed-Edom, orang Gat itu.
14 Tiga bulan lamanya tabut Allah itu tinggal pada keluarga
Obed-Edom di rumahnya dan TUHAN memberkati keluarga Obed-Edom dan
segala yang dipunyainya.
Femmy Patty
Seksi Operasional Kas
Bank Indonesia Ambon
Telp. 0911-352762 (1029)
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”