Salam, Sonny Tutuarima
DSM-PPAd
021-2310108 ext 4921
Hijaukan Bumi Kita
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Tanggal: Senin, 25 Agustus 2008
Ayat SH: 1Tawarikh 17:1-15
Judul: "Bukan Hanya Karena Kerinduan"
Pangeran Zinzendorf suatu waktu berdiri di depan lukisan terkenal,
yang berjudul "The Crucifixion" (penyaliban), di kota Stenburg,
Jerman. Di bawah lukisan itu ada tulisan, "Inilah yang Kulakukan
untukmu, apa yang kau lakukan untuk-Ku?" Lukisan dan tulisan itu
menyentuh hatinya. Sejak saat itu, ia menyerahkan semua
kekayaannya, bahkan dirinya sendiri kepada Tuhan. Ia menjadi
pelayan Tuhan.
Daud juga telah merasakan kebaikan Tuhan. Dari gembala domba menjadi
Raja Israel. Keturunannya pun akan diberkati (ayat 7-11). Tak
heran ia merasa terganggu saat menyaksikan suatu hal yang
mencolok: ia tinggal di istana megah, sedangkan Tabut Perjanjian,
yang merupakan simbol kehadiran Tuhan, diletakkan di dalam kemah
(ayat 1). Maka muncullah kerinduan untuk membangun rumah bagi
Tuhan. Namun Tuhan ternyata tak mengizinkan Daud mewujudkan
kerinduannya (ayat 3-4). Mengapa? Salahkah Daud? Kerinduan Daud
tak salah, tetapi ada hal yang harus dipahami oleh Daud. Tuhan
tak pernah meminta Daud untuk membangun sebuah rumah, sebagai
tempat untuk meletakkan Tabut Perjanjian (ayat 4-6). Tuhan juga
tidak pernah meminta Daud membalas segala sesuatu yang telah Dia
lakukan bagi Daud (ayat 7-10). Daud pun harus menyadari bahwa
pembangunan rumah bagi Allah seharusnya bukan membangkitkan
kemuliaan bagi Daud, melainkan bagi Tuhan. Lagi pula tangan Daud
telah pernah berlumuran darah karena keterlibatannya di medan
perang (1Taw. 22:8; 28:3). Sebab itu, Tuhan menyerahkan tugas
pembangunan Bait-Nya kepada Salomo, anak Daud sendiri.
Bukan hanya Daud, kita pun terkadang ingin melakukan sesuatu bagi
Tuhan. Namun kita telah belajar bahwa apa yang ingin kita lakukan
belum tentu sesuai dengan hati Tuhan. Bukan selalu karena Tuhan
tidak berkenan, melainkan karena memang Tuhan tidak menghendaki
demikian, atau bisa juga karena belum waktunya menurut Tuhan.
Maka carilah kehendak Tuhan saat akan melakukan apa pun bagi Dia.
Sebab semuanya harus diarahkan bagi kemuliaan-Nya.
1Tawarikh 17:1-15
1. Setelah Daud menetap di rumahnya, berkatalah ia kepada nabi
Natan: "Lihatlah, aku ini diam dalam rumah dari kayu aras,
padahal tabut perjanjian TUHAN itu ada di bawah tenda-tenda."
2 Lalu berkatalah Natan kepada Daud: "Lakukanlah segala sesuatu
yang dikandung hatimu, sebab Allah menyertai engkau."
3 Tetapi pada malam itu juga datanglah firman Allah kepada
Natan, demikian:
4 "Pergilah, katakanlah kepada hamba-Ku Daud: Beginilah firman
TUHAN: Bukanlah engkau yang akan mendirikan rumah bagi-Ku untuk
didiami.
5 Aku tidak pernah diam dalam rumah sejak Aku menuntun orang
Israel keluar sampai hari ini, tetapi Aku mengembara dari kemah
ke kemah, dan dari kediaman ke kediaman.
6 Selama Aku mengembara bersama-sama seluruh orang Israel,
pernahkah Aku mengucapkan firman kepada salah seorang hakim orang
Israel, yang Kuperintahkan menggembalakan umat-Ku, demikian:
Mengapa kamu tidak mendirikan bagi-Ku rumah dari kayu aras?
7 Oleh sebab itu, beginilah kaukatakan kepada hamba-Ku Daud:
Beginilah firman TUHAN semesta alam: Akulah yang mengambil engkau
dari padang, ketika menggiring kambing domba, untuk menjadi raja
atas umat-Ku Israel.
8 Aku telah menyertai engkau di segala tempat yang kaujalani
dan telah melenyapkan segala musuhmu dari depanmu. Aku akan
membuat namamu seperti nama orang-orang besar yang ada di bumi.
9 Aku akan menentukan tempat bagi umat-Ku Israel dan akan
menanamkannya, sehingga ia dapat diam di tempatnya sendiri dengan
tidak lagi dikejutkan dan tidak pula ditekan oleh orang-orang
lalim seperti dahulu,
10 sejak Aku mengangkat hakim-hakim atas umat-Ku Israel. Aku
akan menundukkan segala musuhmu. Juga Aku beritahukan kepadamu:
TUHAN akan membangun suatu keturunan bagimu.
11 Apabila umurmu sudah genap untuk pergi mengikuti nenek
moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian,
salah seorang anakmu sendiri, dan Aku akan mengokohkan
kerajaannya.
12 Dialah yang akan mendirikan rumah bagi-Ku dan Aku akan
mengokohkan takhtanya untuk selama-lamanya.
13 Aku akan menjadi Bapanya, dan ia akan menjadi anak-Ku.
Tetapi kasih setia-Ku tidak akan Kuhilangkan dari padanya seperti
yang Kuhilangkan dari pada orang yang mendahului engkau.
14 Dan Aku akan menegakkan dia dalam rumah-Ku dan dalam
kerajaan-Ku untuk selama-lamanya dan takhtanya akan kokoh untuk
selama-lamanya."
15 Tepat seperti perkataan ini dan tepat seperti penglihatan
ini Natan berbicara kepada Daud.
Femmy Patty
Seksi Operasional Kas
Bank Indonesia Ambon
Telp. 0911-352762 (1029)
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”
<<image001.jpg>>
