++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

                 Renungan Harian 

   Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus 

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

 

Tanggal: Selasa, 28 Oktober 2008

Bacaan : Yeremia 42:1-22, 43:1-7

Setahun: Markus 14-16

Nats: Semoga TUHAN, Allahmu, memberitahukan kepada kami jalan

       yang harus kami tempuh dan apa yang harus kami lakukan

       (Yeremia 42:3)

 

Judul:

           MEMINTA PENDAPAT

 

Banyak dari kita yang sering meminta pendapat dari orang lain ketika
sedang bingung. Namun, harus diakui, terkadang sebelum mendengar
pendapat mereka pun, kita sudah punya rencana sendiri. Dengan demikian,
yang terjadi adalah kita sekadar mencari persetujuan atas rencana kita.

 

Dalam beberapa kasus, sikap ini mungkin dapat dipahami mengingat semua
pendapat tersebut adalah pendapat manusia yang bisa salah.

Namun, kalau sikap ini kita bawa juga ketika meminta pendapat dari
Tuhan, seperti yang kita temukan dalam bacaan Alkitab hari ini, tentu
menjadi salah.

 

Saat itu Yohanan, Azarya, dan sisa rakyat Kerajaan Yehuda berencana
pergi ke Mesir untuk lari dari tentara Babel (41:17). Akan tetapi,
sebelum berangkat, mereka meminta petunjuk Tuhan tentang rencana ini.

Ternyata Tuhan berpendapat lain dan menyuruh mereka untuk tidak pergi.
Sulit bagi mereka untuk menerima petunjuk Tuhan, yakni agar mereka tetap
di Yehuda, sehingga mereka tidak mau mendengarkan suara Tuhan dan tetap
pergi ke Mesir.

 

Kita boleh datang kepada Tuhan dengan rencana kita dan meminta
pendapat-Nya. Namun, kita harus siap kalau Tuhan menyatakan bahwa
rencana tersebut harus diubah sesuai kehendak-Nya. Hal ini kerap kali
memang tidak mudah, sebab rencana-Nya kadang tampak berat. Kadang kita
bisa lihat bahwa akan ada pengorbanan yang akan kita tanggung.

Mungkin itu berbentuk tak tergapainya ambisi pribadi, cibiran dari orang
lain, dan sebagainya. Akan tetapi, kalau kita mau yang terbaik, tidak
bisa tidak, rencana-Nya itulah yang harus kita ikuti -ALS

 

                BILA KITA MEMINTA PETUNJUK DARI TUHAN

                     BERSIAPLAH UNTUK MENAATINYA

 

 

     Yeremia 42:1-22; 43:1-7

 

  1. Kemudian datanglah semua perwira tentara, di antaranya

     Yohanan bin Kareah dan Azarya bin Hosaya, beserta seluruh rakyat,

     dari yang kecil sampai kepada yang besar,

  2  dan mereka berkata kepada nabi Yeremia: "Biarlah kiranya

     permohonan kami sampai di hadapanmu! Berdoalah untuk kami kepada

     TUHAN, Allahmu, untuk seluruh sisa ini; sebab dari banyak orang

     hanya sedikit saja kami yang tinggal, seperti yang kaulihat

     dengan matamu sendiri.

  3  Semoga TUHAN, Allahmu, memberitahukan kepada kami jalan yang

     harus kami tempuh dan apa yang harus kami lakukan."

  4  Jawab nabi Yeremia kepada mereka: "Permohonanmu sudah

     kudengar! Lihat, aku akan berdoa kepada TUHAN, Allahmu, seperti

     yang kamu minta itu, dan segala firman, yang diberi TUHAN sebagai

     jawab, akan kuberitahukan kepadamu; sepatah katapun tidak akan

     kudiamkan kepadamu!"

  5  Berkatalah mereka kepada Yeremia: "Biarlah TUHAN menjadi

     saksi yang benar dan yang dapat dipercaya terhadap kami, jika

     kami tidak berbuat menurut segala firman yang disuruh TUHAN,

     Allahmu, kausampaikan kepada kami.

  6  Maupun baik ataupun buruk, kami akan mendengarkan suara

     TUHAN, Allah kita, yang kepada-Nya kami mengutus engkau, supaya

     keadaan kami baik, oleh karena kami mendengarkan suara TUHAN,

     Allah kita."

  7. Sesudah sepuluh hari datanglah firman TUHAN kepada Yeremia.

  8  Lalu Yeremia memanggil Yohanan bin Kareah dan semua perwira

     tentara yang ada bersama-sama dengan dia, dan seluruh rakyat,

     dari yang kecil sampai kepada yang besar.

  9  Berkatalah ia kepada mereka: "Beginilah firman TUHAN, Allah

     Israel yang kepada-Nya kamu telah mengutus aku untuk menyampaikan

     permohonanmu ke hadapan-Nya:

10  Jika kamu tinggal tetap di negeri ini, maka Aku akan

     membangun dan tidak akan meruntuhkan kamu, akan membuat kamu

     tumbuh dan tidak akan mencabut kamu; sebab Aku menyesal telah

     mendatangkan malapetaka kepadamu.

11  Janganlah takut kepada raja Babel yang kamu takuti itu.

     Janganlah takut kepadanya, demikianlah firman TUHAN, sebab Aku

     menyertai kamu untuk menyelamatkan kamu dan untuk melepaskan kamu

     dari tangannya.

12  Aku akan membuat kamu mendapat belas kasihan, sehingga ia

     merasa belas kasihan kepadamu dan membiarkan kamu tinggal di

     tanahmu.

13  Tetapi jika kamu tidak mau mendengarkan suara TUHAN,

     Allahmu, dengan mengatakan: Kami tidak mau tinggal di negeri

     ini!,

14  sebab pikirmu: Tidak! Kami mau pergi ke negeri Mesir, di

     mana kami tidak akan mengalami pertempuran, tidak akan mendengar

     bunyi sangkakala dan tidak akan menderita kelaparan; di sanalah

     kami akan tinggal!,

15  maka dengarkanlah sekarang firman Allah, hai sisa Yehuda:

     Beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Jika kamu

     sungguh-sungguh berniat hendak pergi ke Mesir, dan memang kamu

     pergi dan tinggal sebagai orang asing di sana,

16  maka pedang yang kamu takuti itu akan menimpa kamu di negeri

     Mesir, dan kelaparan yang kamu gentarkan itu tidak putus-putusnya

     mengejar-ngejar kamu di Mesir, sampai kamu mati di sana.

17  Semua orang, yang berniat hendak pergi ke Mesir untuk

     tinggal sebagai orang asing di sana, akan mati karena pedang,

     kelaparan dan penyakit sampar; seorangpun dari mereka tidak ada

     yang terlepas atau terluput dari malapetaka yang Kudatangkan atas

     mereka.

18  Sungguh, beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel:

     Seperti tercurahnya murka-Ku dan kehangatan amarah-Ku ke atas

     penduduk Yerusalem, demikianlah akan tercurah kehangatan

     amarah-Ku ke atas kamu, apabila kamu pergi ke Mesir. Kamu akan

     menjadi kutuk, kengerian, kutukan dan aib; kamu tidak akan

     melihat tempat ini lagi.

19  TUHAN telah berfirman kepadamu, hai sisa Yehuda: Janganlah

     pergi ke Mesir! Camkanlah sungguh-sungguh, bahwa aku

     memperingatkan kamu pada hari ini!

20  Kamu telah menipu dirimu dan membahayakan nyawamu, ketika

     kamu mengutus aku kepada TUHAN, Allahmu, dengan berkata:

     Berdoalah untuk kami kepada TUHAN, Allah kita, dan beritahukanlah

     dengan tepat kepada kami apa yang difirmankan TUHAN, Allah kita,

     supaya kami melakukannya!

21  Tetapi, sekalipun aku memberitahukannya kepadamu pada hari

     ini, kamu tidak mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, yaitu tidak

     menuruti segala sesuatu yang disuruh-Nya kusampaikan kepadamu.

22  Oleh sebab itu, camkanlah sungguh-sungguh, bahwa kamu akan

     mati karena pedang, kelaparan dan penyakit sampar di tempat yang

     kamu rindukan untuk tinggal sebagai orang asing di sana."

 

     Yeremia 43:1

 

  1. Ketika Yeremia selesai mengatakan kepada seluruh rakyat

     segala firman TUHAN, Allah mereka, yang disuruh TUHAN, Allah

     mereka, disampaikannya kepada mereka, yaitu segala firman yang

     tersebut di atas,

  2  maka berkatalah Azarya bin Hosaya dan Yohanan bin Kareah

     serta semua orang congkak itu kepada Yeremia: "Engkau berkata

     bohong! TUHAN, Allah kita, tidak mengutus engkau untuk berkata:

     Janganlah pergi ke Mesir untuk tinggal sebagai orang asing di

     sana,

  3  tetapi Barukh bin Neria menghasut engkau terhadap kami dengan

     maksud untuk menyerahkan kami ke dalam tangan orang-orang Kasdim,

     supaya mereka membunuh kami dan mengangkut kami ke dalam

     pembuangan ke Babel."

  4  Demikianlah Yohanan bin Kareah dan semua perwira tentara

     serta seluruh rakyat tidak mau mendengarkan suara TUHAN untuk

     tinggal di tanah Yehuda.

  5  Lalu Yohanan bin Kareah dan semua perwira tentara itu

     mengumpulkan seluruh sisa Yehuda, yakni semua orang yang telah

     kembali dari antara segala bangsa, ke mana mereka telah

     berserak-serak, untuk menetap di tanah Yehuda,

  6  laki-laki, perempuan, anak-anak, puteri-puteri raja dan

     setiap orang yang telah dibiarkan Nebuzaradan, kepala pasukan

     pengawal, pada Gedalya bin Ahikam bin Safan; juga nabi Yeremia

     dan Barukh bin Neria.

  7  Lalu mereka pergi ke tanah Mesir, sebab mereka tidak mau

     mendengarkan suara TUHAN. Maka sampailah mereka di Tahpanhes.

 

Salam,

Sonny Tutuarima

DSM-PPAd

021-2310108 ext 4921

Hijaukan Bumi Kita

 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke