postingannya menarik nih.. jadi pengen nyoba juga..
klo boleh tau sistem charge accunya seperti apa yg bisa melakukan "trickel"
jadi accunya tdk cepat rusak,sekalian juga klo ada skemanya ..
thanks b4..

salam

Andy
-----Original Message-----
From: jangkung [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Tuesday, May 02, 2006 3:55 PM
To: [email protected]
Subject: [Elektronik-a] Sharing pengalaman tentang lampu darurat


kejelekan sistem
Kejelekan 600 E ini ada pada sistem charger'nya.
Sistem charger ini bekerja secara otomatis. Saat
tegangan accu drop menjadi 22 volt, maka secara
otomatis charger ini akan bekerja men'charge accu dan
secara otomatis pula akan berhenti saat accu udah
penuh (full charege). Charge current nya terukur = 5
Amp. Sistem charger yang dia pakai adalah sistem
constant current (pakai sumber arus, bukan sumber
tegangan)
Yang jadi masalah adalah setelah accu itu full charge,
sebenarnya dia masih membutuhkan arus pengisian yang
sangat kecil secara terus menerus, cukup 1% dari
kapasitas AH nya (atau 0,6 Amp untuk accu saya yang 60
AH itu). Ini dilakukan untuk mengimbangi self
discharge oleh accu itu sendiri. Tanpa 0,6 Amp ini
maka accu akan cepat rusak.
Teori yang penah saya baca menyebutkan seperti itu dan
di teori itu disebutkan pula bahwa arus kecil ini
dinamakan .... kalau gak salah "trickel". Jadi singkat
kata Mesin 600E ini tidak bisa melakukan trickel.
Untuk sementara arus trickel saya injeksi dari luar
casing dan ada rencana untuk mengotomatiskan sistem
trickel ini, entah kapan??
Kekurangan lain adalah ternyata tegangan AC  yang
diproduksi oleh 600E ini bisa merambat kluar ke jala-2
lewat kabel inputnya (kabel power). Masalah ini udah
saya atasi dengan menggunakan relay 220V yang saya
pasang sebelum kabel power, harga relay ini Rp 17k
udah termasuk socketnya. Jadi sekarang saat PLN padam,
maka kabel power ini benar-benar terlepas dari
jala-jala, karena coil relay ini disupply dari
jala-jala


Saran
DC to AC converter tidak harus dibuat sendiri. Beli
aja yang udah jadi, beli bekas bisa lebih murah,
paling cuma accu nya yang tewas.

Ganti dengan accu yang kapasitas AH nya sebesar
mungkin, supaya setrumnya awet, tidak cepat habis.

K-lo terpaksa accu harus ditempatkan diluar casing
UPS, maka gunakanlah kabel penghubung yang diameternya
segede mungkin dan sependek mungkin. Ini untuk
meminimalkan tegangan accu yang hilang ditelan kabel.

sekian, semoga bermanfaat.


salam,
jangkung



--
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.1.385 / Virus Database: 268.5.2/329 - Release Date: 5/2/2006



SPONSORED LINKS
Power supply Rf power amplifier Power amplifier
Audio power amplifier Audio power Hobies


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke