-unggul-
----- Original Message -----
From: jangkung <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, May 02, 2006 3:55 PM
Subject: [Elektronik-a] Sharing pengalaman tentang lampu darurat
>
>
> Rekan-rekan yth, terutama yang listrik di rumahnya
> sering padam seperti yang saya alami. Mudah-2an cerita
> saya berikut bermanfa'at bagi rekan sekalian, terutama
> bagi yang ingin merakit DC to AC converter (merobah
> tegangan accu menjadi AC 220Volt) untuk emergency lamp
> seperti yang pernah diposting di forum ini.
>
> Konverter DC to AC sebenarnya tidak perlu dibuat
> sendiri, sebab dia sudah banyak beredar di pasaran
> dalam bentuk yang sudah jadi. Seperti yang saya alami,
> saya pakai sebuah UPS mereknya KENIKA 600E
> (selanjutnya sebut aja 600E) yang saya beli setelah
> saya browsing di www.bekas.com. Barang bekas ini saya
> beli Rp 125k, accu'nya sebanyak 2 buah @ 12 Volt yang
> dipasang secara seri ini sudah tidak ada.
> Awalnya saya ragu buat membelinya, sebab tidak tau
> barang itu masih bagus atau tidak. Tapi kemudian saya
> berpikiran lain :"paling-2 accunya doank yang rusak".
>
> Ternyata benar. Setelah ditest pakai power supply 25
> volt/12 Amp, ternyata 600E ini masih bagus, terutama
> efisiensi daya sekitar 90 persen.
>
> Pengukuran tegangan output AC = 213 V.
>
> Frequency terukur = 48 Hz
>
> Keadaan tanpa beban, mesin 600E ini mengkonsumsi arus
> dari power supply sekitar 0,6 Amp (atau = 0,6A x 25V =
> 15 Watt).
>
> Setelah dicoba untuk menghidupkan lampu pijar 220V/100
> W, terukur konsumsi arus dari power supply = 5 Amp
> (atau = 5A x 25V = 125 Watt). Angka 125 watt ini sudah
> termasuk 15 watt untuk konsumsi 600E, sehingga sisanya
> 110 Watt dikonversi menjadi 100 watt
> Jadi efisiensinya (100/110) x 100% = 90%
> Dicoba dengan beban 2 dan 3 buah lampu 100 watt
> hasilnya tetap sekitar 90 %, sehingga memungkinkan
> 600E ini difungsikan untuk emergency penerangan rumah.
> Untuk beban 3 x 100 Watt tidak bisa saya lakukan,
> karena power supplynya gak kuat dan nge'trip.
>
> Langkah selanjutnya tinggal pengadaan accu 12 V
> sebanyak 2 biji. Kebetulan ada teman yang masih pemula
> di bidang car audio dan accu mobilnya sering tekor dan
> dia sering beli accu baru. Akhirnya terbeli juga tuh
> accu bekas milik teman sebanyak 2 biji (masing-2 60
> AH) yang ternyata kondisinya masih bagus, cuma
> tegangannya aja yang sedikit drop. Saya beli per
> bijinya Rp 75k.
> Karena accunya memiliki ukuran body yang bongsor, maka
> casing 600E tidak cukup buat menampung ke dua accu
> ini. Akhirnya mereka saya tempatkan di luar casing
> 600E.
>
> Tentang pemasangan di rumah.
> Pemasangan ini agak repot karena harus memanjat plafon
> rumah untuk merobah tatanan instalasi listrik.
> Beberapa titik lampu dan stop kontak yang akan
> dijadikan lampu darurat harus terinstall secara
> terpisah dari titik-2 lampu reguler, sehingga lampu-2
> darurat ini nanti saat PLN tidak padam, dia masih bisa
> berfungsi sebagai lampu reguler. Ada 7 titik lampu + 1
> stop kontak darurat yang saya siapkan, dan saya
> tempatkan pada daerah rawan yang memerlukan penerangan
> darurat, misalnya dapur, K-mandi, tempat belajar,
> teras depan, R-tamu, stop kontak untuk PC, dll. Lampu
> yang saya gunakan adalah lampu hemat energi terdiri
> dari 8 watt dan 11 watt dari merek yang udah beken.
> Total 7 lampu semuanya 65 Watt.
>
> Uji coba.
> Beberapa hari lalu, sekitar pk 16, ada suara ledakan
> dan dibarengi dengan PLN padam. Ledakan itu ternyata
> berasal dari trafo milik PLN di dekat residen saya.
> Hingga besoknya sekitar pk 6 pagi saat semua lampu
> darurat saya matikan karena bumi udah menjadi terang
> kembali dan saya harus keluar rumah buat aktifitas
> rutin, PLN masih belum nyala juga. Jadi semalaman
> (kira-2 14 jam) kami pakai penerangan darurat dan saat
> itu sengaja semua lampu darurat saya nyalakan kecuali
> PC. Maksud saya sekalian uji coba. Saat semua lampu
> saya matikan pagi itu, tegangan accu sekitar 23 V dan
> mungkin masih bisa bertahan beberapa jam lagi sebelum
> accu terkuras habis. Tegangan accu itu awalnya
> sekitar 26 Volt (26 koma sekian volt).
>
> Kejelekan sistem
> Kejelekan 600 E ini ada pada sistem charger'nya.
> Sistem charger ini bekerja secara otomatis. Saat
> tegangan accu drop menjadi 22 volt, maka secara
> otomatis charger ini akan bekerja men'charge accu dan
> secara otomatis pula akan berhenti saat accu udah
> penuh (full charege). Charge current nya terukur = 5
> Amp. Sistem charger yang dia pakai adalah sistem
> constant current (pakai sumber arus, bukan sumber
> tegangan)
> Yang jadi masalah adalah setelah accu itu full charge,
> sebenarnya dia masih membutuhkan arus pengisian yang
> sangat kecil secara terus menerus, cukup 1% dari
> kapasitas AH nya (atau 0,6 Amp untuk accu saya yang 60
> AH itu). Ini dilakukan untuk mengimbangi self
> discharge oleh accu itu sendiri. Tanpa 0,6 Amp ini
> maka accu akan cepat rusak.
> Teori yang penah saya baca menyebutkan seperti itu dan
> di teori itu disebutkan pula bahwa arus kecil ini
> dinamakan .... kalau gak salah "trickel". Jadi singkat
> kata Mesin 600E ini tidak bisa melakukan trickel.
> Untuk sementara arus trickel saya injeksi dari luar
> casing dan ada rencana untuk mengotomatiskan sistem
> trickel ini, entah kapan??
> Kekurangan lain adalah ternyata tegangan AC yang
> diproduksi oleh 600E ini bisa merambat kluar ke jala-2
> lewat kabel inputnya (kabel power). Masalah ini udah
> saya atasi dengan menggunakan relay 220V yang saya
> pasang sebelum kabel power, harga relay ini Rp 17k
> udah termasuk socketnya. Jadi sekarang saat PLN padam,
> maka kabel power ini benar-benar terlepas dari
> jala-jala, karena coil relay ini disupply dari
> jala-jala
>
>
> Saran
> DC to AC converter tidak harus dibuat sendiri. Beli
> aja yang udah jadi, beli bekas bisa lebih murah,
> paling cuma accu nya yang tewas.
>
> Ganti dengan accu yang kapasitas AH nya sebesar
> mungkin, supaya setrumnya awet, tidak cepat habis.
>
> K-lo terpaksa accu harus ditempatkan diluar casing
> UPS, maka gunakanlah kabel penghubung yang diameternya
> segede mungkin dan sependek mungkin. Ini untuk
> meminimalkan tegangan accu yang hilang ditelan kabel.
>
> sekian, semoga bermanfaat.
>
>
> salam,
> jangkung
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> http://mail.yahoo.com
>
>
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
SPONSORED LINKS
| Power supply | Rf power amplifier | Power amplifier |
| Audio power amplifier | Audio power | Hobies |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Elektronik-a" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
