mas Iwan, oom gond & rekans,

tadi malem saya juga bentangin cap kopling 4.7uf pake kabel keluar dari pcb, 
nyobain pake pio. Jalan oke sih. R 100K memang saya biarin di pcb. Btw, mas 
Iwan nyoba ganti jenis resistor di posisi R100K ini ataukah nyoba ganti 
nilai?

sampe sini rasanya saya juga belum maju lagi, mas, masih berkutat di tempat 
yang sama, sudah kehabisan ide. Kecuali ntar kalau psu 317 utk supply 1543 
jadi, mungkin baru bisa ada perkembangan lanjutan.

oom gond nih, demen bikin orang penasarannnnn........

sorry saya biarin thread dibawahnya supaya kesambung critanya dari awal.

salam,
yus

----- Original Message ----- 
From: <[EMAIL PROTECTED]>
To: "Didik W. Adhi" <[EMAIL PROTECTED]>; "Yustinus" 
<[EMAIL PROTECTED]>
Cc: <[email protected]>
Sent: Friday, December 05, 2008 4:29 AM
Subject: RE: Re: Re: Re: Re: Re: [ELPOP-Audio] Minimax-8 with tube rectifier 
and dioda rectifier.


Mas didie,akang yus.
Mas mbok jangan bikin penasaran terusin dong masalah clipingnya.
Nos saya macet tadi malam setelah suply cs8414 saya buat terpisah antara 
suply analog dan digitalnya. Setres ?ya ia lah.
Selain masalah suply juga cap kopling 4.7 uf saya bentang dari pcb ke rca 
out maksudnya mudah jika mau ganti2 juga R 100K saya taruh di rca out, apa 
ini masalahnya?
Untuk trafo panas ternyata masalahnya tegangan AC dari trafo sekitar 17 an 
volt dan elconya 16 volt, hebat elconya elna biru tdk mbledos.
Salam...iwans

Didik W. Adhi wrote:
>  Komentar sedikit :
>  Kliping memang secara teori puncak dan/atau lembah sinus-nya
> terpotong karena melewati kurva tegangan catu. Tapi menurut saya, kliping 
> di
> preamp ini bukan 'itu yang dimaksud'. Saya bukan sarjana EE, jadi gak bisa
> menjelaskan lebih dalam lagi.
>  Suara serak itu bukan harus selalu karena distorsi kliping
> namun mungkin bentuk gelombag sinus-nya yang 'kurang mewakili' gelombang 
> suara
> secara tepat (keriting) atau juga cacat 'cross over' yaitu gelombang sinus 
> nya
> patah pada sumbunya.
>  Nah, saya tidak tahu termasuk yang mana..namun di kelas
> preamp, saya sering menemukan cacat suara serak ini bukan akibat sinyal 
> yang
> keluar melebihi tegangan catu, namun sudah cacat akibat sinyal yang
> harus di proses sudah terlalu melebihi kapasitas sehingga belum sempat 
> kliping
> di output, dia sudah cacat duluan.
>  Logikanya, sinyal audio ditingkat preamp itu berkisar
> dari 'sekian'mV (sonic-nya nyaris tak terdengar) sampai 1V. Nah kalau 
> kliping
> terjadi akibat tegangan output telah melampui tegangan catu...., lha mosok
> tegangan output sinyal audio bisa mencapai ratusan Volt? Tapi 
> kenyataannya, suaranya cacat kan?
>  Berarti, menaikkan tegangan catu, bukan solusi mengatasi cacat
> kliping ini, karena bukan itu masalahnya.
>  Selanjutnya. .......ada deh...
>  salam, dwa
>   ----- Original Message ----- 
>   From:
>   Yustinus
>   To: [EMAIL PROTECTED] com
>   Cc: ELPOP-Audio@ yahoogroups. com
>   Sent: Thursday, December 04, 2008 3:29
>   PM
>   Subject: Re: Re: Re: Re: Re:
>   [ELPOP-Audio] Minimax-8 with tube rectifier and dioda rectifier.
>   pak Iwan, Dengan Rload 1k, sementara konfigurasi lainnya standar (V
>   input di 5-6v, Rref 1k2), keuntungannya hanya suara tidak clipping, tapi
>   medan suara jadi sempit, detailnya kabur. Singkat kata, lebih jelek
>   daripada dvd player mass product harga 200rb-an sekalipun (menurut 
> saya).
>   Jadi saya pikir, solusi ini tidak tepat. Saya waktu itu sempat
>   discuss dengan bang BA via japri. Menurut beliau, idealnya Rref itu 0.5x
>   Rload, jadi kalau Rload diubah ke 1k, Rref sebaiknya diturunkan ke nilai
>   terdekat, sekitar 470R. Biasanya Rref itu nilainya kisaran 1k-1k5 
> katanya.
>   Saya tidak tahu apa efeknya kalau nilai Rref lebih dari 1K2, takutnya
>   jebol, tapi entahlah. Lalu beliau menyarankan Rref (1K2) dan Rload
>   (2k2) biarkan default saja, tapi tegangan yang dinaikkan supaya tidak
>   terjadi gejala clipping karena under-supply dan juga untuk mengejar Vout
>   supaya standar cd ke kisaran 2v rms. DIY2-er 1543 di luaran banyak yang
>   akhirnya bilang bagus dengan tegangan di 8V, hanya 1543nya harus pakai
>   heatsink. Saya coba dengan 8v, memang lebih bagus hasilnya, tapi saya 
> agak
>   kuatir panasnya akan memperpendek lifetime ic, jadi saya coba turunkan 
> ke
>   sekitar 7.2v dengan regulator 7806 yang kaki groundnya difloat, diseri
>   dengan 2 buah dioda 1N4001. Panasnya berkurang dibanding dengan supply 
> 8v,
>   tapi heatsink tetap saya pasang. Elco psu yang 1000uf/16v , kemarin
>   sempat saya ganti juga ke 2200uf/25v, tapi hasilnya ternyata trafo jadi
>   panas sekali, dan elco 2200uf hangat hampir panas, sementara di suara 
> saya
>   ga bisa mendeteksi efeknya dengan jelas. Dugaan saya ini mirip dengan
>   kasus capacitor loaded di tube rectifier dimana value caps yang besar 
> akan
>   membuat tube rectifier kerja terlalu keras. Di nos dac ini saya duga 
> nilai
>   capacitor 2200uf terlalu besar nyedot arus, sehingga trafo (saya pakai
>   sankyu 1A juga) kerja lebih keras. Tadi malam saya kembalikan lagi caps
>   tsb ke 1000uf. Reg 7806 yang diseri 2 dioda juga cukup panas. Tapi
>   keliatannya masih dalam taraf normal. Kembali saya pikir ini mungkin
>   karena diodanya nyedot arus dari 7806. Sepertinya arus yang disedot
>   oleh nos dac ini terpengaruh juga dengan volume dengar (dan mungkin
>   kompleksitas musiknya, baru dugaan). Kemarin, berhubung hujan deras
>   sepanjang petang hingga dinihari, saya sempat setel musik via nos dac
>   dengan volume cukup tinggi, kisaran j10-11 dengan berbagai musik klasik
>   yang cukup rumit. Lebih dari 2 jam, saya cek trafo panas, reg 7806 
> panas,
>   elco 1000uf normal, heatsink 1543 hangat. Tapi setelah itu, ditinggal
>   nyala semalaman tanpa musik (ampli dan cdp off), pagi saya cek, trafo
>   hanya hangat saja ga sepanas waktu setel musik keras-keras, 7806 hangat,
>   heatsink 1543 hangat sedikit. In process, saya sedang siapkan psu 317
>   utk supply 1543 dengan rangkaian standar tapi hasil modif bang BA di
>   blognya, c3nya saya pakai 10uf, baru beli komponen. Untuk receiver
>   cx8414, sementara saya biarkan dulu dengan psu standarnya. Saya pikir
>   disini sih kemungkinannya hanya dua, bunyi atau tidak bunyi, karena 
> proses
>   digital, jadi mungkin perubahan ini-itu ga efek ke suara, tapi entah 
> juga.
>   Saya berpendapat, lebih penting utk tangani 1543 karena proses konversi
>   digital ke analog dan output analog terjadi
>   disini. salam, yus ----- Original Message ----- From:
>   < [EMAIL PROTECTED] com > To:
>   "Yustinus" < [EMAIL PROTECTED] com > Cc: < ELPOP-Audio@ yahoogroups. com > 
> Sent:
>   Thursday, December 04, 2008 2:10 PM Subject: RE: Re: Re: Re: Re:
>   [ELPOP-Audio] Minimax-8 with tube rectifier and dioda
>   rectifier. > Pak yus. > 2k2 saya ganti 1k dan vref tetap 1k2
>   karena dekat dengan 1k. > Tadi malam saya coba reg sulzer dan 317 juga
>   pfm . Pemenangnya sulzer, > lebih dinamis, tidak kaku dan rapi. Ketika
>   pakai 317 dengan R adjust saya > ganti led hasilnya masih kalah dengan
>   azur, sama kasarnya. > Next step akan urus suply cs8414 dgn reg
>   terpisah. > Masalah, kenapa ya trafo yg khusus ke CSxxx kok panas
>   sekali? Saya memakai > bell 1A sementara elco 1000 uf cukup panas juga
>   juga lm7806 apakah elconya > kurang besar? >
>   Salam.iwans > >
>     





------------------------------------

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ELPOP-Audio/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ELPOP-Audio/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke