Pak yus, Lhoh kalau cap nya dibentangin sementara R tetap di pcb berarti nyalahin skema dong, kan R nya di paralel cap out to ground ? Atau karena ini punya saya masih ngambek?. Untuk 317 saya mau nyoba volt ref pakai tl431 seberapa hebat karena cdp cons. Droplet juga memakai ini. Salam...iwans
Yustinus wrote: > mas Iwan, oom gond & rekans, > tadi malem saya juga bentangin cap kopling 4.7uf pake kabel keluar dari pcb, > nyobain pake pio. Jalan oke sih. R 100K memang saya biarin di pcb. Btw, mas > Iwan nyoba ganti jenis resistor di posisi R100K ini ataukah nyoba ganti nilai? > sampe sini rasanya saya juga belum maju lagi, mas, masih berkutat di tempat > yang sama, sudah kehabisan ide. Kecuali ntar kalau psu 317 utk supply 1543 > jadi, mungkin baru bisa ada perkembangan lanjutan. > oom gond nih, demen bikin orang penasarannnnn........ > sorry saya biarin thread dibawahnya supaya kesambung critanya dari awal. > salam, > yus > ----- Original Message ----- From: <[EMAIL PROTECTED]> > To: "Didik W. Adhi" <[EMAIL PROTECTED]>; "Yustinus" <[EMAIL PROTECTED]> > Cc: <[email protected]> > Sent: Friday, December 05, 2008 4:29 AM > Subject: RE: Re: Re: Re: Re: Re: [ELPOP-Audio] Minimax-8 with tube rectifier > and dioda rectifier. > Mas didie,akang yus. > Mas mbok jangan bikin penasaran terusin dong masalah clipingnya. > Nos saya macet tadi malam setelah suply cs8414 saya buat terpisah antara > suply analog dan digitalnya. Setres ?ya ia lah. > Selain masalah suply juga cap kopling 4.7 uf saya bentang dari pcb ke rca out > maksudnya mudah jika mau ganti2 juga R 100K saya taruh di rca out, apa ini > masalahnya? > Untuk trafo panas ternyata masalahnya tegangan AC dari trafo sekitar 17 an > volt dan elconya 16 volt, hebat elconya elna biru tdk mbledos. > Salam...iwans > Didik W. Adhi wrote: >> Komentar sedikit : >> Kliping memang secara teori puncak dan/atau lembah sinus-nya >> terpotong karena melewati kurva tegangan catu. Tapi menurut saya, kliping di >> preamp ini bukan 'itu yang dimaksud'. Saya bukan sarjana EE, jadi gak bisa >> menjelaskan lebih dalam lagi. >> Suara serak itu bukan harus selalu karena distorsi kliping >> namun mungkin bentuk gelombag sinus-nya yang 'kurang mewakili' gelombang >> suara >> secara tepat (keriting) atau juga cacat 'cross over' yaitu gelombang sinus >> nya >> patah pada sumbunya. >> Nah, saya tidak tahu termasuk yang mana..namun di kelas >> preamp, saya sering menemukan cacat suara serak ini bukan akibat sinyal yang >> keluar melebihi tegangan catu, namun sudah cacat akibat sinyal yang >> harus di proses sudah terlalu melebihi kapasitas sehingga belum sempat >> kliping >> di output, dia sudah cacat duluan. >> Logikanya, sinyal audio ditingkat preamp itu berkisar >> dari 'sekian'mV (sonic-nya nyaris tak terdengar) sampai 1V. Nah kalau kliping >> terjadi akibat tegangan output telah melampui tegangan catu...., lha mosok >> tegangan output sinyal audio bisa mencapai ratusan Volt? Tapi kenyataannya, >> suaranya cacat kan? >> Berarti, menaikkan tegangan catu, bukan solusi mengatasi cacat >> kliping ini, karena bukan itu masalahnya. >> Selanjutnya. .......ada deh... >> salam, dwa >> ----- Original Message ----- From: >> Yustinus >> To: [EMAIL PROTECTED] com >> Cc: ELPOP-Audio@ yahoogroups. com >> Sent: Thursday, December 04, 2008 3:29 >> PM >> Subject: Re: Re: Re: Re: Re: >> [ELPOP-Audio] Minimax-8 with tube rectifier and dioda rectifier. >> pak Iwan, Dengan Rload 1k, sementara konfigurasi lainnya standar (V >> input di 5-6v, Rref 1k2), keuntungannya hanya suara tidak clipping, tapi >> medan suara jadi sempit, detailnya kabur. Singkat kata, lebih jelek >> daripada dvd player mass product harga 200rb-an sekalipun (menurut saya). >> Jadi saya pikir, solusi ini tidak tepat. Saya waktu itu sempat >> discuss dengan bang BA via japri. Menurut beliau, idealnya Rref itu 0.5x >> Rload, jadi kalau Rload diubah ke 1k, Rref sebaiknya diturunkan ke nilai >> terdekat, sekitar 470R. Biasanya Rref itu nilainya kisaran 1k-1k5 katanya. >> Saya tidak tahu apa efeknya kalau nilai Rref lebih dari 1K2, takutnya >> jebol, tapi entahlah. Lalu beliau menyarankan Rref (1K2) dan Rload >> (2k2) biarkan default saja, tapi tegangan yang dinaikkan supaya tidak >> terjadi gejala clipping karena under-supply dan juga untuk mengejar Vout >> supaya standar cd ke kisaran 2v rms. DIY2-er 1543 di luaran banyak yang >> akhirnya bilang bagus dengan tegangan di 8V, hanya 1543nya harus pakai >> heatsink. Saya coba dengan 8v, memang lebih bagus hasilnya, tapi saya agak >> kuatir panasnya akan memperpendek lifetime ic, jadi saya coba turunkan ke >> sekitar 7.2v dengan regulator 7806 yang kaki groundnya difloat, diseri >> dengan 2 buah dioda 1N4001. Panasnya berkurang dibanding dengan supply 8v, >> tapi heatsink tetap saya pasang. Elco psu yang 1000uf/16v , kemarin >> sempat saya ganti juga ke 2200uf/25v, tapi hasilnya ternyata trafo jadi >> panas sekali, dan elco 2200uf hangat hampir panas, sementara di suara saya >> ga bisa mendeteksi efeknya dengan jelas. Dugaan saya ini mirip dengan >> kasus capacitor loaded di tube rectifier dimana value caps yang besar akan >> membuat tube rectifier kerja terlalu keras. Di nos dac ini saya duga nilai >> capacitor 2200uf terlalu besar nyedot arus, sehingga trafo (saya pakai >> sankyu 1A juga) kerja lebih keras. Tadi malam saya kembalikan lagi caps >> tsb ke 1000uf. Reg 7806 yang diseri 2 dioda juga cukup panas. Tapi >> keliatannya masih dalam taraf normal. Kembali saya pikir ini mungkin >> karena diodanya nyedot arus dari 7806. Sepertinya arus yang disedot >> oleh nos dac ini terpengaruh juga dengan volume dengar (dan mungkin >> kompleksitas musiknya, baru dugaan). Kemarin, berhubung hujan deras >> sepanjang petang hingga dinihari, saya sempat setel musik via nos dac >> dengan volume cukup tinggi, kisaran j10-11 dengan berbagai musik klasik >> yang cukup rumit. Lebih dari 2 jam, saya cek trafo panas, reg 7806 panas, >> elco 1000uf normal, heatsink 1543 hangat. Tapi setelah itu, ditinggal >> nyala semalaman tanpa musik (ampli dan cdp off), pagi saya cek, trafo >> hanya hangat saja ga sepanas waktu setel musik keras-keras, 7806 hangat, >> heatsink 1543 hangat sedikit. In process, saya sedang siapkan psu 317 >> utk supply 1543 dengan rangkaian standar tapi hasil modif bang BA di >> blognya, c3nya saya pakai 10uf, baru beli komponen. Untuk receiver >> cx8414, sementara saya biarkan dulu dengan psu standarnya. Saya pikir >> disini sih kemungkinannya hanya dua, bunyi atau tidak bunyi, karena proses >> digital, jadi mungkin perubahan ini-itu ga efek ke suara, tapi entah juga. >> Saya berpendapat, lebih penting utk tangani 1543 karena proses konversi >> digital ke analog dan output analog terjadi >> disini. salam, yus ----- Original Message ----- From: >> < [EMAIL PROTECTED] com > To: >> "Yustinus" < [EMAIL PROTECTED] com > Cc: < ELPOP-Audio@ yahoogroups. com > >> Sent: >> Thursday, December 04, 2008 2:10 PM Subject: RE: Re: Re: Re: Re: >> [ELPOP-Audio] Minimax-8 with tube rectifier and dioda >> rectifier. > Pak yus. > 2k2 saya ganti 1k dan vref tetap 1k2 >> karena dekat dengan 1k. > Tadi malam saya coba reg sulzer dan 317 juga >> pfm . Pemenangnya sulzer, > lebih dinamis, tidak kaku dan rapi. Ketika >> pakai 317 dengan R adjust saya > ganti led hasilnya masih kalah dengan >> azur, sama kasarnya. > Next step akan urus suply cs8414 dgn reg >> terpisah. > Masalah, kenapa ya trafo yg khusus ke CSxxx kok panas >> sekali? Saya memakai > bell 1A sementara elco 1000 uf cukup panas juga >> juga lm7806 apakah elconya > kurang besar? > >> Salam.iwans > > >> ------------------------------------ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ELPOP-Audio/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ELPOP-Audio/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
