"Hari bumi merupakan komitmen untuk membuat / menjadikan kehidupanlebih baik ,tidak hanya lebih besar dan cepat, juga merupakan langkah nyata bukan solusi retorika belaka. Ini merupakan hari untuk menguji kembali etika / tata susila kemajuan individu pada nilai nilai kemanusiaan. Ini merupakan hari untuk menantang pimpinan pimpinan hukum dan pemerintahan yang berjanji mengubah pada program program yang perlu perubahan jangka pendek. Hari ini merupakan hari untuk mencari hari esok. 22April mencari kehidupan masa depan yang berharga. 22April untuk menentukan hari esok. (Environmental Teach-In Adventiseament, New York Times, Januari 18, 1970.) SEJARAH HARI BUMI (oleh Senator Gaylorfd Nelson) Pada tahun sebelum hari bumi sulit bagi saya untuk memberikan kritik lingkungan kepada pemerintah karena merupakan persoalan persoalan non politik. Presiden, Kongres, tatanan kekuatan ekonomi negara dan pemberi dana hampir tidak memperhatikan persoalan ini yang mana merupakan import masukan yang mengejutkan bagi masa depan kami. Sudah jelas bahwa bagaimanapun, kami memahami masalah ini juga termasuk masalah politik, sehingga hal ini telah menjadi bagian dialog politik nasional, tetapi hanya sedikit yang dicapai. Tantangan yang masih belum jelas adalah bepikir pada kejadian dramatik yang menjadi perhatian nasional yaitu lingkungan. Akhirnya pada tahun 1963 saya punya ide yaitu berpikir bahwa untuk memasukkan lingkungan pada pusat perhatian politik yaitu cepat dan untuk semua. Ide ini mempengaruhi presiden Kennedy untuk memberikan pandangan secara nasional pada persoalan ini dengan mengadakan perjalanan wisata pada teman-teman konservasi, menterjemahkan atau memikirkan bahasa dramatik itu dengan serius, kondisi yang memburuk pada lingkungan kami dan mengagendakan untuk menangani masalah ini. Tidak hanya presiden saja yang mengadakan perjalanan dan saya bangga pada akhirnya dengan masuknya masalah ini menjadi agenda politik negara. Presiden senang dengan ide ini dan telah mulai mengadakan perjalanan konservativnya di musim gugur 1963. Senator Hubert, Humprey, Gene McCharty, Joe Clark dan saya menyertai perjalanannya ke Pennsylnavia, Winconsin, dan Minessota. Ada beberapa alasan pada perjalanan itu tidak mencapai apa yang diharapkan. Perjalanan itu tidak berhasil membuat lingkungan menjadi persoalan politik nasional. Tetapi dari sinilah akhirnya muncul ide dan berkembang menjadi "Hari Bumi". Walaupun perjalanan presiden itu mengecewakan, saya berharap banyak ide tentang lingkungan pada tingkat politik. Enam tahun sebelum ide "Hari Bumi" akhie Juli 1969, ide itu muncul pada percakapan mengadakan perjalanan ke barat. Pada akti itu ada kerusuhan di kampus-kampus saat perang Vietnam. Protes banyak dilakukan di kampus-kampus menentang pemerintah. Pada penerbangan dari Santa Barbara ke California/Berkley, saya membaca artikel tentang "tracks-in"/pengajaran, dari sini tiba-tiba saya punya ide mengapa tidak membentuk pengajaran nasional tentang lingkungan. Itulah aslinya Hari Bumi. Saya kembali ke Washington awal Agustus, mulai mengumpulkan data untuk kegiatan Hari Bumi, dan menyiapkan 50 surat kepada para gubernur dan pimpinan-pimpinan untuk menjelaskan kejadian dan meminta untuk memproklamasikan Hari Bumi. Saya mengirimkan artikel Hari Bumi kepada akademi-akademi jurnalistik/majalah yang menjelaskan berbagai even dan salah astunya ke Scholastic Magazine (Majalah Sekolah) yang dilanjutkan ke sekolah-sekolah tinggi dan menengah. Pada pidato yang diberikan di Seattle bulan September, saya mengumumkan bahwa ada suatu pengajaran lingkungan nasional dimulai pada musim semi 1970. Tanggapan berkembang secara dramatik sekali. Telegram, telephone, dan surat-surat menuangkan penyelidikan-penyelidikan menyeluruh di negara-negara. Dengan menggunakan staf senat saya, saya menjalankan aktivitas-aktivitas hari bumi keluar kantor saya. Menjelang bulan Desember, perubahan-perubahan terjadi cepat sekali sehingga perlu didirikan kantor di Washington untuk melayani aktivitas-aktivitas dan penyelidikan-penyelidikan yang berhubungan dengan hari bumi. Hari Bumi berhasil seperti apa yang saya harapkan. Tujuannya untuk mendapatkan aktivitas nasional yangberhubungan dengan lingkungan yang bisa berpengaruh mempengaruhi kebijaksanaan politik. Perkiraan ada 120 juta orang yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. 10.000 anak-anak sekolah tingkat menengah dan tingkat tinggi, 2.000 mahasiswa dan seribu masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hal ini sungguh menjadi kegiatan yang menakjubkan. Manusia memelihara dan Hari Bumi menjadi kesempatan pertama bagi orang-orang yang bergabung dalam aktivitas nasional ini untuk menyampaikan pesan yang penting kepada politikus-politikus yaitu pesan kepada mereka untuk bangkit dan melakukan sesuatu. Hal ini dapat terlaksana karena spontanitas, dan tanggapan yang baik pada pecinta lingkungan. Belum pernah ada kegiatan seperti ini sebelumnya. Saat organisasi-organisasi itu berkembang baik di kampus, ribuan even di sekolah-sekolah dan masyarakat tergerak sendiri sam[ai tingkat bawah. Kita tidak punya banyak waktu dan kemampuan untuk mengorganisasikan 10.000 sekolah tingkat menengah dan tinggi, dan seribu masyarakat yang berpartisipasi. Mereka mengorganisasikan secara sederhana sesuai dengan kemampuan mereka. Itulah yang menjadi tonggak Hari Bumi. Jangan lupa, jika anda ingin mengubah negara untuk keputusan-keputusan yang sulit tentang persoalan kebijakan politik, pecinta lingkungan merupakan sumber kekuatan. Dengan anda apa saja dapat dilakukan. Jika anda ingin merubah negara untuk kepentingan ekonomi, pikirkan diri anda dan generasi anda yang akan datang. Saya yakin anda dapat melaksanakannya. ___________________________________________________________________ Mulai langganan: "subscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED] Stop langganan: "unsubscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED] Arsip di http://www.mail-archive.com/[email protected] atau di http://www.egroups.com/list/envorum
