>Date: Fri, 09 Apr 1999 13:37:49 +0100 >From: Didi Satiadi <[EMAIL PROTECTED]> >Subject: [SP] bumi (14) > >WANITA DAN ALAM: >SUARA DI DALAM DIRINYA > >Oleh Susan Griffin > > >KEKUATANNYA > >Laki-laki menjinakkan apa yang buas [alam] > >Perburuan Itu > >"Apakah karena ketidak-tentuan yang membayangi kekosongan yang tak >berhati dan kebesaran alam semesta, dan karena itu menusuk kita dari >belakang dengan pikiran kebinasaan ketika melihat galaksi Bima >Sakti?" > - Herman Melville, Moby-Dick > >"Dan akhirnya dia [perempuan] tidak dapat lagi menanggung beban >dirinya sendiri. Dia akan dimiliki untuk diambil. Dimiliki untuk >diambil" > - D H Lawrence, Lady Chatterley's Lover > >Wanita telah menangkap hati laki-laki. Wanita telah mengatasi >laki-laki. Laki-laki tidak dapat lepas matanya. Laki-laki terbakar >dengan cinta. Laki-laki tidak dapat hidup tanpa wanita. Laki-laki >mengejar wanita. Wanita membuat laki-laki mengejarnya. Lebih cepat >wanita berlari, lebih kuat keinginan laki-laki. Laki-laki akan >mencapainya. Laki-laki akan membuat wanita miliknya. Laki-laki >akan memakannya. (Anak laki-laki itu mengejar yang wanita hampir >dua jam lamanya. Wanita tetap berlari meskipun terluka. Laki-laki >mengejarnya lewat tanah, lewat pagar, lewat pohon, lewat jalan, >naik bukit, bunyi tembakan terdengar, mungkin sampai 20 butir >perluru ada di badan yang wanita). Wanita tidak merasa menyesal. >Wanita telah berdandan untuk menggerakan keinginan laki-laki. >Wanita telah memoles dirinya untuk laki-laki. Dia telah bergerak >untuk menarik laki-laki. Wanita tanpa jiwa. Dibawah wajahnya yang >dipoles adalah daging, adalah tulang. Wanita hanya memperlihatkan >sebagian dari dirinya kepada laki-laki. Wanita adalah buas. Wanita >pergi ketika laki-laki mendekatinya. Wanita bermain-main dengan >laki-laki. (Akhirnya, wanita dikalahkan dan jatuh, dan laki-laki >melihat setengah dari kepalanya telah hilang, satu kaki hilang, >perutnya terbelah dari ekor sampai kepala, dan organ-organnya >keluar dari badannya. Dan empat laki-laki mengelilinginya dan >memanennya). Laki-laki adalah target yang mudah, laki-laki berkata. >Laki-laki berkata laki-laki tertusuk. Cinta telah menembus laki- >laki, laki-laki berkata. Laki-laki adalah biasa. Bingung. Dibuka >sampai ke tulang-tulang. Laki-laki ditaklukkan. (Anak laki-laki, >senang berburu, mencari wanita yang sedang hamil). Laki-laki >berjuang untuk hidupnya. Laki-laki menghadapi kebinasaan di dalam >wanita, kata laki-laki. Laki-laki dapat hilang dalam wanita, >katanya. Sekarang, kita harus menaklukkan kebuasan wanita, kata >laki-laki, dia harus menjinakkan wanita sebelum wanita membuaskan >dirinya, katanya. (Setelah menangkap mangsanya, mereka naik dan >mematahkan punggungnya, mereka menyebutnya menari). Maka laki-laki >berlutut untuk memenangkan wanita. Laki-laki mengatakan dia >menginginkan wanita. Laki-laki membuat wanita miliknya. Laki-laki >menutupi wanita. Laki-laki melingkari wanita. Laki-laki mengunci >wanita. Laki-laki melindungi wanita. (Mendekati binatang besar itu, >pemburu tidak bersuara yang akan membuat gajah itu membentuk >pertahanan). Dan ketika wanita adalah miliknya, laki-laki bangga. >Laki-laki melihat wanita. Laki-laki mengagumi aksesoris wanita. >Laki-laki memberi wanita gading. Laki-laki memberi wanita wangi- >wangian. (Ibu-ibu yang lebih tua berdiri di lingkaran luar untuk >melindungi anak-anak dan ibu-ibu yang lebih muda). Laki-laki >menutupi wanita dengan kulit dari musang, seal, rubah, kalkun, >ibis. (Pemburu kemudian mengelilingi lingakaran itu dan menembak >pertama kali badan ibu-ibu itu. Ketika gajah yang tua mati, yang >muda menjadi panik, tetapi tidak mau meninggalkan ibunya, sehingga >menjadi target yang mudah). Dan maka laki-laki membuat wanita lunak. >Laki-laki membuat wanita tenang. Laki-laki membuat wanita berterima- >kasih kepadanya. Laki-laki telah menjinakkan wanita, katanya. Wanita >mau menjadi miliknya, katanya. (Dalam musim dingin, seekor srigala >telah lepas di kota dan menteror jalan-jalan, pemburu keluar >bersama-sama untuk menghilangkan hutan dari semua srigala). >Suara wanita sekarang nyaman untuk laki-laki. Mata wanita tidak >lagi membakar, tetapi melihat laki-laki dengan tenang. Ketika >laki-laki memanggilnya, wanita datang kepadanya. Wanita duduk >di dekat laki-laki. (Badan dari ikan paus besar diikat dengan >bahan peledak). Sekarang, tidak ada sisa-sisa kebuasan dalam >wanita. (Bison Timur, punah 1825; Comorant Kacamata, punah 1852; >Singa Cape, punah 1865; Bonin Heron Malam, punah 1889; Singa >Barbary, punah 1922; Auk besar, punah 1944). Dan laki-laki percaya >wanita sepenuhnya dengan dirinya. Maka laki-laki terbakar ketika >memasuki wanita, dan wanita dikonsumsi. (Kijang Kunci Florida, >sedang punah; Banteng Indian Buas, sedang punah; Antelope Sable >Besar, sedang punah). Karena wanita adalah milik laki-laki, >wanita tidak menolak. Wanita adalah tempat istirahat bagi laki- >laki. Tempat yang dibuat laki-laki. Dan ketika daging laki-laki >mencari kedalam daging wanita, laki-laki menjadi lunak, dan tidak >takut; Laki-laki tidak kehilangan dirinya; meskipun sesuatu >di dalam dirinya memberi, dia tidak hilang di dalam wanita, karena >wanita itu miliknya sekarang: laki-laki telah menangkap wanita. > >(bersambung) > > >Salam, >Didi ___________________________________________________________________ Mulai langganan: "subscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED] Stop langganan: "unsubscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED] Arsip di http://www.mail-archive.com/[email protected] atau di http://www.egroups.com/list/envorum
