|
----- Original Message -----
From: sini.prahu
Sent: Friday, September 10, 1999 3:00 PM
Subject: Kasus Tim-Tim Salam,
di bawah kusambung lampiran yang pasti menarik. Ini
makalah utama ('Cover story') dari majalah mingguan Far Eastern Economic Review
(FEER) yang akan baru keluar minggu depan, tanggal 16. september.
Tulisan ini penting sekali, karena disana didalam
negeri, baik TNI maupun sebagian dari pemerintah masih mengambar kasus Tim-Tim
seperti itu adalah masalah ANTAR GOLONGAN DALAM PULAU ITU. Ini tidak pernah
betul sudah sejak tahun 1975-6. Ini hanya ideologi untuk memberikan
alasan kehadiran di Tim-Tim untuk TNI. Menurut aku, penting sekali
hafal ini. Kalau tidak, tidak sulit terikut pemikiran golongan pemuda dan
mahasiswa Indonesia yang telah membakar bandera PBB dan yang salah
berpendapat bahwa PBB dan negara-negara barat mau hanya
kolonisasi Tim-Tim dan menghina Indonesia. Misalnya Presiden Habibie,
pembantunya PR Dewi Soenarijadi dan Menteri Luar Negeri Alatas masih bicara
keras pada dunia barat seperti itu masalahnya, karena mereka takut terhilang
kekuasaan. Setelah membaca makalah ini kamu dapat mengerti bahwa Presiden
Habibie dan Jenderal Wiranto sudah tidak menguasai kasus Tim-Tim lagi, yang
sudah termasuk pemusnahan teratur (oleh militia pro-Indonesia, Kopassus, Polisi
dan TNI YANG SEDANG HADIR DI TIM-TIM - BUKAN OLEH PEMERINTAH) terhadap golongan
bangsa Tim-Tim.
Silakan meneruskan kabar FEER ini untuk sebanyak
orang Indonesia yang mungkin, agar supaya nationalisme Indonesia (yang negara
besar) tidak usaha berdasar lagi pada xenofobia dan kemarahan terhadap dunia
barat (PBB, Eropa Serikat dan Commonwealth/termasuk Australia). Marilah kita
semua mencari fakta-fakta yang betul dan berusaha sama-sama untuk mencari
keamanan dan keadilan baik diluar (di Tim-Tim) baik didalam negeri.
Salam lestari,
Sini Cedercreutz, Paris, Perancis
(maafkan bahasaku yng kurang baik)
----- Original Message -----
Subject: FEER E-Newsletter ==============================================================
FEER E-NEWSLETTER. From the FAR EASTERN ECONOMIC REVIEW. ============================================================== Issue cover-dated September 16, 1999, Vol. 162, No. 37 http://www.feer.com To SUBSCRIBE to the print edition, sign up at: http://www.feer.com/forms/mag-sub.html ________________________ COVER STORY ________________________
EAST TIMOR: MARTIAL LAW - But Who's in Charge? The actions of Indonesia's military in East Timor have raised questions about who has the final say in Jakarta - President B.J. Habibie or armed-forces chief Gen. Wiranto. But even Wiranto may not be totally in control. As violence reached a new pitch in Dili, it seemed the mayhem that followed the territory's independence vote had been directed by elements of the army. The violence earned Jakarta international criticism, and may have spiked Habibie's election chances. http://www.feer.com/9909_16/p10cover.html IN THE PRINT EDITION: Lt.-Gen. Luhut Panjaitan saw his comrades die during Indonesia's invasion of East Timor in 1975. "It now seems it was all for nothing," he says. Plus: Meet the militias. ************************************************************** To subscribe to the Far Eastern Economic Review print edition, please send e-mail to [EMAIL PROTECTED] or fill out the form at http://www.feer.com/forms/mag-sub.html This newsletter is published by Review Publishing Company Ltd in Hong Kong and hosted by Dow Jones & Company in New York. If you have any comments, concerns or questions related to the E-Newsletter, please contact us at: [EMAIL PROTECTED] Far Eastern Economic Review Interactive Edition http://www.feer.com/ All Rights Reserved. Copyright, Review Publishing Company Ltd, Hong Kong, 1999. A wholly-owned subsidiary of Dow Jones and Company Incorporated. ************************************************************** |
- Re: [envorum] Kasus Tim-Tim sini.prahu
- Re: [envorum] Kasus Tim-Tim Nenny Babo
- Re: [envorum] Kasus Tim-Tim sini.prahu
- Re: [envorum] Kasus Tim-Tim suhartono
