Yth. netters,
Selama saya mengikuti mailing list ini saya banyak mendapat masukan
berharga tentang masalah-masalah lingkungan. Tapi terus terang saja saya
"agak" terganggu dengan beberapa mail yang lebih banyak mengungkapkan
masalah politik. Seperti juga saudara Nenny yang BOSAAAAN dengan masalah
isu Kudetanya Gus Dur, saya juga bosan dengan mail-mail yang isinya
keluh-kesah masalah politik. Oleh karena itu saya tidak mau ikut milis yang
memang khsus membicarakan masalah politik.
Saya tidak pro Gus Dur karena saya memang nggak milih partainya dia. Ada
sedikit pertanyaan kepada pengurus milis ini, apakah masalah politik akan
terus-terusan dimasukkan dalam milis ini? Memang masalah politik juga
berkorelasi erat dengan masalah lingkungan, tapi kalau yang jelas-jelas
nggak berhubungan, apa cocok dimasukkan? Mungkin sama nggak cocoknya dengan
orang yang mencoba jualan sesuatu di milis ini.
Buat saudara Nenny, no hard feeling.
Salam,
Mirza
At 12:21 PM 3/6/00 +0700, you wrote:
>
>Dear Teman-teman,
>
> Sungguh membosankan, membingungkan dan memuakkan mendengar
pernyataan-pernyataan GUS DUR seputar kudeta terhadap pemerintah yang sah.
Paling kurang pernyataan kudeta oleh Gus Dur telah dinyatakan sebanyak 5
kali, dan terakhir diucapkan ketika bertemu dengan PB NU (lihat Kompas
20-2-2000). Kurang jelas apa motivasi beliau mengungkap hal tersebut.
Terlepas dari strategi politik yang kurang populer ini, bagi saya
menunjukkan bahwa Gus Dur atau pemerintah yang katanya dapat mandat dari
rakyat tidak mampu memberi pelayanan yang terbaik kepada rakyat !!!!!!!!
Langkah maksimal dalam bidang ekonomi yang telah dilakukan pemerintahan Gus
Dur setelah berkuasa lebih dari 100 hari ternyata TIDAK MAMPU menyentuh
mayoritas rakyat !!!! Hasil jajak pendapat Kompas di 13 kota besar
Indonesia mengungkapkan 41,38 % yang puas, selebihnya tidak puas (58,62 %).
KETIDAKPUASAN RAKYAT terhadap pengelolaan ekonomi oleh rezim Gus Dur
diduga karena : (1) penjahat ekonomi di masa lalu diangkat sebagai dewan
ekonomi pemerintah, (2) kurs rupiah secara perlahan tapi pasti bergerak
naik dan tidak stabil, (3) rekapitalisasi perbankan yang tidak menunjukkan
pergerakan yang membaik atau status quo, dan (4) lebih parah lagi paradigma
ekonomi rakyat yang telah dibangun rezim Habibie dibolduser dan kembali ke
paradigma ekonomi konglomerat seperti era Soeharto.
> Penanganan rezim Gus Dur atas bidang politik dan keamanan, ternyata
hanya 42% menyatakan puas dan 58% menyatakan TIDAK PUAS. Diduga karena :
(1) penyelesaian kasus Aceh oleh rezim yang katanya legitimate tidak
memberikan perspektif yang menguntungkan rakyat Aceh, (2) KETIDAK SERIUSAN
menangani konflik Ambon sehingga memperluas eskalasi konflik, (3)
mengutamakan kasus 27 Juli dari pada kasus TANJUNG PERIOK yang lebih banyak
menelan korban, (4) membuat ketegangan mendalam sehingga sulit
merekonstruksi hubungan sipil-militer, (5) tidak terlihat NIAT BAIK
pemerintah untuk menyerahkan sebahagian kekuasaan (termasuk duit) kepada
daerah.
> Dalam bidang hukum, langkah-langkah berarti pemerintah belum nampak
kecuali sebatas RETORIKA POLITIK untuk mengadili Soeharto, pelanggar HAM,
koruptor kelas kakap, perusak hutan dan lingkungan, dsb.
> Oleh karena itu penyataan-pernyataan presiden tentang kudeta sangat
disayangkan, membosankan dan memuakkan. Indikatornyapun tidak jelas. TNI
akan melakukan kudeta padahal petinggi militer resmi menyatakan tetap setia
pada negara, para jendral melakukan pertemuan di Jl.Lautze pada hal secara
resmi para petinggi TNI melakukan pertemuan di MABES TNI, rakyat
berdemonstrasi dikatakan menentang pemerintah (kompas 20-2-2000) pada hal
mereka memperjuangkan nasib mereka. Inikah MODEL DEMOKRASI yang akan kita
tuju di masa depan ?????? Apakah ini merupakan nerves war dari seorang
kepala negara/pemerintah ? atau para intel dan pembisik yang memasok data
diragukan validitas dan ketrandalannya sekaligus keahliahnnya atau
PROVOKATOR? mungkin para intel dan pembisik ada udang dibalik batu atau
batu dibalik udang (he...he...he !!) ataukah Gus Dur dan intel/pembisik
sama-sama mau untung atau buntung ???????? BOSAAAAAAAN
>
>Nenny R.Babo
>Cht-8
>Motto: Jangan benci oposan karena dia akan memberi pemikiran kritis untuk
perbaikan.
>
>
---------------------------------------------------------------------
Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]