-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Mo ndaftar :    [EMAIL PROTECTED]
Arsip lengkap Berita-berita Lingkungan Hidup di Indonesia, silahkan klik:
        http://www.egroups.com/group/berita-lingkungan/messages
-----------------------------------------------------------------------------------------------
 

http://kompas.com/kompas-cetak/0012/04/DAERAH/bupa19.htm
>Senin, 4 Desember 2000

Bupati Diminta Menghentikan Pemberian IPKR
Jambi, Kompas 

Guna mencegah habisnya hutan di Jambi yang sekarang tinggal
hanya sekitar 18 persen akibat perambahan, pencurian dan
penebangan liar, Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin memerintahkan para
bupati untuk segera menghentikan pemberian Izin Pemanfaatan
Kayu Rakyat (IPKR). Penghentian itu diberlakukan sampai keluarnya
peraturan perundang-undangan yang secara jelas dan tegas
mengatur mengenai hak dan kewajiban kabupa-ten/kota di bidang
kehutanan, khususnya mengenai kayu rakyat. 

Dari pengamatan di lapangan, informasi dan fakta-fakta yang ada,
hutan di Provinsi Jambi semakin gundul. Penebangan liar tidak
terkendali, pemilik IPKR menebang di luar lokasi yang diizinkan
karena lokasi IPKR ti-dak ada kayunya, Dinas Kehutanan dan pemda
kabupaten tidak melakukan pengawasan atas pelaksanaan izin.
Sebagian besar pemegang IPKR melakukan eksploitasi dengan
menggunakan alat-alat berat yang jumlahnya tidak sesuai dengan
luas dan potensi kayu di areal IPKR tersebut.

http://www.kompas.com/kompas-cetak/0012/04/DAERAH/juta19.htm
>Senin, 4 Desember 2000

Rp 400 Juta untuk Amankan TN Tanjungputing
Palangkaraya, Kompas 

Menteri Kehutanan hari Jumat (1/12) mengucurkan dana Rp 400 juta
dari Rp 8 milyar yang dibutuhkan untuk menertibkan 3.000 penjarah
hutan lindung di Taman Nasional (TN) Tanjungputing, Kabupaten
Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Tahap awal, tim penertiban
bekerja tanggal 5-24 Desember, antara lain mengosongkan para
penjarah dan menyita kayu yang ditebang dari TN Tanjungputing.

http://suarapembaruan.com/News/2000/12/04/index.html
SUARA PEMBARUAN DAILY

Kerugian Banjir di Sulut Mencapai Rp 250 Miliar
Manado, 4 Desember

Perhitungan sementara jumlah kerugian akibat banjir bandang dan tanah longsor di 
Sulawesi
Utara (Sulut) yang terjadi Kamis dan Jumat lalu, mencapai Rp 250 miliar. Kerugian 
terjadi
akibat rusaknya ratusan rumah penduduk dan bangunan pemerintah, hanyutnya tambak ikan,
putusnya jalan dan jembatan, serta hancurnya areal pertanian.

Kepala Biro Humas Pemda Sulut, Drs David Bobihu Akib MM mengatakan kepada
Pembaruan, Senin (4/12), di Manado, kerugian kemungkinan bertambah karena data dari
daerah-daerah tingkat II lainnya belum masuk. "Mungkin akan mencapai Rp 300 miliar 
lebih
karena banjir dan tanah longsor saat ini merupakan bencana besar yang tidak diduga," 
katanya.

http://kompas.com/kompas-cetak/0012/04/OPINI/poli04.htm
>Senin, 4 Desember 2000

Politik Hijau
Oleh Sukidi

DEWASA ini paradigma spiritual sudah menjadi cara pandang yang
adaptif dengan sains modern. Fisika modern, yang dulu cara
pandangnya amat mekanistik dan sekuler, kini mulai menyentuh
aspek spiritual. Bahkan, fisikawan Fritjof Capra mengupas The Tao
of Physics sebagai sumber inspirasi dalam pengembangan
paradigma holistik dalam fisika, yang mengeksplorasi kesejajaran
antara fisika modern dengan mistik-spiritual Timur.

Titik pertemuan baru fisika modern dengan spiritual Timur ini, bisa
juga dibaca secara jelas pada The Wholeness and the Implicate
Order, 1980, karya fisikawan David Bohm. Bahwa seluruh tatanan
alam wujud, yang oleh Bohm disebut explicate order, ternyata
berasal dari satu sumber yang sama, yang kemudian disebut dengan
implicate order (istilah teologinya, Tuhan). 

http://kompas.com/kompas-cetak/0012/04/METRO/penc17.htm
>Senin, 4 Desember 2000

Pencemaran B3 di Munjul, Labiomed TNI AD Terancam Ditutup
Jakarta, Kompas 

Tercemarnya air sumur sekitar 74 kepala keluarga warga Rukun
Tetangga (RT) 004/RW 01 Kelurahan Munjul, Kecamatan Cipayung,
Kotamadya Jakarta Timur oleh limbah bahan beracun dan berbahaya
(B3), membuat keberadaan Laboratorium Medikal (Labiomed) TNI AD
yang juga terletak dekat daerah tersebut terancam ditutup.

"Labiomed milik TNI AD ini juga memerlukan air bersih untuk
membuat larutan infus serta berbagai peralatan kedokteran yang
harus didukung air yang steril," tutur Lasdario, Kepala Seksi Kontrol
Kualitas Labiomed TNI AD, Sabtu (2/12).
Hal tersebut disampaikan dalam dialog pencemaran limbah B3 akibat
daur ulang batu baterai serta karton dan styrofoam yang berlangsung
di Balai Pertemuan Kantor Kelurahan Munjul. Selain warga RT
004/RW 01 Kelurahan Munjul juga hadir wakil Yayasan Daya Dharma
Baru (YDDB), Komunitas Pedu-li Lingkungan Hidup Munjul
(Kompelmu), Walhi serta jajaran pemerintah yang diwakili Camat
Cipayung.

http://kompas.com/kompas-cetak/0012/04/METRO/pulu17.htm
>Senin, 4 Desember 2000

Puluhan Pohon Koleksi Kebun Raya Bogor Tumbang
Bogor, Kompas 

Puluhan pohon koleksi dan nonkoleksi dari berbagai jenis di Kebun
Raya Bogor, Jumat (1/12) malam tumbang dan patah akibat diterjang
angin kencang yang bertiup sepanjang malam. Sejumlah batang
pohon yang tumbang menimpa pagar, jalan dan jembatan sehingga
tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. 

http://kompas.com/kompas-cetak/0012/04/NASIONAL/buka28.htm
>Senin, 4 Desember 2000

Bukan Sekadar Nama 

FENOMENA kemunculan sekelompok anggota masyarakat yang mengikatkan diri dalam
sebuah komitmen ketika berhadapan dengan pemerintah tidak hanya menarik ditinjau dalam
dialektika kemunculannya belaka. Dalam penamaan ataupun penggunaan istilah
kelembagaan, bagi keberadaan lembaga ini menarik ditelaah. 

Betapa tidak. Untuk menyebut organisasi semacam ini tidak ada
kata sepakat untuk menyebut sebuah istilah baku. Maka, tidak
heran, muncul istilah organisasi nonpemerintah (Ornop) dan lembaga
swadaya masyarakat (LSM). Di samping itu, muncul pula variannya
seperti organisasi sukarela (voluntary organization), kontraktor
pelayanan umum (public service contractor), LSM "pelat merah", dan
beberapa istilah lain. 

http://kompas.com/kompas-cetak/0012/04/DAERAH/lewa32.htm
>Senin, 4 Desember 2000

Lewat Gora Menembus Kekeringan 

HIDUP keluarga Mahrim (35) bak "gali lubang tutup lubang". Ketika musim panen
padi tiba, ayah tiga anak ini menyisihkan sebagian besar panen untuk mengganti
biaya produksi usaha taninya yang dipinjam secara ijon.Petani tulen Dusun Pantek,
Desa Teruwai, Kecamatan Pujut, Lombok
Tengah bagian selatan, Nusa Tenggara Barat, ini memiliki 0,40
hektar sawah tadah hujan. Tahun lalu, lahan garapannya bersama
ribuan hektar padi di desa itu diserang hama keresek, dan tahun ini
dia mendapat panen 2,6 ton.

Hasil panen itu, lima kuintal untuk makan-minum yang hampir tidak
cukup untuk persediaan domestik rumah tangganya menunggu masa
tanam berikutnya (Agustus-September). Sisanya, 1,1 ton digunakan
melunasi utang terutama ongkos pekerja membongkar tanah,
menyiangi tanaman sampai panen, yang menguras seluruh biaya
proses produksi usaha tani.

http://suarapembaruan.com/News/2000/12/04/index.html
SUARA PEMBARUAN DAILY 

Tiga Jenis Hama Serang Tanaman di Gunungkidul

RIBUAN petani di Gunungkidul (Daerah Istimewa Yogyakarta) terancam gagal panen akibat
serangan tiga jenis hama tanaman, yakni ulat, uret, dan kumbang daun. Ketiga jenis 
hama ini
merambah puluhan hektare tanaman pangan di lima kecamatan, yaitu Playen, Ponjong, 
Tepus,
Wonosari, dan Saptosari. 

 Kepala Seksi Rehabilitasi Pengembangan Lahan dan Perlindungan Tanaman Dinas Pertanian
Gunungkidul, Ir AY Budi Santosa, mengatakan pekan lalu, untuk mengurangi serangan hama,
pihaknya memberikan bantuan 26 kg obat tabur furadan dan 100 kg tembakau kepada petani
yang lahannya diserang hama. 

http://kompas.com/kompas-cetak/0012/04/DAERAH/peng20.htm
>Senin, 4 Desember 2000

Pengungsi Timtim Babat Hutan Lindung 
- Akibat Kesulitan Lahan Kebun
Betun, Kompas 

Sejumlah kawasan hutan lindung di Kecamatan Malaka Tengah
(Malteng), sekitar 70 km selatan Atambua, kota Kabupaten Belu di
Pulau Timor bagian Nusa Tenggara Timur (NTT), kini amblas dan
berubah fungsi menjadi ladang jagung. Penggerogotnya adalah para
petani dari pengungsi Timtim di Malteng, akibat kesulitan lahan untuk
berkebun. 

Kunjungan ke Betun serta kawasan sekitarnya Jumat dan Sabtu
(1-2/12) antara lain menyaksikan, kawasan hutan Kamanasa hampir
seluruhnya telah menjadi bentangan kebun jagung. Padahal,
Kamanasa yang okasinya menjelang Betun (kota Kecamatan
Malteng) dari arah Atambua, sejak lama dipadati berbagai jenis
pohon alam yang selalu rimbun, hijau dan sejuk. 
Sebagian lahan telah ditumbuhi tanaman jagung setinggi jengkal
orang dewasa. Didukung lahan kaya humus serta hujan yang datang
lebih awal dan teratur, tanaman jagung tampak tumbuh segar dan
subur. Sementara beberapa kelompok petani pengungsi terlihat sibuk
menanami sebagian lahan lainnya. 

http://kompas.com/kompas-cetak/0012/04/DAERAH/nasi20.htm
>Senin, 4 Desember 2000

Nasib Penduduk Mentawai Belum Diketahui 
Padang, Kompas 

Nasib masyarakat pendatang dan suku terasing di Kecamatan
Siberut Utara dan tiga kecamatan lainnya di Kabupaten Kepulauan
Mentawai, Sumatera Barat, sampai Sabtu (2/12) belum diketahui,
menyusul bencana angin puting beliung yang menerjang
rumah-rumah penduduk di Desa Sikabaluan, Jumat lalu. Alat
komunikasi satu-satunya, yakni radio single side band (SSB),
mengalami gangguan.


---------------------------------------------------------------------
Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]

Kirim email ke