-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Mo ndaftar : [EMAIL PROTECTED]
Arsip lengkap Berita-berita Lingkungan Hidup di Indonesia, silahkan klik:
http://www.egroups.com/group/berita-lingkungan/messages
-----------------------------------------------------------------------------------------------
http://kompas.com/kompas-cetak/0012/04/JATIM/desa19.htm
>Senin, 4 Desember 2000
Desakan Kebudayaan Bawah
TIDAK biasanya. Kali ini ladang di lereng pegunungan Tengger tampak
sunyi. Tak ada orang bercocok tanam di antara keterjalan lereng. Biasanya
mereka mencangkul, laki perempuan, juga menggendong anak, atau
menabur pupuk dengan sendok,
menyemprotkan obat hama dan penyakit dengan semprotan di
punggung, atau tengah terbungkuk menusukkan bibit tanaman.
Ribuan hektar ladang kentang, kobis, dan bawang prei tanaman
warga subkultur Tengger di sejumlah desa Kecamatan Sukapura,
Kabupaten Probolinggo, kini mengering akibat tertutup debu vulkanik
erupsi Gunung Bromo sejak Rabu (29/11) pekan lalu. Belum
diperoleh laporan rinci besarnya kerugian dan luas serangan debu,
namun setidaknya sejumlah desa di lereng luar kaldera Gunung
Tengger purba, seperti Ngadas, Wonokerto, Wonotoro, Sapikerep,
dan Jetak sudah dilaporkan meranggas terbakar kandungan sulfur
debu vulkanik.
http://kompas.com/kompas-cetak/0012/04/JATIM/nel19.htm
>Senin, 4 Desember 2000
Nelayan Puger Paceklik
Jember, Kompas
Angin barat yang menimbulkan gelombang besar di laut selatan,
mendorong para nelayan di Puger, Jember, menghentikan segala
aktivitas penangkapan ikan di perairan itu. Sudah lima hari ini para
nelayan tidak ada yang berani melaut, sehingga hasil ikan dari laut
selatan kini menjadi kosong.
Saat ini para nelayan benar-benar mengalami musim paceklik,
aktivitas sehari-hari kini dimanfaatkan untuk mereparasi mesin
penggerak perahu, memperbaiki perahu, dan memperbaiki jalan.
Angin yang sangat kencang itu datang dari arah barat, membuat
sebagian besar nelayan takut mencari ikan ke laut selatan. Sejak
awal bulan puasa ini cuaca di perairan pantai selatan kurang
bersahabat, apalagi kalau angin kencang disertai hujan.
http://kompas.com/kompas-cetak/0012/04/JATIM/nela19.htm
>Senin, 4 Desember 2000
Nelayan Pantai Popoh Belum Butuh Tempat Wisata
Tulungagung, Kompas
Nelayan-nelayan pantai selatan Tulungagung, terutama di Popoh,
Sidem, Klatak, dan Bayem, mengharapkan pembangunan tempat
pendaratan ikan. Itu sebabnya mereka cenderung menolak
pengembangan pantai Popoh menjadi tempat wisata yang belum
tentu menguntungkan nelayan di sana.Kini nelayan pantai Popoh
sedang menikmati harga jual ikan yang membaik. Harga ikan hasil
tangkapan mereka, terutama ikan layur yang merupakan jenis
mayoritas, naik 100 - 150 persen per kilogram (kg). "Kami bersyukur
harga ikan layur tiba-tiba naik menjadi Rp 3.000 - Rp 8.000 per kg.
Biasanya, pada musim yang sama tahun lalu hanya Rp 250 - Rp
1.500 per kg," kata Sumardi (50), seorang nelayan di Sidem, Sabtu
(2/12).
http://www.indomedia.com/bpost/122000/4/index.htm
Perkebunan Sawit PT SKIP Dipagar Warga
Kotabaru, BPost
Perkebunan kepala sawit seluas 52,5 hektare milik PT SKIP berlokasi di Butun, Sungai
Tabuk,
Desa Pantai, Kecamatan Kelumpang dipagari warga pemilik tanah. Pasalnya, perusahaan
perkebunan itu tidak pernah membayar ganti rugi kepada pemilik lahan. rugi.
"Kami terpaksa melakukan tindakan tersebut, karena sampai saat ini pihak perusahaan
tidak
pernah memperhatikan tuntutan atas tanah tersebut," ujar Akhmad Rujani, perwakilan
warga
Desa Pantai, baru-baru tadi.
http://kompas.com/kompas-cetak/0012/04/OPINI/dana28.htm
>Senin, 4 Desember 2000
Dana, Pedang Bermata Dua
MENJADI benar-benar mandiri itu memang sulit. Apalagi apabila
tuntutan tersebut ditujukan kepada LSM, yang dalam orientasi
kerjanya sangat menabukan keuntungan. Sulit dipahami gerak
sebuah organisasi non profit bisa bertahan di tengah gempuran
kapitalisme saat ini. Namun apa mau dikata, itulah perjalanan
organisasi non pemerintah di negeri ini. Bahkan, ironisnya,
menyandang kata "swadaya" pun dianggap terlalu berlebihan,
lantaran sama sekali tidak terlihat unsur swadaya di sana.
Bila demikian keadaannya, dari manakah sebuah organisasi
nonpemerintah mendapatkan pendanaan? Dalam akta pendirian
sebuah organisasi bersifat non profit, sumber-sumber dana biasanya
tercantum berasal dari tiga komponen, yaitu iuran anggota, donatur
yang mengikat ataupun tidak, serta sumber dana lain seperti hasil
usaha yang dilakukan oleh organisasi tersebut.
http://www.thejakartapost.com/detaillatestnews.asp?fileid=20001204154443&irec=1
Latest News December 04, 2000
A quarter of Mt. Leuser park damaged
JAKARTA (JP): At least 500,000 hectares, or a quarter
of the Mount Leuser National Park in Northern
Sumatra has been damaged by increasing
deforestation in the area.
The park management spokesman Deni Purba told
Antara in Medan on Monday that the damage would
extend further if the authorities did not take measures
to stop the deforestation.
http://www.mediaindo.co.id/cetak/news.asp?id=200012040011438
Hutan Kemasyarakatan untuk Rakyat.
Masyarakat tak Perlu Khawatir
Media Indonesia - Ekonomi (04/12/2000 00:11 WIB)
JAKARTA (Media): Program Hutan Kemasyarakatan (HKm) bukan untuk
menyengsarakan rakyat melainkan sepenuhnya bertujuan untuk
memberdayakan masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat tak perlu
khawatir tentang hal itu.
Pernyataan itu dikemukakan Menteri Kehutanan (Menhut) Nurmahmudi
Ismail dalam acara peninjauan lokasi HKm di Desa Karang Sidemen
Kecamatan Batu Kliang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara
Barat,` kemarin.
http://www.mediaindo.co.id/cetak/news.asp?id=2000120400114634
Sistem Biologi Molekuler Dapat Deteksi Penyakit
Media Indonesia - Kesra (04/12/2000 00:11 WIB)
JAKARTA (Media): Seorang dokter tengah tercenung. Pasiennya diketahui
mengalami infeksi sehabis menjalani operasi. Hasil pemeriksaan
laboratorium tidak ditemukan adanya kelainan atau penyebaran
penyakit.
Kasus di atas, salah satu contoh adanya perkembangan mikroorganisme
tertentu yang tidak mampu terdeteksi lewat pemeriksaan biasa.
http://www.surabayapost.co.id/
JAWA TIMUR Senin, 04 Desember 2000
Pencuri Kayu Mulai Jamah Area Pemulihan Bibit Mahoni
Jember - Surabaya Post
Kawasan hutan APB (area pemulihan bibit) jenis pohon mahoni di kawasan RPH (Resor
Pemangkuan Hutan) Sumberklopo, Kec. Bangsalsari, kini mulai dirambah pencuri.
Padahal,
kawasan APB itu memiliki nilai ekonomis tinggi.
Sebab, APB Sumberklopo merupakan kawasan strategis bagi Perhutani Jember sebagai
areal
pembibitan mahoni untuk ditanam kembali di seluruh areal hutan di atas areal KPH
(Kesatuan
Pemangkuan Hutan) Perhutani Jember.
---------------------------------------------------------------------
Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]