-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Mo ndaftar : [EMAIL PROTECTED]
Arsip lengkap Berita-berita Lingkungan Hidup di Indonesia, silahkan klik:
http://www.egroups.com/group/berita-lingkungan/messages
--------------------------------------------------------------------------------------------------------
http://www.surabayapost.co.id/
JAWA TIMUR Rabu, 13 Desember 2000
Soal Pencemaran Lingkungan
Tindakan Tegas Bupati Diharapkan Tak Sporadis
Malang - Surabaya Post
Langkah tegas Bupati Ibnu Rubianto dalam masalah pencemar lingkungan, diharapkan
tidak
bersifat sporadis. Pemkab Malang harus proaktif dalam menyelesaikan berbagai kasus
lingkungan yang ada.
"Prinsipnya, tindakan itu jangan hanya jadi retorika. Kalau bupatinya sudah
begitu (tegas),
aparat di bawahnya juga harus menindaklanjuti," kata Purnawan Dwikora Negara SH,
aktivis
Walhi (Wahana Lingkungan Hidup), Rabu (13/12) pagi tadi.
http://www.surabayapost.co.id/
SURABAYA Rabu, 13 Desember 2000
Polda Kembali Gelar '10 Dosa Cak Narto'
Surabaya - Surabaya Post
Polda Jatim tampaknya tidak ingin gegabah dalam menangani gugatan Wahana
Lingkungan
Hidup (Walhi) terhadap Walikotamadya Surabaya Sunarto Sumoprawiro.
Gugatan Walhi terhadap Walikota yang dikenal sebagai kasus "10 dosa Cak Narto"
ini,
semestinya tinggal ketok palu: Menyetujui atau menolak pengeluaran SP3 (surat
perintah
penghentian penyidikan) kasus Cak Narto. Namun yang terjadi, Polda Jatim kembali
menggelar
perkara dugaan tindak pidana pencemaran yang dilakukan Cak Narto, Rabu (13/12).
Usulan untuk mengeluarkan SP3 kasus Sunarto sebenarnya sudah lama ke meja Kapolda.
Bahkan semasa Inspektur Jenderal Polisi Drs Da'i Bachtiar SH. Namun hingga akhir
masa
jabatan, Da'i belum juga mengeluarkan SP3 kasus ini.
http://www.suaramerdeka.com/harian/0012/13/nas2.htm
Rabu, 13 Desember 2000 Berita Utama
14 Warga Kulonprogo Tewas Tertimbun Menoreh Longsor Lagi, 4 Tewas
KULONPROGO- Sedikitnya empat belas warga Kecamatan
Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo, Senin (11/12) malam tewas
tertimbun tanah longsor. Setelah sehari penuh di kawasan Yogyakarta dan
sekitarnya diguyur hujan angin. Dari 14 korban tewas, delapan bisa
dievakuasi. Sedangkan yang lain hingga petang kemarin masih dalam
pencarian.
Musibah bencana alam tanah longsor terjadi di dua dusun, yaitu di
Dusun Ngaren, Kalurahan
Banjar Asri, Kecamatan Kalibawang, menelan sepuluh korban. Dari
sepuluh korban, tujuh di antaranya tewas dan tiga masuk RS Santo
Yusuf. Tujuh korban tewas lainnya terjadi di Dusun Semagung,
Kelurahan Banjaroya, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo.
http://www.thejakartapost.com/detailbusiness.asp?fileid=20001213.K04&irec=3
Business News December 13, 2000
Forestry ministry has new helicopters
JAKARTA (JP): The Ministry of Forestry
began operating on Tuesday its two new
Bell-142 helicopters, which will be used
mainly to combat forest fires.
The ministry received the aircraft on
Monday from PT Daya Jasa Transindo
Pratama, which won the tender to procure
them from PT Dirgantara Indonesia, the
state-owned company which assembled the
American helicopters.
From: "Walhi Kalbar" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Wed, 13 Dec 2000 15:06:05 +0700
Subject: [WalhiNews] KETUA DPRD SANGGAU DIMINTA PANGGIL DIRUT PTPN XIII
Pontianak Post, Rabu, 13 Desember 2000
Ketua Komisi B yang membidangi masalah perkebunan, Yohanes Ahmad Lampang
menegaskan komisinya akan meminta Pimpinan DPRD Sanggau secara resmi untuk
memanggil Dirut PTPN XIII Drs H Akmaludin Hasibuan. Pemanggilan atau
undangan DPRD itu untuk rapat kerja dengan komisi B membahas masalah yang
terjadi saat ini.
" Kita mau memanggil Dirut PTPN XIII, secara prosedural komisi B melalui
ketua dewan yang akan mengundangnya datang ke sini, prinsipnya komisi B akan
panggil Dirut PTPN XIII untuk rapat kerja. Yah tentang polemik yang terjadi
akhir-akhir ini seperti yang mencuat di media masa antara lain soal Temaju,
lahan yang belum HGU dan Perda Nomor 9 tahun 2000. Supaya masalahnya clear,
agar polemik yang terjadi itu ada jalan keluarnya, " ujar Ahmad Lampang
kepada AP Post kemarin siang.
http://kompas.com/kompas-cetak/0012/13/IPTEK/dihe08.htm
>Rabu, 13 Desember 2000
Dihentikan, Penangkaran Komodo di KB Gembira Loka
Yogyakarta, Kompas
Meskipun sukses menangkarkan komodo
dan penangkaran itu merupakan yang
terbesar di dunia, pihak Kebun Binatang (KB) Gembira Loka
Yogyakarta sekarang ini terpaksa menghentikan usaha
penangkarannya, karena terbentur pemanfaatan. Kendala
pemanfaatan itu terletak pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990,
yang mewajibkan adanya izin Presiden untuk pemanfaatan atau
penjualan 11 binatang langka, termasuk komodo.
"Kalau kami menangkarkan dalam jumlah banyak, sementara kami
kesulitan untuk memanfaatkan, ya untuk apa. Kami rugi besar,
bahkan tidak punya dana jika kami memiliki komodo dalam jumlah
banyak," kata Kanjeng Mas Tumenggung (KMT) Tirtodiningrat,
kepada Kompas di kantornya, Senin (11/12).
http://www.indomedia.com/bpost/122000/13/index.htm
Soal Lolosnya 27 Kontiner Kayu
Penyidikan Belum Sentuh Subtansi Hukum
BB Bantah Sebagai Pemilik Kayu
Banjarmasin, BPost
Pengamat hukum Marudut Tampubolon SH menilai apa yang mengemuka di media selama ini
menyangkut kasus raibnya 27 kontiner kayu Meranti olahan ilegal dari Pelabuhan
Trisakti Selasa
(5/12) lalu, masih sebatas kulit dari permasalahan dan belum menyentuh ke subtansi
hukum.
"Yang mencuat sekarang cuma kulit, belum menyentuh substansi hukum yaitu untuk
menangani
permasalahan mestinya mengacu pada Undang-undang No 41/1999 tentang Kehutanan," ujar
Marudut, Selasa (12/12).
http://kompas.com/kompas-cetak/0012/13/EKONOMI/tahu15.htm
>Rabu, 13 Desember 2000
50 Tahun Penyelenggaraan Transmigrasi
PENEMPATAN transmigran pertama setelah Indonesia merdeka
terjadi pada tanggal 12 Desember 1950, sebanyak 23 kepala
keluarga (KK) dari Bagelen ke Sukadana di Lampung. Selama 50
tahun, melalui program transmigrasi pemerintah telah menempatkan
sekitar delapan juta jiwa, yang dengan anak cucu keturunannya
sekarang diperkirakan telah berjumlah sekitar 18 juta jiwa, atau
sekitar sembilan persen dari seluruh penduduk
Indonesia.Permukiman-permukiman transmigrasi itu kini telah
berkembang menjadi sekitar 2.000 desa baru. Yang telah
berkembang menjadi ibu kota kecamatan jumlahnya sekitar 80 buah,
dan yang telah berkembang menjadi ibu kota kabupaten sekitar 10
buah.
Dari data yang ada, beberapa provinsi memiliki persentase penduduk
eks transmigran yang cukup banyak, seperti Kalimantan Tengah (24
persen), Jambi (21 persen), Sumatera Selatan (26 persen), Sulawesi
Tenggara (21 persen), Irian Jaya (20 persen), dan Bengkulu (19
persen). Dalam pelaksanaan otonomi daerah nanti, semua itu
memiliki arti yang sangat penting.
---------------------------------------------------------------------
Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]