Pencuri Pasir laut Bakal Dilibas PEKANBARU-Pemprov Riau ternyata telah lama membentuk tim pemantau penjarahan dan pencurian pasir laut. Tim ini terdiri dari Kamla, Bea Cukai dan aparat keamanan. Meski sudah ada tim, aksi pencurian masih sering terjadi hal ini disebabkan aparat keamanan kurang koordinasi dan terkesan tidak serius. Penjarahan pasir laut yang konon diselundupkan ke Singapura disebabkan sistem pemantauan yang dibentuk tidak jalan sesuai harapan. Wakil Gubernur Riau bidang, Drs Badrun A Saleh, malah menuding banyak oknum dari pihak keamanan yang terlibat aksi pencurian itu. Jadi upaya pencegahan penyelundupan pasir laut itu kurang efektif. Hal ini tentu saja mengakibatkan kerugian negara. Kerugian bukan hanya pada sektor ekonomi tapi juga lingkungan yang rusak serius. Dengan Otonomi Daerah pengawasan dan pengendalian terhadap pencurian pasir dan para pengusaha pasir laut �nakal� dapat ditingkatkan, ujar Badrun. Selama ini perintah Gubernur Riau untuk menutup usaha penambangan pasir tidak membuat para pengusaha tersebut takut. Mereka malah semakin berani dan selalu berdalih mempunyai ijin lengkap dari pemerintah pusat. Sebelum otonomi daerah yang berhak mengeluarkan ijin penambangan pasir adalah pemerintah pusat. Tapi di era Otonomi Daerah masalah pertambangan secara umum menjadi kewenangan daerah kabupaten dan kota termasuk pengeluaran ijin usaha dan pengembangannya. Riau sangat beruntung dengan adanya otonomi daerah karena Riau kaya dengan energi dan sumber daya mineral. Sumber daya terutama energi dan mineral yang ada di daerah, menurut Badrun, haruslah dikelola dengan baik. Untuk itu diperlukan koordinasi yang baik antar instansi terkait dalam pengendalian dan pengawasannya agar berjalan efektif dan efisien. Pencurian pasir yang selama ini terjadi dapat di�libas�, serta pengusaha-pengusaha nakal tidak lagi dapat berdalih mengantongi ijin dari pusat. Dengan demikian otonomi daerah benar-benar untuk kemakmuran rakyat. Untuk pelaksanaan otonomi daerah Mahyudin menjelaskan, Kanwil Departemen energi dan sumber daya mineral telah melakukan berbagai persiapan yaitu, mensosialisasikan peraturan yang akan digunakan oleh kabupaten dan kota, memperbanyak pedoman-pedoman seperti pelaksanaan kewenangan. Informasi dan profil pertambangan perkabupaten dan kota juga telah dijelaskan, sehingga daerah tahu dengan jelas tentang potensi yang ada di daerah mereka sendiri, memberikan data izin usaha yang sudah ada termasuk bagaimana pengembangannya di daerah tersebut,� ungkapnya. Selain itu saat ini telah disiapkan sistim informasi grafis secara digital, agar apabila ada yang memohon KP dalam beberapa menit dapat diketahui titik koordinatnya, sehingga tidak terjadi tumpang tindih dengan wilayah yang sudah diterbitkan sebelumnya. Tujuh Kabupaten yang telah memiliki dinas pertambangan telah meminta tenaga personil kepada Kanwil dan mereka telah disiapkan dan segera ditempatkan di daerah tersebut paling lambat Maret 2001. Fasilitas laboratorium juga telah disiapkan. __________________________________________________ Do You Yahoo!? Get email at your own domain with Yahoo! Mail. http://personal.mail.yahoo.com/ --------------------------------------------------------------------- Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED] Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED] Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]
