``````````````````````
Laporkan Situasi
Lingkungan Anda
[EMAIL PROTECTED]
^*^*^*^*^*^*^*^*

Kapolda Jabar Kecam Pembakaran Gereja
`````````````````````````````````````````````````````
GloriaNet: Kapolda Jabar Irjen Pol Drs Sudirman Ail sangat menyesalkan, dan
mengecam pembakaran gereja di Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, beberapa
waktu lalu. "Sekurang-kurangnya sudah tujuh orang yang telah dimintai
keterangan, dan status mereka baru sebagai saksi," ujar Sudirman Ail kepada
Antara, di sela-sela sertijab Kapolwil Priangan dari Kombes Sudibyo SmIk,
kepada Kombes Drs Tjetjep Lukman, di Garut.

Dikatakan, motifnya diprediksi akibat kesalahpahaman antara pihak gereja dan
masyarakat setempat. Saat ini polisi melakukan penyidikan, sedangkan suasana
di lokasi kejadian sudah kondusif.

Polisi juga meningkatkan kesiagaan dan penerangan kepada masyarakat, agar
peristiwa serupa tidak terjadi lagi di daerah lain. "Kami sangat menyayang-
kan hal itu terjadi, namun semuanya akan diselidiki secara tuntas dan
menyeluruh," tandasnya.

Menurut informasi yang diperoleh dari Sinode GKP di Bandung, massa yang
berasal bukan dari Kampung Kalaksanan, mulai membakar gereja sekitar pukul
16.30, dan baru padam pukul 21.00 WIB.

Pada pagi harinya, seorang anggota majelis jemaat melaporkan, ada ancaman
yang diterima, yakni gedung gereja dan rumah warga jemaat akan dirusak,
karena ditemukan seorang warga menuliskan huruf arab di kalung anjing. Isu
itu sebenarnya sudah beredar delapan bulan lalu.

Warga jemaat yang rumahnya dirusak saat ini sebagian menumpang di rumah
warga desa yang beragama muslim, dan sebagian lainnya mengungsi di kantor
Kecamatan setempat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi bantuan apa pun yang
diterima warga gereja itu baik dari pemerintah maupun dari warga kristiani
lainnya.

Gedung Gereja Kristen Pasundan (GKP), dan Gereja Advent Kampung Kalaksanan,
Desa Cikawung Ading, Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya itu dibakar pada Senin
(17/9) sore.

Selain gedung gereja dan pastori, 26 rumah warga kristiani di kampung itu
juga dirusak massa. Enam di antaranya rusak berat termasuk sejumlah warung.
(GCM/Pembaruan).
http://www.glorianet.org/berita/b03089.html

Kirim email ke