````````````````````````` [EMAIL PROTECTED] Wacana Mingguan ^*^*^*^*^*^*^*^
"Y e s u s a d a l a h A l l a h" ``````````````````````````````````````` Salam sejahtera dalam Kasih Tuhan, Apa buktinya kalau Yesus adalah Allah?. Seandainya pertanyaan ini ditujukan pada saya maka, pertama yang menjadi jawaban utama saya ialah; "Anda sendiri-lah yang harus membuktikannya sendiri." Lalu, saya juga bisa berkata: "bahwa Anda juga yang bisa membuktikannya sendiri bahwa Yesus itu bukan Allah." Jadi, tergantung jawaban hati Anda, siapa Yesus itu. Mengapa demikian? Sebab, ungkapan bahwa Yesus sebagai pribadi Allah yang menyelamatkan jiwa/hidup manusia dari kungkungan keberdosaan adalah ungkapan pribadi manusia yang telah mengalami sendiri kuasa penebusan Allah itu. Bagi seseorang yang belum mengalami pengalaman secara pribadi dengan Allah yang Maha Suci itu adalah wajar membuat pembuktian bahwa Yesus itu bukan Allah. Oleh karena itu, mandat penginjilan ialah memberitakan kepada sesama bahwa betapa manusia berdosa membutuhkan karya keselamatan dari Allah dengan menerima Dia yang telah menjadi sama dengan manusia (Yesus Kristus Tuhan). 'Carilah dan temukanlah suatu pengalaman pribadi dengan Dia.' Dalam Roma 10:9 dikatakan: "Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan." Mengakui bahwa kita sebenarnya adalah manusia berdosa yang hina dan tak berguna di hadapanNya, sehingga kita membutuhkan pengorbananNya oleh kasihNya. Kasih Yesus itulah dinyatakannya sekitar 2000 tahun lalu. Dia menderita hingga mati di kayu salib untuk mensubstitusi penghukuman yang seharusnya kita terima. Lalu, kebangkitanNya telah membuktikan bahwa Dia telah mengalahkan maut (kematian kekal). Kematian dan KebangkitanNya itu pula yang berkuasa untuk menghidupkan kita. Barang siapa yang percaya kepadaNya akan diselamatkan. Yang haus dan berbeban berat, datanglah padaNya, Ia akan melegakan engkau. Setelah mengalami hubungan pribadi dengan Tuhan Yesus dan merasakan kasihNya yang melebihi hidup kita, atau setelah hidup kita diangkat dari yang tak berarti menjadi berarti, dari yang tak berpengharapan menjadi penuh pengharapan dan kedamaian, maka kita akan membuktikan sendiri bahwa Yesus adalah Allah yang menciptakan langit dan bumi, yang menciptakan kita menjadi ciptaan baru dalam roh dan kebenaran. Setelah Anda mengenal Dia secara pribadi maka Anda akan yakin atas apa yang dikatakan dalam Yohanes 1:1 dan 14: bahwa "Yesus Kristus adalah Firman (Logos/Allah), Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah...Firman itu telah menjadi manusia....." Apabila Anda telah menerima kasihNya dan mengenal Dia maka Anda akan seperti Tomas yang berkata: "Ya Tuhanku dan Allahku!" (Yohanes 20:28). Anda juga akan yakin bahwa: "Yesus Kristus.., yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan (Filipi 2:6). Juga, apabila Anda telah merasakan kasih karunianNya maka Anda akan yakin bahwa: "...dalam Dialah (Yesus) berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan (kolose 2:9). Anda juga akan yakin bahwa "Tidak seorang pun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah,..... Dialah yang menyatakanNya." (Yohanes 1:18) Setelah Anda mengalami sebagai hamba Allah, bukan lagi hamba dosa, maka Anda juga akan mengaku seperti Simon Petrus yang berkata: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!" (Matius 16:16). Pengalaman pribadi Anda dengan Yesus akan membawa Anda untuk selalu ingin menyampaikan puji-pijian bagiNya, karena Anda yakin bahwa "Ia (Mesias) adalah Allah yang harus dipuji sampai selama-lamanya." (Roma 9:5) Pengalaman pribadi Anda dengan Yesus yang selalu berpengharapan hidup kekal akan memperjelas keyakinan Anda bahwa "Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal." (1 Yohanes 5:20). Terpujilah Allah Bapa, Allah Putra, dan Allah Roh Kudus kekal selama-lamanya. Kirannya renungan sederhana ini bermanfaat bagi kita. Amin. (Augustinus).
