~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Sari Berita : Senin, 22 Juli 2002
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
<*>Satu Tahun Berkuasa, Megawati Dinilai Gagal
<*>Wapres Minta Klarifikasi Pengadilan Soal Putusan Ja'far
<*>Sebanyak 60 Persen Aborsi Dilakukan Remaja
<*>HUT IV Partai Kebangkitan Bangsa
      Waspadai Provokasi Pecah Belah Bangsa
<*>Tommy Berharap Majelis Putuskan Sesuai Rasa Keadilan
*******************

Satu Tahun Berkuasa, Megawati Dinilai Gagal
Reporter : Gita Fajar P Mega
================================
detikcom - Jakarta, Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri dianggap
sudah gagal menjalankan reformasi total selama satu tahun berkuasa.
Alasannya, berbagai kebijakan pemerintah tidak ada yang berpihak pada rakyat
kecil. Untuk itu seluruh elemen kekuatan rakyat harus menyatukan kekuatan
membangun perlawanan terhadap pemerintahan ini.
Penilaian itu diungkapkan Sekjen PB Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia
(PMII) Akhmad Gozali Harahap setelah melihat jalannya pemerintahan Megawati
selama 365 hari.

"Pemerintahan Mega dan Hamzah sudah gagal menjalankan reformasi total dan
kami sudah tidak percaya lagi," kata Akhmad Gozali Harahap dalam jumpa pers
di Kantor PB PMII Jl Salemba Tengah No 57A Jakarta Pusat, Senin (22/7/2002)
siang.
http://www.detik.com/peristiwa/2002/07/22/20020722-123001.shtml

Wapres Minta Klarifikasi Pengadilan Soal Putusan Ja'far
Reporter : Danang Sangga Buwana
========================
detikcom - Jakarta, Wakil presiden (wapres) Hamzah Haz menegaskan aparat
penegak hukum harus menjelaskan keputusannya terhadap Panglima Laskar Jihad
Ahlu Sunnah wal Jamaah Ja'far Umar Thalib. Hal ini untuk menghindari
penafsiran yang berbeda terhadap keputusan Pengadilan Negeri (PN) Ambon yang
telah memutuskan bahwa surat penahanan yang dikeluarkan Kejari Ambon cacat
hukum dengan proses yang kini sedang berjalan di PN Jakarta Timur.

"Saya kira aparat hukum harus memberikan penjelasan supaya tidak ada
tafsiran yang membingungkan rakyat," kata Wapres Hamzah Haz di Hotel
Borobudur, Jakarta Pusat, (22/7/2002). Pernyataan wapres itu menanggapi
pertanyaan wartawan berkaitan dengan putusan PN Ambon dan PN Jakarta Timur
yang berbeda terhadap Ja'far Umar Thalib.
http://www.detik.com/peristiwa/2002/07/22/20020722-110059.shtml

Sebanyak 60 Persen Aborsi Dilakukan Remaja
================================
Denpasar, Kompas - Sebanyak 60 persen aborsi yang terjadi di Indonesia
dilakukan oleh remaja. Angka yang sedemikian tinggi ini bisa menjadi
indikasi adanya perubahan persepsi remaja terhadap masalah seks. Di sisi
lain, pengetahuan remaja tentang masalah seks ternyata belum maju dengan
masih banyaknya salah pengertian dan masih dipercayanya beberapa mitos.
Demikian seksolog dan androlog, Prof Dr dr Wimpie Pangkahila Sp And FAACS di
sela-sela Kongres Nasional I Asosiasi Seksologi Indonesia, Minggu (20/7).
Sementara dalam simposium yang berlangsung bersamaan di hari terakhir
kongres tersebut, Pemimpin Redaksi Tabloid Senior Widya Saraswati mengungkap
hal serupa bahwa sebenarnya di khalayak umum masalah seks sudah bukan lagi
merupakan hal yang tabu untuk dibicarakan.

Wimpie dalam penjelasannya menandaskan, "Persoalan aborsi remaja di
Indonesia itu jika dibandingkan dengan salah satu negara bagian saja di AS,
sudah lebih gawat." Namun, dia mengakui bahwa dia belum mendapat data
pembanding yang riil.
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0207/22/daerah/seba19.htm

HUT IV Partai Kebangkitan Bangsa
Waspadai Provokasi Pecah Belah Bangsa
=============================
Bandar Lampung, Kompas - Seluruh lapisan sosial masyarakat harus mewaspadai
setiap bentuk-bentuk provokasi yang ingin memecah-belah negara kesatuan.
Upaya ke arah menggoyahkan keutuhan negara sudah terlihat melalui berbagai
isu, antara lain Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Papua Merdeka.

Demikian pokok pidato Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH Matori
Abdul Djalil pada Hari Ulang Tahun (HUT) IV PKB di Bandar Lampung, Minggu
(21/7), yang dihadiri lebih dari 35.000 kader. Acara di lapangan terbuka GOR
Saburai itu juga dihadiri Gubernur Lampung Oemarsono dan Wali Kota Bandar
Lampung Suharto. Dalam pidato politiknya sekitar 15 menit, Matori
mengatakan, bagi PKB tidak ada istilah Aceh Merdeka, Papua Merdeka, Maluku
Merdeka, atau Lampung Merdeka. "Kita harus menjunjung tinggi cita-cita
proklamasi, menjaga keutuhan negara kesatuan," katanya.
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0207/22/nasional/wasp06.htm

TOMMY BERHARAP MAJELIS PUTUSKAN SESUAI RASA KEADILAN
Senin, 22 Juli, 2002 11:18:39 AM
=======================
Jakarta - Terdakwa kasus pemilikan senjata ilegal dan pembunuhan anggota
Hakim Agung Syafiuddin Kartasamita, Hutomo Mandala Putra alias Tommy
Soeharto berharap kepada Majalis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat
agar memutuskan perkaranya sesuai rasa keadilan.

Dalam sidang lanjutan kasus tersebut di gedung Badan Metereologi dan
Geofisika (BMG) Kemayoran, Jakarta, Senin, sebelum dilakukan pembacaan nota
pembelaan (pledoi) oleh tim kuasa hukum terdakwa, Tommy menyatakan, pihaknya
tidak membuat pembelaan sendiri.
Tommy mempercayakan hal itu kepada tim penasehat hukum dan percaya majelis
akan dapat memutuskaan sesuai rasa keadilan.
http://www.antara.co.id/berita.asp?id=44937



Kirim email ke