~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Informasikan Situasi Lingkungan Anda
         [EMAIL PROTECTED]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
August 20, 2002
Delapan utusan Kongres AS temui Hamzah Haz
Wapres: Kekerasan di Indonesia Hal Biasa, Bukan Terorisme!

Wakil Presiden (Wapres) Hamzah Haz, di hadapan delegasi Kongres AS yang
menemuinya kemarin (19/08), menegaskan bahwa kekerasan yang terjadi di
Indonesia adalah hal biasa. Wapres  membantah jika kekerasan yang terjadi di
Indonesia sebagai bentuk terorisme.
"Saya memberikan pandangan bahwa di Indonesia, tidak ada teroris dan tidak
ada terorisme. Kalau yang sekarang ada satu-dua orang, itu adalah hal biasa.
Kekerasan yang timbul, dari overdosis masa Orba selama 32 tahun," ungkapnya
Hamzah Haz mengutip apa yang disam-paikan-nya ke utusan staf Kongres AS.
Menurutnya, kekerasan yang terjadi di Indonesia, akan hilang dengan
sendirinya, ketika dapat diciptakan keadilan, baik di bidang ekonomi, sosial
maupun politik. "Kalau itu ada, saya yakin tidak ada kekerasan lagi di
Indonesia," kata Wapres.
Pada bagian lain, Kongres AS yang menemuinya di Istana Wapres, turut juga
memper-tanyakan perkembangan Islam di Indonesia, termasuk usulan pe-nerapan
Syariat Islam yang juga dilontarkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
pimpinan Hamzah Haz.
Tentang pertanyaan itu, Wapres menegaskan Islam yang ada saat sekarang di
Indonesia tidak ber-beda dengan Islam yang lalu dan penerapan Syariat Islam
seperti diusulkan PPP, menurut Wapres merupakan kewajiban sebagai partai
Islam selama dilakukan berdasarkan konstitusi. "Semua sama saja dengan Islam
yang lalu. Yang lalu itu akibat adanya stabilitas overdosis sehingga banyak
tekanan-tekanan ter-hadap kelompok-kelompok Islam," paparnya.
Seperti diketahui delapan orang delegasi Staf Kongres AS yang dipandu oleh
President The United States Indonesia Society Paul Cleveland diterima Hamzah
Haz di Istana Wapres, (19/08) ke-marin.(kcm/ant/*)
http://www.hariankomentar.com/hl001.html



Kirim email ke