~~~~~~~~~~~~~~~~~
Layanan Informasi Aktual
[EMAIL PROTECTED]
~~~~~~~~~~~~~~~~~
RSUP Sanglah, Bali. Pk 12.00 Wita (13/10)
Pagi ini RS mulai sibuk oleh team Medis juga para handai taulan, keluarga,
rekan-rekan dan beberapa orang sukarelawan yg berdatangan silih berganti
untuk mengindetifikasi mayat-mayat yg terus berdatangan dari lokasi ledakan
di Kuta. Mayat-mayat tsb diangkut oleh semua mobil ambulance RS swasta dan
pemerintah.
Keadaan kamar mayat yg hanya mempunyai 'ruang pendingin' untuk menampung
sekitar 20 mayat, pagi ini betul2 luber dgn mayat-mayat dr berbagai bangsa.
Ada lebih dari 100 mayat disini. Mayat2 di taruh di lantai2 sekitar kamar
itu, dua ruangan yg ada sudah penuh oleh mayat2 dgn kondisi 85 % hangus
total maupun yang setengah hangus. Sehingga untuk berjalan di kamar jenazah
pun sangat sulit sekali, beberapa mayat sempat terinjak orang yg berusaha
masuk untuk mencari keluarganya yg hilang.
Beberapa jenazah masih memiliki bagian anggota tubuh yg utuh, namun ada juga
yang kehilangan tangan, kaki ataupun batok kepalanya.
Hampir 80% jenazah ini adalah orang asing, mereka memiliki postur tubuh
tinggi besar, rambut dan kulit putih-putih, mereka adalah para tourist yg
sedang melancong ke Bali.
Karena kedua ruangan jenazah sudah tidak sanggup menampung lagi, sedangkan
mayat2 masih terus berdatangan diangkut dgn mobil ambulance, maka mayat2 yg
berdatangan dan baru terevakuasi ditaruh di luar gedung (kamar mayat),
sebagian di bangsal persemayaman yg kecil hanya berukuran 4 X 4 M, disini
ada sekitar 60 mayat yg kedaannya masih bisa dikatakan utuh, semuanya orang
asing.
Karena tempat untuk menaruh mayat sudah tidak mungkin lagi, maka beberapa
pejabat Pemda Bali turun tangan segera berinsiatif untuk membuat tenda guna
menampung mayat2 yang terus berdatangan.
Mobil2 ambulance masih ngantri untuk menurunkan mayat, team medis terus coba
mengidentifikasi mayat2 dgn coba mencari tanda pengenal lewat saku celana
dan baju !
Sampai siang tadi Pk 12.00 Wita kami dgn beberapa rekan sukarelawan seiman
yg sudah sejak pagi berada di kamar jenazah, mendapat informasi bhw ada 181
mayat yg terdata namun belum dapat di identifikasi.
Mayat2 dari lokasi masih terus di evakuasi, tampaknya korban tewas akan
terus bertambah.
Korban luka berat & ringan yg dirawat di seluruh RS sementara berjumlah
lebih dari 250 orang.
Sampai sore ini ( pk.19.00 WITA) kami dapatkan data jumlah korban tewas 183
org, luka2 berat & ringan 309 orang.
Consulate Amerika di Denpasar
Sekitar 1 km dari rumah tinggal kami di Bali, ledakan Bom semalam sekitar 30
meter dari consulate Amerika tidak menimbulkan korban. Dari lokasi, yg kami
lihat hanya pohon besar yg tampak terbakar.
Keadaan Consulate Amerika ini pintu gerbangnya cukup kokoh, setinggi 3
meter, bagian dalamnya juga ada tiang semacam portal baja yg belum lama
dibangun, tampaknya terorist kesulitan melemparkan BOM kedalam Consulate.
Situasi di Bali & sekitarnya
Airport tampak sibuk di terminal International, banyak tourist2 meninggalkan
pulau Bali hari ini secara mendadak. Bantuan medis dari pemerintah Australia
sedang dalam perjalanan ke Bali. Dari Surabaya dikatakan segera tiba team
medis di Bali yg berangkat sore ini.
Lalu lintas di Bali menjadi sepi, semua masyarakat Bali saling bahu membahu
ikut membantu secara sukarela, di daerah lokasi ledakan masih berlangsung
proses evakuasi korban.
Semuanya mengutuk ledakan BOM ini.
Masyarakat Bali tampak sedih sekali, dipastikan pariwisata akan anjlok total
mulai hari ini.
Rombongan tourist yg sedianya akan tiba hari ini di Bali, sudah banyak yg
membatalkan perjalanannya.
Masyarakat Bali yg terkenal kompak dan saling bahu membahu ikut terjun
menjadi sukarelawan dan menyumbangkan darah beramai-ramai ke PMI, luar biasa
!
Sekian dulu laporan sampai siang ini. Doakan untuk korban luka berat &
ringan yg saat ini masih rawat inap.
Terima kasih, Tuhan Memberkati.
TRB