Rekan Netters yang dikasihi Tuhan, Ketenangan kota Ambon yang mulai terbina beberapa waktu ini kembali terkoyak oleh "pihak-pihak tertentu" yang tidak senang dengan keadaan tersebut dan kembali memicu ketegangan baru di beberapa tempat di Ambon. Dari informasi yang Redaksi terima bahwa pemicu/penyerangan selalu dimulai oleh pihak 'I'. Berikut kronologis kejadian-kejadian tersebut. Tetap berdoa untuk situasi tersebut dan tetap waspadai lingkungan disekitar kita agar tidak terpancing/terprovokasi. Salam dan doa, Redaksi Eskol-Net --------------------- * Konflik antara warga desa Laha dan Tawiri, 9 Mei 1999 Bermula dari ditemukannya tulisan-tulisan yang menghujat dan memaki-maki Tuhan Yesus di SMA Angkasa (08/05/99), sehingga menimbulkan ketegangan antara siswa-siswa Kristen dan Islam. Ketegangan ini akhirnya tertular kepada orang tua para siswa yang berada di desa Laha dan Tawiri dan berkembang menjadi aksi saling serang menyerang antara warga kedua desa tersebut. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, tetapi 8 rumah warga Kristen dan 10 rumah warga Islam terbakar. Pada peristiwa ini tidak ada mesjid satupun yang dibakar seperti yang dilansir oleh harian "Surya" edisi Rabu, 12 Mei 1999 hal. I. Pada tanggal 10 Mei 1999, diadakan pertemuan dengan Walikota, Danrem serta Kapolda dengan warga kedua belah pihak. Sedangkan Kepala Desa Laha, Bp. Frangky Mewar menolak untuk hadir dalam pertemuan tersebut dengan alasan bahwa yang bersangkutan tidak mau menerima obor perdamaian. Setelah kurang lebih 1 (satu) jam ditunggu, akhirnya Walikota memerintahkan untuk dipanggil secara paksa. Dalam pertemuan tersebut, dari pihak tokohtokoh Islam menjelaskan bahwa penyerangan dilakukan atas PERINTAH Kepala Desa Laha. * Konflik antara warga Desa Liang dan Wai, 10 Mei 1999 Penyerangan terjadi setelah warga desa Wai yang mayoritas beragama Kristen mendengar bahwa salah seorang warganya dibunuh di dalam hutan. Peristiwa pembunuhan ini membuat orang Wai marah dan mereka menghadang sebuah bus dari desa Liang. Karena panik sopir bus menabrakkan kendaraanya kepada para penghadang tetapi akhirnya terbalik mengakibatkan 6 orang luka-luka (termasuk Bp. Sipahelut yang beragama Kristen). Massa kemudian membunuh 7 orang penumpang lainnya. * Konflik di Ambon (Waihaong, Soabali, Jl. Baru dan Batu Merah), 11 Mei 1999, pk. 12.00 Terjadi penyerangan dari Waihaong dan Soabali ke Kompleks Pendidikan SMPN II dan Komplek Pendidikan Ahmad Yani di depan perumahan Danrem. Penyerangan dilakukan karena ketidakpuasan warga kedua daerah tersebut terhadap peristiwa Wai yang terjadi sehari sebelumnya. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, tetapi sempat membuat panik warga yang berada disekitar komplek tersebut. Sementara itu terjadi penyerangan juga di Jl. Baru dekat Gereja Silo, tetapi masa berhasil dihalau oleh aparat keamanan yang sudah bersiaga. Pada saat itu terjadi ledakan bom dari sebuah rumah yang ternyata memang dijadikan bengkel pembuatan bom. 4 orang ditangkap oleh aparat (marinir). Rumah tersebut ternyata rumah kosong milik keluarga Puttinela (orang Kristen) yang mengungsi dan kemudian dijadikan bengkel pembuatan bom. Pada saat yang sama terjadi penyerangan di Batu Merah. 3 buah mobil dihadang di batu Merah Bawah oleh massa Muslim. Mobil-mobil tersebut dilempar hingga kaca-kacanyanya hancur sementara penumpangnya dipukul dengan batu mengakibatkan 5 orang dirawat, 2 diantaranya adalah siswa SMK III. Yang lain menyelamatkan diri dan sebagian diselamatkan oleh aparat. Massa yang menghadang mobil-mobil tersebut sudah memakai pita putih dikepalanya (sudah dipersiapkan sebelumnya). "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] BII Cab. Pemuda Surabaya, a.n. Robby (FKKS-FKKI) Acc.No. 2.002.06027.2 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
