""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""
Bentrok PPP-PKB berlanjut; Akhirnya Hamzah
dan Akbar boleh kampanye; Pembunuhan
di sekolah Kanada
""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""
Sari Berita:  Jumat, 30 April 1999
----------------------------------
**Prof Dr Selo Soemardjan:
Orde Baru Belum Terkubur
**Pertikaian PPP dan PKB Berlanjut
**Hasil Pertemuan Habibie-Rudini
Akbar dan Hamzah Boleh Kampanye
**Indonesia Perlu Sistem Parlementer
*Yusril dan Buyung Mendukung
*Presiden Tak Harus Lima Tahun

===Berita Luar Negeri===
**Azizah Tidak Ingin Depak Mahathir lewat Kekerasaan
**Buntut Kritik terhadap Kebijakan Milosevic. Wakil PM Yugoslavia Dipecat

====English Section====
**Nato says sorry after missile hits Sofia
**Copycat school killing shocks Canada
+++++++++

Prof Dr Selo Soemardjan:
Orde Baru Belum Terkubur
-----------------------------
Jakarta, Kompas
Guru Besar Sosiologi Universitas Indonesia, Prof Dr Selo Soemardjan
mengemukakan, keinginan untuk mengubur warisan kultur dan sistem Orde Baru
terhalang oleh kenyataan bahwa Orde Baru saat ini belum mati sama sekali,
sehingga tidak mau dikubur. Reformasi yang dipelopori mahasiswa hanya
berhasil menjatuhkan satu orang saja dari golongan status quo, bernama
Soeharto. Tetapi, semua unsur kekuatan Orde Baru di bawah Soeharto masih
ada dalam lembaga-lembaga kenegaraan, baik di MPR/DPR maupun dalam jajaran
pemerintahan
Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/9904/30/UTAMA/orde01.htm

Pertikaian PPP dan PKB Berlanjut
-----------------------------------
Demak, Kompas
Meski di tingkat pimpinan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai
Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah ada kesepakatan untuk mengakhiri pertikaian,
namun bentrok antarmassa kedua partai tersebut di Jawa Tengah masih
berlanjut.

Dewan Pimpinan Wilayah PPP Jateng melaporkan pada polisi, dua anggotanya
dari Kecamatan Bonang, Demak, Kamis (29/4) pagi, diculik ratusan orang
beratribut Barisan Serba Guna (Banser), dari rumah masing-masing. Kedua
orang itu, Sukarno (46) warga Desa Jali dan Abdullah (45) warga Desa Weding
Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/9904/30/UTAMA/pert01.htm

Hasil Pertemuan Habibie-Rudini
Akbar dan Hamzah Boleh Kampanye
--------------------------------------
detikcom, Jakarta - Pemilu tetap dilaksanakan 7 Juni 1999. Menteri yang
jadi Ketua umum Parpol mendapat dispensasi kampanye. Menteri itu Akbar
Tanjung dan Hamzah Haz. Namun keduanya harus cuti.
Itulah salah satu keputusan dari hasil pertemuan Ketua Komisi Pemilihan
Umum (KPU) dan Pemerintah, dalam hal ini Presiden BJ Habibie. Pertemuan
tersebut berlangsung di Istana Merdeka, Kamis (29/04/1999). Habibie
didampingi Menhankam Pangab Jenderal Wiranto, Mendagri Syarwan Hamid dan
Menko Polkam Feisal Tanjung
Selengkapnya: http://detik.com/berita/199904/990429-1855.html

Indonesia Perlu Sistem Parlementer
*Yusril dan Buyung Mendukung
*Presiden Tak Harus Lima Tahun
----------------------------------
JAKARTA - Makin banyak pakar yang berpendapat sistem pemerintahan Indonesia
perlu diubah dari sistem presidensial ke sistem parlementer.

Setelah ahli hukum tata negara Prof Dr Yusril Ihza Mahendra dalam beberapa
kesempatan mengemukakan hal itu, kemarin Dr Adnan Buyung Nasution juga
berpendapat sistem pemerintahan Indonesia yang selama ini menganut sistem
pemerintahan presidensial perlu diubah menjadi parlementer.
Selengkapnya: http://suaramerdeka.com/harian/9904/30/nas1.htm


******Berita Luar Negeri********
Azizah Tidak Ingin Depak Mahathir lewat Kekerasaan
--------------------------------------------------------
MANILA - Wan Azizah Wan Ismail, istri mantan Wakil PM Malaysia Anwar
Ibrahim, Kamis kemarin menyatakan, cengkeraman kekuasaan PM Mahathir
Mohamad sudah merosot drastis. Namun demikian, dia menghendaki Mahathir
tersingkir melalui pemilu dan bukan digulingkan lewat aksi kekerasan.
Dalam pidatonya di Manila, Wan Azizah melukiskan Mahathir sebagai PM yang
dulu dihormati tapi kini telah kehilangan seluruh kesadaran akan
perspektif, kesadaran akan yang benar dan salah, dan kesadaran akan
realitas.
Selengkapnya: http://suaramerdeka.com/harian/9904/30/int1.htm

Buntut Kritik terhadap Kebijakan Milosevic. Wakil PM Yugoslavia Dipecat
---------------------------------------------------------------------------
-
BEOGRAD (AFP): Serangan Udara Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mulai
minta korban politik di dalam negeri. Wakil Perdana Menteri Yugoslavia Vuc
Draskovic, Rabu lalu (28/4), dipecat karena dianggap menentang kebijakan
Beograd terhadap Kosovo.
Perkembangan politik yang dramatis ini terjadi ketika sejumlah utusan
negara anggota NATO terbang ke Moskow untuk mencari penyelesaian politis
atas krisis Kosovo. Para diplomat ini berharap hubungan tradisonal Rusia
dengan Serbia akan menghasilkan kesepakatan sehingga kekerasan terhadap
etnik Albania di Kosovo bisa segera diakhiri.
Selengkapnya: http://www.mediaindo.co.id/publik/1999/04/30/INT01.html


****English Section******
Nato says sorry after missile hits Sofia
--------------------------------------
THE Nato Secretary-General, Javier Solana, apologised yesterday to the
Bulgarian envoy in Brussels after an alliance pilot launched a missile by
mistake that landed in the suburbs of Sofia.
The incident embarrassed Nato and made Bulgaria uneasy because it is
applying for membership of Nato. Jamie Shea, the alliance spokesman, said
that a plane had been "illuminated" by a Serb air defence radar and
launched a missile in self-defence against the threat of a surface-to-air
missile on Wednesday night.
More:
http://www.telegraph.co.uk/et?ac=001555271909488&rtmo=wstQisAb&atmo=HHHHH8w
L&pg=/et/99/4/30/wtac30.html

Copycat school killing shocks Canada
---------------------------------------
CANADA was in shock yesterday after a shooting in a high school, an event
that most Canadians thought could only happen in the gun-happy United
States.
Just after lunch on Wednesday, a 14-year-old boy, who had quit school after
being bullied, walked into a small high school in the farming town of
Taber, Alberta, and shot two pupils, killing one. The shooting seemed a
copy of the high school massacre in Colorado last week, a drama every
student in the school saw on Canadian television.
More:
http://www.telegraph.co.uk/et?ac=001555271909488&rtmo=wstQisAb&atmo=HHHHH8w
L&pg=/et/99/4/30/wcan30.html
+++++++++++++++++

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
BII Cab. Pemuda Surabaya, a.n. Robby (FKKS-FKKI) Acc.No. 2.002.06027.2
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke