''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' Sari Berita: Senin, 17 Mei 1999 """""""""""""""""""""""""""""""""""""" **''Time'' Mengungkap, Pengacara Soeharto Bantah **Bangsa Perlu Pemimpin Baru **IMF Ingatkan RI untuk Berhati-hati. Malaysia Tetap Pertahankan Kontrol Devisa **Eksplosivitas Umat dan Tanggung Jawab Pemimpin Agama ====Berita Luar Negeri===== **Yugoslavia Ajukan Protes ke Peradilan Den Haag **Barak akan Gantikan Netanyahu? Pemilu Israel Hari Ini ====English Section===== **Drive to Impeach Russian President Crumbles in Duma +++++++++++++++++++++++++++++++ ''Time'' Mengungkap, Pengacara Soeharto Bantah ================================== Jakarta, Kompas Versi terbaru tentang kekayaan Soeharto dan anak-anaknya kembali muncul, namun tim penasihat hukum mantan Presiden Soeharto membantahnya. Dua orang tim pengacara mantan Presiden Soeharto mengemukakan, Pak Harto tidak mempunyai dana di luar negeri, kecuali sejumlah uang di dalam negeri yang merupakan kumpulan gaji Pak Harto selama menjadi presiden (1966-1998). Selengkapnya:http://kompas.com/kompas-cetak/9905/17/UTAMA/time01.htm Bangsa Perlu Pemimpin Baru =================== Jakarta, Kompas Tidak ada seorang pun yang dapat membatasi seseorang untuk mencalonkan diri sebagai presiden. Karena secara hukum, warga negara Indonesia mana pun berhak mencalonkan diri sebagai presiden. Namun, dari sudut moral, masyarakat menginginkan kepemimpinan baru yang otentik pada pasca-Pemilu 1999. Demikian antara lain rangkuman pendapat dari pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Eep Saefulloh Fatah di Jakarta, anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Albert Hasibuan, pengamat LIPI Mochtar Pabottingi, Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Matori Abdul Djalil, dan Sekjen Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Hayono Isman. Selengkapnya:http://kompas.com/kompas-cetak/9905/17/UTAMA/bang01.htm IMF Ingatkan RI untuk Berhati-hati. Malaysia Tetap Pertahankan Kontrol Devisa ======================================================== LANGKAWI (AFP): Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Michel Camdessus kembali mengingatkan Indonesia untuk tetap berhati-hati dalam melaksanakan program reformasi keuangan dan harus selalu konsisten. Pernyataan Camdessus itu dikemukakan Menteri Keuangan Bambang Subianto setelah keduanya melakukan pertemuan selama hampir satu jam di tengah sidang para menteri keuangan anggota APEC di Langkawi, Malaysia, akhir pekan lalu. Progres pemulihan keuangan Indonesia dinilai Camdessus berjalan baik, namun harus dijalankan secara konsisten, karena begitu banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Selengkapnya:http://www.mediaindo.co.id/publik/1999/05/17/EKO02.html Eksplosivitas Umat dan Tanggung Jawab Pemimpin Agama ======================================== Penghancuran masjid, pembakaran gereja, dan benturan fisik antarumat adalah kasus-kasus konflik antarumat beragama yang akhir-akhir ini kian mencuat dan menuju titik paling nadir dalam sejarah hubungan antaragama (baca: Islam dan Kristen) di Indonesia. Umat beragama tampak kian eksplosif, sehingga hanya perlu sedikit isu saja untuk memicu terjadinya perpecahan dan konfrontasi fisik yang berlandaskan agama. Selengkapnya:http://www.republika.co.id/9905/17/14171.htm ===Berita Luar Negeri=== Yugoslavia Ajukan Protes ke Peradilan Den Haag -------------------------------------------------- Den Haag, Kompas Republik Federasi Yugoslavia secara resmi telah mengajukan protes atas serangan udara NATO ke International Court of Justice (ICJ) yang bermarkas di Den Haag. Dalam sidang perdana yang dimulai 10 Mei dan dilanjutkan 12 Mei, delegasi praktisi hukum Yugoslavia yang dipimpin oleh Rodoljub Etinski dari Kemlu RFY telah mendesak ICJ untuk memaksa NATO agar "segera menghentikan penggunaan kekerasan" dan "menghindari segala upaya ancaman dan penggunaan kekerasan" terhadap Yugoslavia. Selengkapnya:http://kompas.com/kompas-cetak/9905/17/LN/yugo27.htm Barak akan Gantikan Netanyahu? Pemilu Israel Hari Ini --------------------------------------------------------- TEL AVIV (AFP): Pemilu Israel hari ini kemungkinan besar akan dimenangkan oleh Ehud Barak, calon dari Partai Buruh. Tanda-tanda bahwa Barak akan menggantikan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dari Partai Likud tampak makin jelas setelah Yitzhak Mordechai--dari Partai Tengah--mengundurkan diri kemarin. Hasil jajak pendapat oleh Smith Research Center yang dipublikasikan kemarin menunjukkan Barak yang mantan jenderal angkatan darat meraih 52% suara. Netanyahu yang berhaluan keras dan dicap penghambat perdamaian Timur Tengah meraih 42% suara. Survei tersebut dilakukan akhir pekan lalu sebelum Azmi Bishara mengundurkan diri. Sejumlah analis menyebutkan pengunduran diri calon perdana menteri keturunan Arab ini memperbesar peluang Barak. Selengkapnya:http://www.mediaindo.co.id/publik/1999/05/17/INT02.html ====English Section===== Drive to Impeach Russian President Crumbles in Duma By MICHAEL WINES ------------------------------------------------------- OSCOW -- With a flood of venomous oratory, the Communist-led drive to impeach President Boris N. Yeltsin failed in Russia's Parliament Saturday as nearly 100 members of the legislature unexpectedly stayed away from the session, and some ballots were thrown out because they carried no names or were defaced. The result left Communist leaders who had confidently predicted victory arguing that the nation had been betrayed, and their opponents claiming vindication against an impeachment they always said was more a lynching than a legal proceeding. Hardly anyone had any kind words for Yeltsin, who emerged from the proceedings an isolated figure, under attack from friends and enemies alike. More:http://www.nytimes.com/library/world/europe/051699russia-politics.html "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] BII Cab. Pemuda Surabaya, a.n. Robby (FKKS-FKKI) Acc.No. 2.002.06027.2 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
